Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jambi Kaya Obyek Wisata

Kompas.com - 25/11/2011, 15:48 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

KOMPAS.com - Jambi merupakan provinsi yang terletak di tengah-tengah pulau Sumatera dan memiliki ibukota provinsi bernama Kota Jambi. Kota Jambi memiliki topografi relatif datar dengan ketinggian 0-60 meter diatas permukaan laut. Kota Jambi juga kerap disapa dengan kota yang hangat karena memiliki iklim tropis dengan suhu rata-rata minimum berkisar antara 22,1°-23,3° celcius dan suhu maksimum antara 30,8°-32,6° celcius. Dengan bentangan alam yang sedemikian rupa, Jambi memiliki potensi alam yang sangat besar bagi dunia pariwisata di Indonesia.

Didy Wuryanto, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Jambi mengatakan bahwa Jambi memiliki paling tidak dua hal yang bisa menjadi daya tarik wisatawan berkunjung ke Jambi, yaitu wisata alam liar dan kebudayaan. Sebut saja Sungai Batanghari yang membelah Kota Jambi menjadi dua bagian, satu disisi utara dan satunya di selatan. Selain itu ada juga potensi wisata sejarah yang hingga kini masih dalam pengembangan penelitian, yaitu komplek situs candi Muara Jambi yang terletak di kecamatan Muaro Sebo, Kabupaten Kota Jambi. Ada lagi Pulau Berhala yang memiliki pemandangan alam yang indah, Taman Nasional Geopark yang tengah dalam penelitian serta segudang lainnya.

Didy berharap agar Jambi ke depan, menjadi salah satu destinasi wisata sejarah. Meskipun ia juga merasa bahwa infrastruktur menjadi salah satu penghambat laju industri pariwisata tersebut. Dana Rp 6 miliar dari pusat telah dialokasikan untuk revitalisasi museum-museum yang menjadi fokus utama pengembangan pariwisata di Jambi. Didy menargetkan proyek yang mulai sejak Oktober tersebut akan selesai pada Desember 2011.

Sebagai kota teraman kedua setelah Bali, menurut Badan Intelijen Negara, Jambi merupakan kota yang  tepat untuk didatangi karena terbebas dari suasana politik dan keamanan yang semerawut. Malah, Didy merasa bahwa yang menjadi ancaman menakutkan bagi perkembangan potensi wisata adalah kebijakan pemerintah yang kontradiktif dengan pengembangan wisata.

Berharap pada PBB khusus bagi pengembangan Taman Nasional Geopark, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jambi bekerja sama dengan sejumlah peneliti guna menguak sejarah terpendam yang ada disepanjang Sungai Batang Merangin. Sepanjang 10 km aliran sungai tersebut akan dijadikan tur sejarah tentang identitas asli Kota Jambi itu sendiri. Oleh karena itu Didy berharap daerah tersebut dijadikan status Taman Nasional oleh PBB agar proses pengembangannya bisa lebih mudah.

Pariwisata Jambi ibarat emas yang belum dipoles. Dengan bantuan berbagai pihak terkait, khususnya pemerintah pusat, kiranya Jambi bisa menjadi salah satu alternatif tujuan wisata sejarah yang berguna bagi anak-cucu kita kelak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+