Dieng, Paket Wisata Komplet di Jateng

Kompas.com - 04/08/2011, 16:24 WIB
EditorI Made Asdhiana

Oleh: Gregorius Magnus Finesso

SINGKATNYA masa libur Lebaran kali ini hendaknya jangan sampai menghalangi rencana Anda berwisata bersama keluarga tercinta. Obyek wisata yang lengkap dalam satu kawasan bisa menjadi alternatif.

Nah, pemudik yang melintasi ruas tengah Jawa Tengah atau bertujuan ke Temanggung, Wonosobo, hingga Purwokerto, Dataran Tinggi Dieng dapat menjadi destinasi. Seusai bermaaf-maafan bersama handai tolan, alangkah sempurnanya apabila tubuh dan pikiran pun sejenak disegarkan. Selain hawa yang sejuk karena berada di ketinggian 2.093 meter di atas permukaan laut, Dieng juga memiliki segalanya bagi Anda dan keluarga. Mulai dari wisata alam, sejarah, pendidikan, petualangan, hingga geologi.

Untuk mengunjungi kawasan wisata komplet ini Anda bisa memilih jalur Wonosobo atau Banjarnegara. Umumnya wisatawan, terutama dari Semarang dan Yogyakarta, memilih jalur Wonosobo yang kondisi infrastrukturnya lebih baik. Namun, bagi pelancong dari arah Purwokerto dan Jawa Barat, bisa juga mengambil rute dari Banjarnegara karena lebih dekat.

Dataran tinggi ini berada di perbatasan Kabupaten Banjarnegara dan Wonosobo. Pemandangan indah terhampar sepanjang perjalanan menuju tempat yang dahulu merupakan lokasi pemujaan umat Hindu kuno tersebut. Hamparan persawahan dengan tanaman tembakau ditambah latar belakang Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro serta gumpalan awan di horizon langit biru menjadi lukisan alam paling sempurna.

Hawa dingin mulai terasa saat perjalanan sampai di wilayah Wonosobo, sebuah kota kabupaten yang berjarak sekitar 26 kilometer selatan Dataran Tinggi Dieng. Jalanan didominasi tanjakan dan tikungan tajam disertai kabut tebal. Pada waktu tertentu, gerimis kecil bisa menjadi teman perjalanan Anda.

Wisata sejarah

Dengan kondisi seperti ini, pastikan kendaraan Anda dalam keadaan prima. Dianjurkan tidak menggunakan kendaraan yang terlalu besar, cukup mikrobus. Jika datang dengan bus besar, Anda dapat memarkir bus di sekitar alun-alun kota Wonosobo dan kemudian menyewa mikrobus trayek Wonosobo-Dieng. Di sudut selatan lapangan kota terdapat pusat informasi bagi wisatawan.

Jangan lupa membawa jaket karena hawa dingin di puncak Dieng cukup menusuk tulang, terlebih saat larut malam menjelang. Sangatlah sempurna jika Anda dan keluarga bisa melewatkan barang dua atau tiga hari di sini supaya dapat menjangkau bermacam obyek. Fasilitas penginapan? Tak perlu khawatir karena sudah banyak fasilitas home stay yang dikelola warga setempat dengan harga terjangkau dan menambah akrab petualangan libur Anda.

Di puncak dataran tinggi yang konon merupakan hasil letusan gunung purba tersebut terdapat kompleks candi Hindu. Candi-candi yang berada di Dieng dibangun sebagai tempat pemujaan bagi Dewa Siwa dan Sakti Siwa, merupakan peninggalan Dinasti Sanjaya.

Kelompok candi terbesar, yakni Kompleks Candi Pandawa, terdiri dari Candi Semar, Arjuna, Srikandi, Sembadra, dan Puntadewa. Tidak jauh dari Candi Pandawa tampak Candi Gatotkaca yang terletak di atas Bukit Pangonan. Sedangkan Candi Dwarawati terletak di kaki Gunung Perahu. Ada juga Bima, candi terbesar di kawasan ini.

Dieng semakin menarik dengan fenomena geologinya. Terdapat banyak kawah yang mengeluarkan asap putih tebal dengan aroma khas belerang. Yang terkenal adalah Sikidang, Candradimuka, dan Sileri. Namun, ada baiknya Anda tetap herhati-hati dan tidak terlalu mendekat ke pusat kawah karena pada kondisi tertentu beberapa kawah di areal Gunung Dieng masih mengeluarkan gas karbon monoksida yang beracun. Hmmm.... Selamat berlibur!

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Pendaki Gunung Rinjani yang Buang Sampah Sembarangan Akan Diblacklist 2 Tahun

    Pendaki Gunung Rinjani yang Buang Sampah Sembarangan Akan Diblacklist 2 Tahun

    Travel Update
    Harga Tiket Masuk dan Rute Menuju Pantai Teluk Hijau Banyuwangi

    Harga Tiket Masuk dan Rute Menuju Pantai Teluk Hijau Banyuwangi

    Jalan Jalan
    Pantai Teluk Hijau Banyuwangi, Surga Tersembunyi dengan Air Laut Berwarna Hijau 

    Pantai Teluk Hijau Banyuwangi, Surga Tersembunyi dengan Air Laut Berwarna Hijau 

    Travel Update
    Harga Tiket Masuk dan Cara Melihat Penyu di Pantai Sukamade Banyuwangi

    Harga Tiket Masuk dan Cara Melihat Penyu di Pantai Sukamade Banyuwangi

    Travel Tips
    Kosakata Bahasa Jawa untuk Tawar-menawar, Wisatawan Perlu Tahu

    Kosakata Bahasa Jawa untuk Tawar-menawar, Wisatawan Perlu Tahu

    Travel Tips
    Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

    Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

    Jalan Jalan
    5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

    5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

    Travel Update
    5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

    5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

    Travel Tips
    Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam Hari 

    Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam Hari 

    Jalan Jalan
    Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

    Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

    Travel Update
    Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

    Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

    Travel Update
    Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

    Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

    Travel Update
    Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

    Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

    Jalan Jalan
    Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

    Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

    Travel Update
    Camping di Bukit Golo Nawang, Manggarai NTT, Lihat Indahnya Sunrise

    Camping di Bukit Golo Nawang, Manggarai NTT, Lihat Indahnya Sunrise

    Jalan Jalan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.