Lasiana, Pantai Penuh Pohon Lontar

Kompas.com - 11/05/2011, 08:03 WIB
EditorI Made Asdhiana

KOMPAS.com — Deburan ombak yang bersahabat, matahari hangat, arus laut yang tenang, pasir putih, dan pohon lontar. Mungkin Anda mengernyit heran saat membaca kata-kata terakhir. Tak seperti pantai pada umumnya, Pantai Lasiana penuh dengan pohon lontar. Tentu saja ada pula pohon kelapa. Namun, pohon lontar menjadi pohon-pohon peneduh dominan di pantai ini.

Pantai Lasiana terletak di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Daya tarik lain pantai ini adalah pengunjung bisa melihat proses pembuatan gula lempeng khas penduduk Nusa Tenggara Timur. Gula lempeng dibuat dari air sadapan pohon lontar. Di perjalanan menuju Pantai Lasiana, Anda akan menemukan para pembuat gula lempeng.

Jika Anda berkunjung di hari kerja, pantai ini sangat sepi. Sebaliknya, pantai ini akan sangat padat oleh masyarakat yang berwisata bahari di akhir pekan. Karena karakter ombak dan arus laut yang cenderung tenang, pantai ini cocok sebagai tempat berenang atau sekadar bermain air. Apalagi air di Pantai Lasiana selalu tampak bening dasarnya yang berpasir putih.

Keluarga yang membawa anak-anak pun menjadikan pantai ini pilihan utama untuk berekreasi. Apalagi pantai yang tak berkarang, aman untuk anak-anak berlari-lari. Jika Anda gemar mencari kerang di pantai, bersiaplah kecewa. Di pantai ini sangat susah untuk menemukan kerang. Anda hanya akan menemukan cangkang-cangkang keong.

Datanglah di akhir pekan, para pedagang berlomba-lomba memanjakan lidah pengunjung. Aroma ikan bakar akan menyeruak di udara dan suara seruputan es kelapa muda mengundang air liur.

Salah satu waktu terbaik untuk datang melihat pemandangan atau mengambil foto adalah saat matahari tenggelam. Sementara di pagi atau siang hari, Anda bisa saja berkesempatan melihat para pemancing mencari ikan. Sensasi lain bisa Anda temukan jika datang di kala subuh untuk menyaksikan matahari terbit. Inilah keunggulan pantai Lasiana, Anda bisa melihat matahari terbit dan matahari terbenam.

Di Pantai Lasiana yang panjangnya mencapai dua kilometer ini terdapat beberapa pondok untuk bersantai. Sayangnya, beberapa pondok tampak tak terawat. Tumpukan sampah juga menjadi pemandangan yang merusak keindahan Pantai Lasiana.

Dulu, pantai ini pernah mengalami masa kejayaan sebagai obyek wisata favorit wisatawan asing. Namun, kondisi Pantai Lasiana perlahan-lahan mulai memprihatinkan. Walau begitu, pantai ini tetap menjadi favorit wisatawan lokal di Kupang. Kupang juga memiliki pantai-pantai lain yang indah. Salah satunya adalah Pantai Tablolong yang cocok untuk snorkeling.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X