TdS Promosikan Pariwisata Sumbar

Kompas.com - 21/05/2011, 17:23 WIB
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Tour de Singkarak (TdS) bukan sekadar turnamen olahraga balap sepeda. Namun juga sarana ampuh untuk mempromosikan pariwisata Sumatera Barat.

"Tour de Singkarak tidak hanya sport, tapi juga promosi alam, kultur, dan masyarakat Minangkabau. Bahkan ada orang dari Tour de France yang bilang ke saya, Sumatera Barat itu pemandangannya seperti Swiss, bedanya tidak ada salju," kata Dirjen Pemasaran Kembudpar, Sapta Nirwandar dalam acara peluncuran TdS 2011 di Balairung Soesilo Sudarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Jumat (20/5/2011).

TdS 2011 akan berlangsung pada 6-12 Juni mendatang. Salah satu keunikan TDS adalah Kelok 44. Sapta menuturkan Kelok 44 hanya ada di Sumbar dan satu-satunya di dunia. "Orang yang pernah bersepeda di sana bilang, kelok 44 ini tikungan paling menantang, bahkan more than the challenge," ungkapnya.

Ia berharap tikungan ini bisa terkenal dan ada yang mau mencoba betapa tajamnya Kelok 44. Kelok 44 ini terletak di Kabupaten Agam. Sapta menambahkan peserta yang bisa melewati kelok ini akan diberikan hadiah khusus dari pemerintah daerah Kabupaten Agam.

"Peserta akan lihat budaya Minangkabau, warisan turun-temurun, ini nantinya bisa menjadi daya tarik mereka ke Indonesia. Belum lagi kuliner yang sangat menjanjikan dan menantang. Siapa coba yang tidak pernah merasakan masakan Padang," tuturnya.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyebutkan potensi wisata yang dimiliki Sumbar harus dipromosikan karena hasil dari pariwisata akan memberikan dampak ekonomi untuk masyarakat setempat. "Banyak yang datang ke Sumbar bilang ke saya, bukan main indahnya Sumbar. Di Sumbar ada gunung, sungai, hutan, danau. Lengkap wisata alamnya," katanya.

Sementara itu, Menbudpar Jero Wacik menyebutkan bahwa TdS 2011 harus didokumentasikan dari udara. "Tahun-tahun lalu kamera hanya dari samping-samping. Tahun ini saya minta harus ada gambar dari helikopter. Karena pasti indah kalau dari atas," katanya. Ia menambahkan dokumentasi tersebut bisa menjadi alat promosi untuk TdS tahun-tahun berikutnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

TdS merupakan acara kelas internasional yang akan diliput media nasional maupun asing. Penyelenggaraannya pun bekerja sama dengan AS0 yang biasa menangani turnamen kelas dunia seperti Tour de France.

"Kualitas Tour de Singkarak berpeluang menjadi event sekelas Tour de France. ASO mau berkerja sama dengan kita untuk meningkatkan kualitas pertandingan, rute, dan promosi. Ini satu-satunya turnamen di Asia yang bekerja sama dengan AS0," jelas Sapta.

TdS 2011 akan melombakan 7 etape dengan jarak total 739,3 km. Peserta yang berpartisipasi berjumlah 15 tim dari berbagai negara. TdS 2011 melibatkan 12 kabupaten dan kota di Sumbar. Kabupaten dan kota yang terlibat antara lain Pemkot Padang, Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kota Bukittinggi, Kota Sawahlunto, Kabupaten Solok, Kota Solok, Kota Payakumbuh, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Limapuluh Kota.

TdS 2011 diluncurkan oleh Menbudpar Jero Wacik, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, dan Dirjen Pemasaran Sapta Nirwandar. Hadir pula dalam acara peluncuran, bupati dan wakil bupati setiap kabupaten dan kota yang terlibat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Cara Mengatasi Mabuk Udara di Pesawat, Kurangi Makan Makanan Asin

8 Cara Mengatasi Mabuk Udara di Pesawat, Kurangi Makan Makanan Asin

Travel Tips
Artotel Group Bakal Fokus ke Teknologi pada 2022

Artotel Group Bakal Fokus ke Teknologi pada 2022

Travel Update
5 Cara Temukan Kursi Terbaik dan Ternyaman di Pesawat

5 Cara Temukan Kursi Terbaik dan Ternyaman di Pesawat

Travel Tips
Penutupan Akses ke Tempat Wisata Gunung Salak Aceh Utara Diperpanjang

Penutupan Akses ke Tempat Wisata Gunung Salak Aceh Utara Diperpanjang

Travel Update
Perancis Perketat Kebijakan untuk Turis Asing guna Cegah Omicron

Perancis Perketat Kebijakan untuk Turis Asing guna Cegah Omicron

Travel Update
Penyekatan di Check Point di Yogyakarta Saat Nataru Tidak Boleh Dilakukan

Penyekatan di Check Point di Yogyakarta Saat Nataru Tidak Boleh Dilakukan

Travel Update
Satpol PP Yogyakarta Bakal Lakukan Pemeriksaan Surat Kesehatan untuk Turis di Malioboro

Satpol PP Yogyakarta Bakal Lakukan Pemeriksaan Surat Kesehatan untuk Turis di Malioboro

Travel Update
Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Travel Tips
Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Travel Update
Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

Travel Update
Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Travel Update
Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.