Ayo Nonton Konser Komodo di Bali...

Kompas.com - 02/07/2011, 00:22 WIB
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com — Masyarakat Bali dan wisatawan yang berada di Bali bersiaplah-siaplah mendapatkan konser musik gratis di tepi pantai. Pentas musik "Concert for Komodo" akan berlangsung di Pantai Kuta, Bali, pada tanggal 30 Juli 2011. Konser akan menampilkan musik etnik dari daerah NTT oleh Dwiki Dharmawan, Dira Sugandi, Mercy Dumais, Sandhy Sondoro, dan Friends of Komodo lainnya.

Friends of Komodo merupakan gabungan masyarakat pencinta Komodo yang terdiri dari petinggi perusahaan BUMN, swasta, pemimpin redaksi media massa, biro perjalanan wisata, selebriti, dan masyarakat umum dari kalangan youth, women, dan netizen. Tujuan dari "Friends of Komodo" adalah membantu mempromosikan Taman Nasional Komodo kepada dunia dan mengajak partisipasi publik untuk konservasi Komodo.

Konser tersebut diselenggarakan oleh Marketeers dan KompasTV. Menurut Hermawan Kartajaya sebagai Founder & CEO Markplus, Inc dan Special Ambassador for Indonesian Tourism, pemilihan Bali sebagai lokasi konser karena Bali merupakan hub menuju Komodo.

"Banyak penerbangan yang ke Komodo melalui Bali," katanya pada saat peluncuran program kampanye "Komodo: The Real Wonder of The World" di Philip Kotler Hall di MIM Campus, Jakarta, Jumat (1/7/2011).

Kampanye "Komodo: The Real Wonder of The World" mengajak partisipasi stakeholders dan publik dalam hal konservasi Taman Nasional Komodo. Kampanye tersebut diluncurkan oleh Marketeers dan merupakan inisiatif Kemenbudpar dan pihak swasta dalam mendukung kampanye "Wonderful Indonesia". Konser musik yang bisa dinikmati secara gratis tersebut sengaja bertempat di Pantai Kuta. Pantai Kuta dipandang sebagai lokasi yang penuh dengan wisatawan asing maupun wisatawan domestik.

"Konser itu nanti akan on-air tanggal 6 Agustus 2011. KompasTV yang akan produksi acara tersebut," jelas Hermawan.

Konser musik tersebut merupakan salah satu rangkaian aktivitas program kampanye "Komodo: The Real Wonder of The World". Program kampanye lainnya adalah Komodo Nights di Chicago dan Sydney. Wisatawan asal Amerika Serikat dan Australia merupakan wisatawan asing terbanyak yang berkunjung ke Taman Nasional Komodo. Acara di kedua kota itu nantinya merangkul media, biro perjalanan wisata, bloggers, dan Friends of Komodo yang ada di kedua negara tersebut. Mereka akan memaparkan testimoni mereka mengenai Taman Nasional Komodo.

"Di Chicago dan Sydney sudah ada tempat yang disediakan untuk acara ini. Komodo Night di tanggal 9 September 2011 dan 5 November 2011," kata Hermawan.

Program kampanye lainnya adalah Komodo Apps Contest Challenge. Dalam kontes yang berhadiah uang tunai tersebut, masyarakat umum dapat mengembangkan aplikasi mobile untuk BlackBerry, Android, dan iPad/iPhone untuk mempromosikan Taman Nasional Komodo. "Aplikasi yang terpilih akan kita bantu untuk dipromosikan di luar Indonesia," kata Hermawan.

Kampanye "Komodo: The Real Wonder of The World" mengangkat lima tema, yaitu wonderful culture, wonderful sustainability, wonderful nature, wonderful wildlife, dan wonderful underwater. Taman Nasional Komodo memiliki potensi besar sebagai pariwisata dan konservasi lingkungan. Jadi, tidak hanya tentang Komodo.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Libur Panjang, Tamu Hotel di Kabupaten Malang Mayoritas dari Surabaya

Libur Panjang, Tamu Hotel di Kabupaten Malang Mayoritas dari Surabaya

Whats Hot
Pendakian Gunung Sumbing via Butuh Buka Meski Nepal Van Java Tutup

Pendakian Gunung Sumbing via Butuh Buka Meski Nepal Van Java Tutup

Whats Hot
Okupansi Hotel Bintang di Banyuwangi Diprediksi Naik Saat Libur Panjang

Okupansi Hotel Bintang di Banyuwangi Diprediksi Naik Saat Libur Panjang

Whats Hot
Libur Panjang, Ketua PHRI Malang Pastikan Tiap Hotel Punya Kamar Isolasi

Libur Panjang, Ketua PHRI Malang Pastikan Tiap Hotel Punya Kamar Isolasi

Whats Hot
Napak Tilas Sumpah Pemuda, Ada Museum W.R Soepratman di Surabaya

Napak Tilas Sumpah Pemuda, Ada Museum W.R Soepratman di Surabaya

Jalan Jalan
Libur Panjang, Hari Ini Tingkat Okupansi Hotel di Kabupaten Malang Capai 60-70 Persen

Libur Panjang, Hari Ini Tingkat Okupansi Hotel di Kabupaten Malang Capai 60-70 Persen

Whats Hot
Liburan ke Gunungkidul, Saatnya Berfoto di Kebun Bunga Amarilis

Liburan ke Gunungkidul, Saatnya Berfoto di Kebun Bunga Amarilis

Whats Hot
PHRI Bali: Okupansi Hotel Diharap Naik Selama Libur Panjang

PHRI Bali: Okupansi Hotel Diharap Naik Selama Libur Panjang

Whats Hot
Libur Panjang, Lama Inap Tamu di Hotel Bogor Rata-rata 2 Hari 1 Malam

Libur Panjang, Lama Inap Tamu di Hotel Bogor Rata-rata 2 Hari 1 Malam

Whats Hot
Mendaki Gunung Prau Jalur Patak Banteng? Kuotanya 1.200 Orang Per Hari

Mendaki Gunung Prau Jalur Patak Banteng? Kuotanya 1.200 Orang Per Hari

Travel Tips
Libur Panjang, Tidak Ada Pembatasan Kuota Pendakian Gunung Lawu

Libur Panjang, Tidak Ada Pembatasan Kuota Pendakian Gunung Lawu

Travel Tips
 Kuota Pendakian Gunung Semeru Sudah Penuh Sampai 31 Oktober 2020

Kuota Pendakian Gunung Semeru Sudah Penuh Sampai 31 Oktober 2020

Whats Hot
Libur Panjang, Kuota Pendakian Gunung Gede Pangrango Diprediksi Aman

Libur Panjang, Kuota Pendakian Gunung Gede Pangrango Diprediksi Aman

Whats Hot
Wisata Virtual, 3 Museum Napak Tilas Sumpah Pemuda di Jakarta

Wisata Virtual, 3 Museum Napak Tilas Sumpah Pemuda di Jakarta

Jalan Jalan
Cuti Bersama 2020, Pekan Ini Ada Libur Panjang 5 Hari

Cuti Bersama 2020, Pekan Ini Ada Libur Panjang 5 Hari

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X