Wow, Topi Terbesar Ada di Tangerang!

Kompas.com - 08/08/2011, 16:42 WIB
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Topi dari anyaman bambu itu berdiameter dua meter. Begitu besar hingga perlu beberapa orang untuk membantu memakaikannya ke kepala. Oleh karena itu, topi bambu tersebut pun mendapatkan rekor MURI.

"Rekor ini tidak hanya rekor Indonesia, tapi juga rekor dunia sebagai topi terbesar," kata Jaya Suprana, pendiri MURI, saat menyerahkan sertifikat rekor MURI kepada Komunitas Topi Bambu sebagai pembuat topi bambu terbesar itu pada acara Pameran Kridaya 2011, di Jakarta Convention Centre (JCC), Minggu (7/8/2011).

Menurut Rochim dari Komunitas Topi Bambu, ide pembuatan topi itu sendiri untuk memecahkan rekor topi terbesar di dunia yang berasal dari Meksiko. Topi tersebut berdiameter 75 centimeter.

Topi bambu terbesar di dunia tersebut dikerjakan selama 17 hari. Perlu 6 penganyam bambu dan 4 perajin topi bambu untuk membuat topi bambu terbesar itu. Hasilnya adalah topi yang terdiri dari 86.400 anyaman bambu, berdiameter dua meter, dan berat dua kilogram.

Komunitas Topi Bambu berasal dari komunitas perajin bambu Kabupaten Tangerang. Tangerang memang dikenal sebagai sentra kerajinan bambu. Menurut Rochim, anyaman bambu di Tangerang sudah ada sejak awal kemerdekaan. Ada lima kecamatan yang menjadi sentra anyaman bambu.

"Kalau kita perajin bambu di Sukarhaja dan Desa Sindangpanon, kami sentra perajin bambu," katanya. Topi bambu karya perajin di Tangerang yang paling tenar tentu saja topi Pramuka.

"Topi Pramuka yang dipakai anak-anak SD seluruh Indonesia itu asalnya ya dari Tangerang. Kalau ketemu topi Pramuka di Papua pun, itu pasti dari Tangerang," jelas Rochim.

Oleh karena itu, para perajin topi Pramuka pun mengaku kewalahan memenuhi permintaan topi Pramuka. Rochim mengatakan stok topi Pramuka selalu habis. Usaha topi Pramuka di Tangerang sudah dimulai sejak tahun 1982.

Selain berjualan di dalam negeri, pasar luar negeri pun tertarik dengan topi bambu buatan Tangerang.

Menurut Rochim, orang Jepang adalah pasar terbesar topi bambu di luar negeri. "Seperti kemarin saat pameran, topi-topi wanita kami diborong habis oleh orang Jepang. Tapi kami juga memang banyak menerima pesanan dari Jepang," katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Toilet Umum yang Unik di Tokyo, Terlihat Seperti Mengambang

Ada Toilet Umum yang Unik di Tokyo, Terlihat Seperti Mengambang

Jalan Jalan
Tahun 2021 Ini, Turis Bisa Piknik di Taman Istana Buckingham

Tahun 2021 Ini, Turis Bisa Piknik di Taman Istana Buckingham

Jalan Jalan
Pascagempa, Seluruh Wisata Kelolaan Jatim Park Group Tetap Buka

Pascagempa, Seluruh Wisata Kelolaan Jatim Park Group Tetap Buka

Travel Update
Harga Rapid Test Antigen di Stasiun Turun Jadi Rp 85.000

Harga Rapid Test Antigen di Stasiun Turun Jadi Rp 85.000

Travel Update
5 Kafe Rooftop Instagramable di Jakarta, Cocok untuk Santai Sore Hari

5 Kafe Rooftop Instagramable di Jakarta, Cocok untuk Santai Sore Hari

Jalan Jalan
Resmi! Ada Gondola Baru untuk Wisatawan di Dusun Girpasang Klaten

Resmi! Ada Gondola Baru untuk Wisatawan di Dusun Girpasang Klaten

Travel Update
Larangan Mudik, Hotel Diharapkan Beri Paket Staycation Bonus Hampers Isi Produk Lokal

Larangan Mudik, Hotel Diharapkan Beri Paket Staycation Bonus Hampers Isi Produk Lokal

Travel Update
Pertama di Asia: Travel Bubble Taiwan-Palau Dimulai, Ini Aturannya

Pertama di Asia: Travel Bubble Taiwan-Palau Dimulai, Ini Aturannya

Travel Update
Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Travel Promo
Pemkab Boyolali Larang Tradisi Padusan Tahun Ini untuk Cegah Kerumunan

Pemkab Boyolali Larang Tradisi Padusan Tahun Ini untuk Cegah Kerumunan

Travel Update
Aturan Perjalanan Udara Periode Ramadhan dan Larangan Mudik 2021

Aturan Perjalanan Udara Periode Ramadhan dan Larangan Mudik 2021

Travel Update
Mereka yang Boleh Lakukan Perjalanan Selama Larangan Mudik 2021

Mereka yang Boleh Lakukan Perjalanan Selama Larangan Mudik 2021

Travel Update
Sambut Ramadhan, Parador Beri Promo Menginap Mulai dari Rp 240.000-an

Sambut Ramadhan, Parador Beri Promo Menginap Mulai dari Rp 240.000-an

Travel Promo
Wisata Air di Klaten Tetap Buka meski Padusan Dilarang, Ini Aturannya

Wisata Air di Klaten Tetap Buka meski Padusan Dilarang, Ini Aturannya

Travel Update
Gayo Coffee Trail Akan Kembangkan Wisata Dataran Tinggi Gayo

Gayo Coffee Trail Akan Kembangkan Wisata Dataran Tinggi Gayo

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X