Aceh, Negeri Seribu Warung Kopi

Kompas.com - 01/03/2011, 08:51 WIB
EditorI Made Asdhiana

”Sehabis shalat subuh hingga malam hari kita bisa menemui orang dari berbagai kalangan berada di warung kopi. Obrolan apa saja ada di warung kopi, dari soal politik, ekonomi, sampai urusan kesenian ada di situ,” kata budayawan LK Ara. Ia menuturkan, kadang orang duduk berjam-jam di warung kopi.

Di mata Ara, memang tidak bisa dimungkiri ada orang yang bermalas-malas di tempat itu sehingga kadang ada yang mengkritik warung kopi tempat bermalas-malas. Namun, menurut dia, banyaknya orang di warung kopi karena juga menjadi tempat untuk menggali ide atau menambah informasi.

”Dari warung kopi kemudian ke tempat kerja. Di tempat kerja mereka bisa mengembangkan ide-ide yang didapat dari warung kopi,” kata Ara sambil menyebut wartawan dan juga sastrawan pemenang Nobel asal Mesir yang mendapat ide-ide di warung kopi sebelum berangkat bekerja.

Fasya mengatakan, orang dengan latar belakang bermacam-macam profesi kerap kali bertemu di warung kopi. Meski tidak ada pembedaan yang jelas, ia menyebutkan kalangan aktivis mahasiswa dan partai politik lebih menyenangi warung kopi tradisional. Namun, kalangan remaja dan muda memilih kafe-kafe yang baru bermunculan dengan fasilitas internet, nonton bareng, hingga musik.

Pembedaan lainnya yang juga terlihat adalah cara penghitungan pembayaran minuman. Di warung tradisional kopi kerap kali penghitungan hanya berdasarkan ingatan pegawai warung kopi. Ketika kita menanyakan jumlah yang harus dibayar, si pegawai warung kopi langsung mengatakan angka tertentu. Sebaliknya di warung kopi atau kafe, pemilik menyediakan bukti pembayaran yang akurat dan rinci.

”Kadang kita datang ke warung kopi tradisional pada waktu yang berbeda, harga yang harus dibayar berbeda meski minuman dan kue yang kita beli sama,” kata Fasya mencontohkan hal kecil tersebut, yang ternyata diamati oleh para pengunjung warung kopi.

Identitas

Ada yang menarik dari maraknya warung kopi di NAD. Ketika proyek rehabilitasi hendak berakhir dan Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi NAD Nias akan ditutup pada awal 2009, banyak kalangan menduga ekonomi NAD akan anjlok karena aliran dana akan berkurang banyak. Otomatis, usaha warung kopi diduga akan ambruk karena para pendatang juga berkurang. Akan tetapi, yang aneh dari warung kopi, pengunjung tetap marak dan tidak berubah meski pendatang sudah berkurang.

Beberapa kalangan menduga, secara tradisi minum kopi telah mengakar di kalangan rakyat Aceh. Kebiasaan ini mungkin pada suatu massa berkurang, tapi akan muncul kembali pada masa berikutnya. Saat ini gairah itu memuncak lagi. Di sisi lain, perkembangan kafe modern berhasil menarik anak-anak muda untuk memasuki ruang publik itu. Layaknya di kota besar, kafe menjadi bagian identitas anak-anak muda. Kerumunan anak muda mudah ditemui di tempat-tempat itu.

Jadi, meski proyek banyak yang telah selesai dan diikuti pendatang yang kembali ke tempat asal, warung kopi tetap marak. Kopi dan kehadiran warung kopi bisa menjadi simbol dan mercu tanda baru bagi NAD.

”Banyak identitas dan simbol terkait dengan Aceh. Ada yang bilang Serambi Mekah, Tanah Rencong, dan juga Cakra Dunia. Kini Aceh mendapat identitas baru terkait dengan warung kopi,” kata Fasya.

Beberapa seniman dan budayawan di NAD pun telah banyak yang menyebut Aceh sebagai Negeri Seribu Warung Kopi. Sebuah identitas yang bisa digunakan untuk menggerakkan pariwisata. Suatu saat bisa saja dibikin Festival Minum Kopi. (Andreas Maryoto/Mahdi Muhammad)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Tempat yang Menjadi Saksi Bisu Peristiwa G30S

6 Tempat yang Menjadi Saksi Bisu Peristiwa G30S

Travel Update
Kampong Glam, Sejarah yang Tersimpan dalam Balutan Seni Modern di Singapura

Kampong Glam, Sejarah yang Tersimpan dalam Balutan Seni Modern di Singapura

Jalan Jalan
Kintamani Destinasi Wisata Paling Dicari, Menurut Google Trends 2022

Kintamani Destinasi Wisata Paling Dicari, Menurut Google Trends 2022

Travel Update
Rencana Penerbangan Langsung Moskwa-Denpasar Masuk Tahap Final

Rencana Penerbangan Langsung Moskwa-Denpasar Masuk Tahap Final

Travel Update
Absen 2 Tahun, Halloween Horror Nights di Universal Studios Hadir Lagi

Absen 2 Tahun, Halloween Horror Nights di Universal Studios Hadir Lagi

Jalan Jalan
Upaya Turunkan Harga Tiket Pesawat, Penerbangan Internasional ke Indonesia Akan Ditambah

Upaya Turunkan Harga Tiket Pesawat, Penerbangan Internasional ke Indonesia Akan Ditambah

Travel Update
Pascapandemi, Industri Perhotelan Belum Sepenuhnya Pulih

Pascapandemi, Industri Perhotelan Belum Sepenuhnya Pulih

Travel Update
Harga Sewa Motor di Karimunjawa dan Cara Menyewanya

Harga Sewa Motor di Karimunjawa dan Cara Menyewanya

Travel Tips
Pantai Annora di Karimunjawa, Indahnya Laut Biru dan Lembutnya Pasir Putih

Pantai Annora di Karimunjawa, Indahnya Laut Biru dan Lembutnya Pasir Putih

Jalan Jalan
Wisata di Balai Yasa Manggarai, Lihat Komponen dan Pemeliharaan Kereta Api

Wisata di Balai Yasa Manggarai, Lihat Komponen dan Pemeliharaan Kereta Api

Jalan Jalan
Itinerary Seharian Jelajah Daratan Karimunjawa, Pantai sampai Hutan Bakau

Itinerary Seharian Jelajah Daratan Karimunjawa, Pantai sampai Hutan Bakau

Itinerary
Jelajah Wisata Hutan Bakau Taman Nasional Karimunjawa yang Eksotis

Jelajah Wisata Hutan Bakau Taman Nasional Karimunjawa yang Eksotis

Jalan Jalan
3 Tempat Wisata yang Cocok Dikunjungi Saat Hari Kereta Api Nasional

3 Tempat Wisata yang Cocok Dikunjungi Saat Hari Kereta Api Nasional

Jalan Jalan
Pantai Tanjung Gelam Karimunjawa, Indahnya Sunset Sempurna di Lautan

Pantai Tanjung Gelam Karimunjawa, Indahnya Sunset Sempurna di Lautan

Jalan Jalan
Bus Besar Sulit Akses Obyek Wisata, Tantangan di Kabupaten Semarang

Bus Besar Sulit Akses Obyek Wisata, Tantangan di Kabupaten Semarang

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.