Mie Kedondong, Nikmat Tanpa Pengawet

Kompas.com - 22/01/2011, 07:50 WIB
EditorI Made Asdhiana

KOMPAS.com - Penjual mi yang bertahan hingga berpuluh tahun biasanya mampu mempertahankan kualitas hidangannya. Salah satu yang menerapkan itu adalah Mie Kedondong, depot mungil di Jalan Kedondong Lor I nomor 7C Surabaya yang setia menjamu pengunjungnya sejak 1977.

Mie bakso pangsit di Mie Kedondong sedap di lidah karena mi yang digunakan lunak tanda kesegaran. Menurut Ny Gunawan pemilik depot, mi dibuat dua kali setiap hari, pagi dan sore. Adapun depot di Kedondong Lor buka pukul 9.00-14.00 diselang istirahat dan kemudian buka kembali 16.00-21.30.

Karenanya, mi selalu segar. Selain itu, tidak ada bahan pengawet yang ditambahkan pada mi yang dibuat sendiri itu. Depot Mie Kedondong pun kini membuka cabang Di Jalan Kutai Surabaya dan Vila Bukit Mas Surabaya.

Pada mi bakso pangsit di Mie Kedondong, mi dilengkapi dua bakso berdiameter sekitar 2 cm, sebuah pangsit, sayur selada air, dan kuah kaldu. Baksonya enak, bukan hanya sagu, tetapi terasa berdaging dan garing. Pangsitnya juga membuat ketagihan karena adonan daging pangsit gurih dan cukup banyak.

Sebelum makan, sambil menanti mi pangsit bakso disiapkan, otak-otak ikan tenggiri bisa dikudap dengan saus kacang pedas manis. Otak-otaknya gurih dan sip banget di lidah.

Untuk pencuci mulut, saya memilih es siwalan - potongan siwalan atau lontar dipadu dengan sirup coco pandan. Segar dan manis. Membuat makan siang menjadi menyenangkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Travel Update
Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Travel Update
Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Travel Update
Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Travel Update
Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Travel Update
Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Travel Update
Kamboja Batasi Kedatangan dari 10 Negara untuk Antisipasi Varian Omicron

Kamboja Batasi Kedatangan dari 10 Negara untuk Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris akibat Varian Omicron

9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris akibat Varian Omicron

Travel Update
Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Travel Update
Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Travel Update
MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

Travel Update
Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Travel Update
Australia Tunda Buka Perbatasan akibat Varian Omicron

Australia Tunda Buka Perbatasan akibat Varian Omicron

Travel Update
Indonesia Larang Kedatangan WNA dari 11 Negara akibat Varian Omicron

Indonesia Larang Kedatangan WNA dari 11 Negara akibat Varian Omicron

Travel Update
Sudah Digencarkan Sejak 2010, Pariwisata Halal di NTB Masih Digodok

Sudah Digencarkan Sejak 2010, Pariwisata Halal di NTB Masih Digodok

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.