Yuk Wisata Memulung di Pulau Tidung...

Kompas.com - 04/05/2011, 15:03 WIB
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Pulau Tidung mulai banyak dikenal wisatawan domestik sebagai destinasi wisata bahari. Pulau yang masuk dalam Kepulauan Seribu tersebut memiliki populasi mencapai lima ribu jiwa. Setiap akhir pekan jumlah ini meningkat dengan adanya kunjungan wisatawan.

Faktor Musim Angin Tenggara dan aktivitas penduduk dan wisatawan mempengaruhi kebersihan pulau itu. "Berawal dari kunjungan pertama kami di akhir Maret lalu, kami terperangah hebat dengan tumpukan sampah yang berserakan di pesisir pantainya. Mau "mungutin" sendiri gak mungkin bersih," tutur Bartasan Wauran dari www.kakigatel.com di Jakarta, Selasa (3/5/2011).

Padahal, lanjutnya, pulau tersebut memiliki celah bagus sebagai daya tarik tersendiri untuk pariwisata Kepulauan Seribu. Ia mengungkapkan akan sayang jika keindahan Pulau Tidung punah karena tumpukan sampah.

"Kebetulan kami aktif dalam komunitas traveling "Couchsurfing Indonesia" yang doyannya jalan-jalan dan menjelajah. Kami berpikir, kenapa cuma jalan-jalan saja. Ternyata banyak hal lain yg bisa kami lakukan sambil berwisata, termasuk mulung sampah. Mulung gak selalu rendah dimata orang. Mulung juga bisa jadi kegiatan positif dan bermanfaat," ungkapnya.

Karena itu, Komunitas Travelling “Couchsurfing” akan menyelenggarakan acara “Clean Up Tidung”, sebuah kegiatan wisata memulung sampah pada 14 sampai 15 Mei 2011. Acara tersebut terbuka untuk umum. Menurut Bartasan, sebelumnya ia hanya mengundang teman dekat untuk acara serupa.

"Tak disangka, animo mereka begitu besar, dan kami memutuskan untuk membuka acara ini untuk masyarakat umum. Jauh dari perkiraan, animo mereka jauh lebih besar. Kebanyakan dari mereka juga mengikutsertakan anak-anak untuk upaya edukasi kebersihan," katanya.

Acara "Clean Up Tidung" akan berlangsung dua hari satu malam. Setiap peserta akan beramai-ramai mengumpulkan sampah. Selain itu, aksi tersebut akan diikuti oleh warga setempat dan wisatawan. Acara juga dilengkapi talk show dengan wisatawan asing dan pemerintah setempat.

Peserta juga bisa menikmati wisata bahari khas Pulau Tidung, mulai dari snorkeling, berenang, memancing, sampai sekadar berfoto-foto. Jika Anda tertarik berwisata sambil menunjukan kepedulian pada lingkungan, cukup membayar Rp 190.000. Harga tersebut sudah termasuk tiket kapal pulang pergi, makan tiga kali, penginapan, sepeda, dan kaus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.