Flores, Keelokan yang Dilupakan

Kompas.com - 13/12/2010, 13:06 WIB
EditorI Made Asdhiana

NAMA Pulau Flores berasal dari bahasa Portugis, ”Copa de Flores” yang berarti Tanjung Bunga. Nama ini secara resmi dipakai sejak tahun 1636 oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda Hendrik Brouwer. Flores sendiri punya nama asli Nusa Nipa yang artinya Pulau Ular.

Pulau yang memiliki luas sekitar 14.300 kilometer persegi ini merupakan bagian dari Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pulau ini dibagi menjadi delapan kabupaten. Kabupaten Flores Timur yang beribu kota di Larantuka ada di ujung timur, sementara Kabupaten Manggarai Barat dengan ibu kota Labuan Bajo ada di ujung barat.

Flores memiliki kekayaan alam dan budaya yang luar biasa. Sejumlah gunung berapi aktif yang ada di pulau ini membuat wilayah ini cukup subur untuk lahan pertanian. Gunung Kelimutu di Kabupaten Ende yang memiliki danau kawah tiga warna merupakan keajaiban alam tiada dua.

Hamparan padang sabana di Nagekeo dan Ngada serta lembah pegunungan di Ruteng menghadirkan pemandangan alam yang memesona. Penemuan fosil manusia purba di Liang Bua yang berada di lembah pedalaman Ruteng semakin mengukuhkan Flores sebagai tempat kehidupan sejak ribuan tahun lalu.

Suku bangsa di Flores merupakan perpaduan Melayu, Melanesia, dan Portugis. Perpaduan unik ini menghadirkan keberagaman karya seni dan budaya yang tercermin dari banyaknya tradisi dan upacara adat. Selain itu, salah satu kekayaan budaya Flores terlihat dari beraneka pola tenun ikat yang kini mulai dilirik dunia mode.

Namun, di balik keelokannya, Pulau Flores senantiasa tenggelam dalam ketertinggalan. Lahirnya banyak tokoh cendekiawan dari Flores diharapkan mampu mengangkat harkat dan martabat kampung halaman mereka. Akhirnya, tak akan terdengar lagi kemiskinan, kelaparan, dan kebodohan karena Flores kaya akan segalanya. (IWAN SETIYAWAN)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    27th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Komunikasi Efektif Penting untuk Kenyamanan Wisatawan di Labuan Bajo

    Komunikasi Efektif Penting untuk Kenyamanan Wisatawan di Labuan Bajo

    Travel Update
    Multiple Entry Visa, Tak Hanya Bisa Digunakan untuk Wisata

    Multiple Entry Visa, Tak Hanya Bisa Digunakan untuk Wisata

    Travel Update
    20 Destinasi Wisata Teraman Dunia, Singapura Nomor 1 dan Tak Ada Indonesia

    20 Destinasi Wisata Teraman Dunia, Singapura Nomor 1 dan Tak Ada Indonesia

    Travel Update
    13 Tips Traveling Aman ke Tempat Baru, Riset dan Bawa Perlengkapan

    13 Tips Traveling Aman ke Tempat Baru, Riset dan Bawa Perlengkapan

    Travel Tips
    Jelang Nataru, Okupansi Hotel di Kota Malang Diprediksi Terus Naik

    Jelang Nataru, Okupansi Hotel di Kota Malang Diprediksi Terus Naik

    Travel Update
    30 Tempat Wisata Akhir Tahun di Lembang yang Ramah Anak

    30 Tempat Wisata Akhir Tahun di Lembang yang Ramah Anak

    Jalan Jalan
    Dusun Semilir Akhirnya Akan Grand Opening 8 Januari 2023

    Dusun Semilir Akhirnya Akan Grand Opening 8 Januari 2023

    Travel Update
    Ganjar Sebut Potensi Wisata Religi di Jateng Tinggi, Ini Rekomendasinya

    Ganjar Sebut Potensi Wisata Religi di Jateng Tinggi, Ini Rekomendasinya

    Travel Update
    5 Hotel Dekat Alun-alun Bandungan Semarang, Bisa Jalan Kaki 7 Menit

    5 Hotel Dekat Alun-alun Bandungan Semarang, Bisa Jalan Kaki 7 Menit

    Jalan Jalan
    3 Keunikan Desa Sasak Ende, Rumah Adat hingga Kopi Dicampur Beras

    3 Keunikan Desa Sasak Ende, Rumah Adat hingga Kopi Dicampur Beras

    Jalan Jalan
    20 Destinasi Wisata yang Tidak Aman di Dunia, Indonesia Nomor 10

    20 Destinasi Wisata yang Tidak Aman di Dunia, Indonesia Nomor 10

    Travel Update
    Batik Air Tambah Rute Bali-Melbourne PP Mulai 5 Januari 2023

    Batik Air Tambah Rute Bali-Melbourne PP Mulai 5 Januari 2023

    Travel Update
    5 Makna Filosofis Batik Parang yang Tidak Boleh Dipakai Sembarangan

    5 Makna Filosofis Batik Parang yang Tidak Boleh Dipakai Sembarangan

    Jalan Jalan
    7 Spot Foto Instagramable di Lotte Alley, Serasa di Korea dan Jepang

    7 Spot Foto Instagramable di Lotte Alley, Serasa di Korea dan Jepang

    Jalan Jalan
    Kebun Raya Bogor Buka Lagi Taman Tumbuhan Pemakan Serangga

    Kebun Raya Bogor Buka Lagi Taman Tumbuhan Pemakan Serangga

    Travel Update
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi akun KG Media ID

    Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

    Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.