Tari Rapai Geleng Memukau Wisatawan - Kompas.com

Tari Rapai Geleng Memukau Wisatawan

Kompas.com - 01/02/2011, 12:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kutaraja Art Carnival berlangsung meriah pada Sabtu (29/1/2011) yang lalu. Pawai budaya tersebut diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banda Aceh yang merupakan rangkaian kegiatan Visit Banda Aceh Year 2011 "Acara ini merupakan ajang kreativitas bagi sanggar dan peminat seni untuk menunjukkan segala bentuk seni tradisi di Aceh dalam bentuk pawai budaya," ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banda Aceh, Reza Fahlevi kepada Kompas.com melalui telepon, Selasa (1/2/2011).

Ia menambahkan bahwa setiap peserta menampilkan atraksi seni di jalanan. Pawai mengambil berawal dari alun-alun Blang Padang dan melintasi Jalan Tgk. Abu Lam U. Setelah itu pawai berakhir di Taman Sari. "Ada peserta yang menampilkan seni adat sebagai nelayan, upacara pernikahan, debus, dan sebagainya," katanya.

Selain penampilan seni tradisi Aceh, ada pula aksi parade putroe bungong, barongsai, dan pawai para pemangku adat dengan pakaian kebesarannya.

Menurut Reza, acara tersebut diberi nama Kutaraja karena Kutaraja adalah nama Banda Aceh tempo dulu. Reza juga menuturkan acara tersebut bertujuan untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat kota Banda Aceh bahwa tahun 2011 merupakan tahun kunjungan wisata. "Karena itu masyarakat Banda Aceh harus siap menyambut wisatawan dengan keramahan dan menampilkan seni budaya Aceh," ungkapnya.

Reza mengatakan acara tersebut juga diminati oleh wisatawan lokal yang datang dari berbagai daerah di luar kota Banda Aceh. Tak ketinggalan, wisatawan asing pun tertarik menyaksikan Kutaraja Art Carnival. "Wisman memang banyak sekarang yang datang ke Banda Aceh. Karena sebelum ke Sabang, transit dulu di Banda Aceh," katanya.

Sementara itu, pada malam hari kemeriahan tetap berlangsung dengan adanya malam puncak Grand Launching Visit Banda Aceh Year 2011. "Kita buat panggung outdoor di jalanan. Jadi siangnya pawai, malam grand launching. Di panggung kita tampilkan aneka kreativitas seni," kata Reza.

Beberapa artis nasional asal Aceh pun ikut hadir, seperti Teuku Wisnu dan Nova Eliza. Menurut Reza, setiap peserta yang tampil mendapatkan perhatian yang baik karena masing-masing menampilkan seni budaya yang berbeda-beda. "Salah satu yang paling mendapat perhatian adalah Tari Rapai Geleng yang ditarikan 210 penari," katanya. Di hari Minggu (30/1/2011), rangkaian kegiatan ditutup dengan acara Fun Bike pada pagi hari.


EditorI Made Asdhiana

Close Ads X