Kupang Tambah Hotel Berbintang Tiga

Kompas.com - 10/05/2011, 15:11 WIB
EditorI Made Asdhiana

KOMPAS.com -  Kupang, Nusa Tenggara Timur, memang memiliki banyak penginapan. Umumnya, penginapan sederhana layaknya kamar kost untuk mengakomodir para pendatang yang ingin transit di Kupang. Memang, Kupang terkenal sebagai kota transit untuk menuju tempat wisata lainnya, misalnya ke Ende untuk melihat Danau Kelimutu atau ke Labuan Bajo, pintu masuk menuju Taman Nasional Komodo.

Tidak banyak wisatawan pelesir di Kupang. Namun, bukan berarti kebutuhan hotel berbintang bisa dikesampingkan. Kupang menerima banyak wisatawan bisnis. Para wisatawan yang tujuan utamanya adalah untuk keperluan bisnis. Entah itu sebuah pertemuan atau rapat besar yang melibatkan rombongan orang. Mereka berasal dari instansi-instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah, yang mengadakan rapat di Kupang. Tak sedikit pula dari pihak swasta bahkan asing.

Sayangnya, hanya ada satu hotel berbintang di Kupang. Hotel ini pun hanya berbintang tiga. Di Kupang belum ada hotel berbintang empat maupun lima. Namun kini Kupang bersiap-siap untuk menerima hotel bintang tiga terbaru. Hotel tersebut adalah Ima Hotel yang terletak di Jl. Timor Raya No. 122, Kupang, Nusa Tenggara Timur. Ima Hotel belum bersertifikasi hotel berbintang tiga. Ke depannya, hotel yang baru buka dua bulan lalu tersebut secara resmi berbintang tiga.

Walaupun begitu, kamar yang ditawarkan sangat nyaman. Setiap kamar dilengkapi AC dan televisi dengan saluran kabel. Tambahan lagi tersedia air panas di masing-masing kamar mandi. Terdengar sepele? Nyatanya, kamar mandi lengkap dengan air panas adalah barang langka di penginapan-penginapan yang ada di Kupang. Meski hotel baru, berdasarkan pantauan Kompas.com, Ima Hotel tampak ramai dan tingkat okupansi yang relatif padat.

"Kebanyakan tamu yang menginap untuk tujuan bisnis, bukan wisata. Banyak dari pemerintah, baik dari pusat maupun daerah. Kami belum mulai promosi, karena masih mempersiapkan beberapa fasilitas, seperti kolam renang. Padahal belum promosi, tapi sudah banyak yang menginap," kata General Manager Ima Hotel, F Sukoco Wiyono.

Ima Hotel memiliki dua jenis kamar, yaitu tipe standar dan tipe superior. Kedua tipe tersebut tersedia dalam dua jenis, yaitu single bed dan double bed. Karena masih tergolong baru, bersabarlah untuk merasakan kolam renang dan fasilitas pendukung lainnya. Ima Hotel dilengkapi pula dengan free Wifi yang tersedia di area lobby dan restoran. Hotel ini juga menyediakan transfer dari dan ke bandara. Harga mulai dari Rp 525.000 sampai Rp 755.000.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sediakan Meja Ban Karet sampai Rumah Kaca, Ini Cara Unik 8 Restoran di Dunia untuk Jaga Jarak

Sediakan Meja Ban Karet sampai Rumah Kaca, Ini Cara Unik 8 Restoran di Dunia untuk Jaga Jarak

Makan Makan
Punya Sisa Ketupat? Coba Resep Gampang Bubur Ketupat dan Ketupat Kelapa Unti

Punya Sisa Ketupat? Coba Resep Gampang Bubur Ketupat dan Ketupat Kelapa Unti

Makan Makan
Agar Tak Bosan, Kreasikan Sisa Rendang Jadi 3 Hidangan Gampang Ini

Agar Tak Bosan, Kreasikan Sisa Rendang Jadi 3 Hidangan Gampang Ini

Makan Makan
Sisa Opor Ayam Masih Banyak? Coba Olah Jadi 3 Hidangan Gampang Ini

Sisa Opor Ayam Masih Banyak? Coba Olah Jadi 3 Hidangan Gampang Ini

Makan Makan
Restoran di Swedia Hanya Sediakan Satu Meja, Cara Mewah Makan Sendirian di Tengah Pandemi

Restoran di Swedia Hanya Sediakan Satu Meja, Cara Mewah Makan Sendirian di Tengah Pandemi

Makan Makan
Lucu Banget! Kafe Kebun Binatang di Jepang Dipenuhi Boneka Kapibara untuk Jaga Jarak

Lucu Banget! Kafe Kebun Binatang di Jepang Dipenuhi Boneka Kapibara untuk Jaga Jarak

Makan Makan
Antisipasi Booming Pariwisata 2021, Kemenparekraf Gelar Pelatihan Daring Bagi Room Attendant

Antisipasi Booming Pariwisata 2021, Kemenparekraf Gelar Pelatihan Daring Bagi Room Attendant

Whats Hot
Masih Ada Sisa Ketupat, Opor, dan Rendang? Olah Jadi 7 Hidangan Ini

Masih Ada Sisa Ketupat, Opor, dan Rendang? Olah Jadi 7 Hidangan Ini

Makan Makan
Biasa Ramai Saat Lebaran, Kini Ragunan Sepi Pengunjung

Biasa Ramai Saat Lebaran, Kini Ragunan Sepi Pengunjung

Whats Hot
Tabung Uang THR, 5 Pilihan Liburan Murah di Indonesia untuk Akhir Tahun

Tabung Uang THR, 5 Pilihan Liburan Murah di Indonesia untuk Akhir Tahun

Whats Hot
Cerita Lebaran Orang Indonesia di Norwegia, Bisa Halalbihalal dengan Tetap Ikuti Aturan Pemerintah

Cerita Lebaran Orang Indonesia di Norwegia, Bisa Halalbihalal dengan Tetap Ikuti Aturan Pemerintah

Whats Hot
Kebijakan Negara-negara di ASEAN soal Keamanan Perjalanan Udara

Kebijakan Negara-negara di ASEAN soal Keamanan Perjalanan Udara

Jalan Jalan
Bolehkah Makan Durian Barengan dengan Seafood?

Bolehkah Makan Durian Barengan dengan Seafood?

Makan Makan
Ada di Relief Candi Borobudur, Ini Sejarah Durian di Nusantara

Ada di Relief Candi Borobudur, Ini Sejarah Durian di Nusantara

Makan Makan
Tips Rencanakan Liburan Setelah Pandemi Corona

Tips Rencanakan Liburan Setelah Pandemi Corona

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X