Shen Zhen, Keliling Dunia Cuma Sehari

Kompas.com - 04/05/2011, 10:07 WIB
EditorI Made Asdhiana

SUDAH sampai Hong Kong, rasanya kurang sempurna jika tidak mampir ke Shen Zhen. Pasalnya disini ada tempat wisata bernama Windows of The World. Sebuah tempat dimana kita dapat mengelilingi seluruh dunia hanya dalam 1 hari. Ya, karena disini seperti layaknya Taman Mini Indonesia Indah, namun dalam versi dunia.

Ada yang hanya berbentuk miniatur sangat kecil, ada juga miniatur dalam bentuk skala besar. Meliputi Asia, Oceania, Eropa, Afrika, dan Amerika. Dari sekian lokasi, yang paling tampak nyata menurut saya adalah pada bagian menara Eiffel. Dibangun dengan struktur kokoh setinggi 108 meter lengkap dengan elevator sehingga pengunjung dapat serasa benar-benar sedang berada di menara Eiffel. Ya,... meski tinggi miniatur ini hanyalah 1:3 dibanding aslinya, namun ketika malam tiba dan lampu menyala, kita sudah bisa berkhayal bahwa kita berada di Paris.

Selain menara Eiffel, disini juga ada gerbang kokoh yang sangat terkenal di Paris juga ... skalanya pun cukup besar sehingga ketika berfoto disana, serasa kita memang sedang berada di Paris. Arc de triomphe de l’Étoile atau biasa dikenal sebagai Arc de Triomphe yang dalam bahasa Indonesia artinya gerbang kemenangan namanya. Merupakan monumen yang berdiri di tengah area Place de l’Étoile, di ujung barat wilayah Champs-Élysées. Bangunan ini dibangun atas perintah Napoleon Bonaparte dengan tujuan untuk menghormati jasa tentara kebesarannya. Jenazah Napoleon sendiri pernah dibawa melewati monumen ini pada 15 Desember 1840 di dalam perjalanan menuju tempat pemakamannya di Invalides.

Hmm.. selain Paris, disini juga masih banyak miniatur dalam skala besar lainnya seperti misalnya kawasan Mesir dengan piramidnya yang megah. Oya,... sekadar info, bagian Indonesia yang dibuat miniatur disini adalah bangunan Borobudur. Meski miniaturnya sangat kecil, namun ada rasa bangga juga ketika melihat miniatur dari negara kita ada juga disini. Hmm... banyak ya jika diceritakan semua, karena nyaris semua bangunan hebat dari seluruh negara ada disini. Oke kita beralih ke cerita lainnya yach.

Yang unik juga dari tempat wisata ini juga adalah adanya atraksi di beberapa lokasi. Seperti, atraksi upacara minum teh dan dance performance ala negeri sakura di Japanese Park. Kemudian juga ada Bible Story dan wedding ceremony show di Gereja. Sedangkan di menara Eiffel, selain pengujung bisa naik ke atas juga ada pertunjukkan folk songs dan tarian dan masih banyak atraksi sesuai dengan adat budaya lokasi. Dan untuk mengetahui jam jam shownya sebaiknya anda tak membuang brosur yang diberikan saat masuk, karena brosur tersebut adalah peta yang akan menuntun anda selama berada di tempat tersebut.

Satu tips buat Anda supaya bisa menikmati aneka pertunjukkan dan foto-foto narsis seperti saya dan kawan kawan ini, sebaiknya Anda datang pada pagi hari. Karena pengalaman kami, meski sudah datang tepat ketika tempat wisata ini buka dan pulang ketika tempat wisata ini tutup, rasanya kami masih belum puas. Ya,... karena tempat wisata berbayar 120 RMB atau yuan ini sangatlah luas. Hari-hari pun jadi akan terasa begitu cepat.

Hm,.. disini tiap malam sebetulnya terdapat show spektakuler, namun ketika jam show tiba (padahal panggung sudah di set lengkap dengan personelnya juga sudah siap manggung) tiba-tiba hujan datang tanpa bisa dibendung. Alhasil, kami pun tak bisa menikmati show spektakuler tersebut. Hmm.., semoga jika Anda kesana, anda bisa menikmati pertunjukkan spektakuler ini. Pertunjukkan gagal, kami pun pulang kembali menuju hotel di kawasan Luohu.

Pusat belanja barang KW-1

Bicara soal Luohu, memang terasa belum ke Shen Zhen jika belum mampir kemari. Karena disinilah tempatnya orang Indonesia berbelanja barang barang merek yang KW-1. Oya, barang KW-1? Yup, di mal depan tempat saya menginap, Luohu, saking banyaknya orang Indonesia yang berbelanja disini, beberapa pedagang sampai bisa beberapa patah kata bahasa Indonesia. Bahkan ada beberapa toko yang memajang uang rupiah di depan toko mereka yang tandanya mereka juga menerima uang rupiah. Luar Biasa.

Umumnya barang yang dijual di sini adalah tas merek seperti LV, Bally, Prada dan lain lain. Kualitasnya sendiri seperti yang oleh para pedagang di Mangga Dua Jakarta atau Pasar Atoom Surabaya sebagai barang KW-1. Harganya sendiri bisa terpaut 3–6 kali lipat dari di Indonesia. Namun jangan kaget, jika Anda membeli tas disini, maka mereknya bisa milih, hi-hi-hi... Alias, tas-tas bagus tersebut mayoritas belum ada merek-nya. Baru nanti kalau kita mau merek apa, sama mereka dikasih logonya. Hal ini menurut mereka untuk menghindari pajak ketika kita pulang ke Indonesia.

Oya, jika Anda mampir ke pusat perbelanjaan di Luohu ini pula, jangan kaget jika Anda akan diikuti oleh banyak calo yang menawarkan barang atau mengajak Anda mampir ke toko yang di rujuk oleh mereka. Sebaiknya pula, Anda bisa bersikap tegas pada mereka, karena jika tidak, maka Anda akan diikuti sepanjang langkah Anda.

Pun jangan kaget, berbeda dengan di Hong Kong, disini jika bertemu dengan polisi, Anda pasti akan diingatkan untuk menjaga baik-baik barang dan atau tas bawaan Anda. Karena disini mulai banyak dijumpai pencopet. Teman saya pun menyarankan... jika Anda membeli sesuatu sebaiknya menggunakan uang pas. Jadi, ketika di Indonesia, tukarlah banyak yang kecil jangan sok gaya uangnya nominal besar semua.

Oke .. selamat menikmati wisata di Shen Zhen. (Catur Guna Yuyun Angkadjaja)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.