Pemkab Badung Tutup Hotel Best Western

Kompas.com - 28/04/2011, 19:01 WIB
EditorI Made Asdhiana

KUTA, KOMPAS.com - Lantaran tak memiliki izin prinsip dan izin penunjang pendirian hotel, Pemerintah Kabupaten Badung menutup paksa hotel berjaringan internasional Best Western, di jalan Kubu Anyar, Kuta, Kamis (28/4/2011). Namun Pemkab Badung masih memberi toleransi untuk pengosongan tamu dapat dilakukan secara bertahap dengan pertimbangan nama baik citra pariwisata Bali.

Eksekusi yang dilakukan oleh Pemkab Badung siang tadi berlangsung lancar karena tidak ada perlawanan dari pemilik hotel. Usai pemilik hotel Wayan Wijana menandatangi surat eksekusi, satpol PP Pemkab Badung langsung memasang papan penyegelan yang bertuliskan "Hotel Best Western ditutup" tepat di depan pintu masuk hotel.

"Ini jelas-jelas hotel tidak ada izin apa-apa, baik izin prinsip dan lainnya, inilah dasarnya pemerintah daerah untuk menutup," tegas I Ketut Marta, Kasatpol PP Badung usai menyegel hotel Best Western.

Sementara Wayan Wijana selaku pemilik hotel hanya bisa pasrah tempat usahanya ditutup karena tidak berani membangkang dengan pemerintah.

"Siapa yang berani tak terima ini, kalau saya nggak terima nanti dibilang membangkang," kata Wayan Wijana.

Dari keterangan Wayan Wijana, dulu sebelum menjadi hotel, tempat ini bernama penginapan Sapta Petala. Kemudian pada tahun 2007, Wijana telah berusaha mengurus pembaruan izin setelah berganti nama menjadi hotel Best Western. Namun sampai sekarang tidak bisa turun karena terkendala letak hotel yang berdiri di atas lahan pemukiman penduduk dan dianggap melanggar Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Saat ditutup, hotel yang memilik 111 kamar ini memiliki tingkat hunian sebesar 50 persen. Pihak hotel berjanji tidak akan menerima tamu lagi setelah putusan eksekusi ini resmi dikeluarkan hari ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.