Rujak Soto Banyuwangi, Babatnya Numpuk...

Kompas.com - 13/01/2012, 05:13 WIB
EditorI Made Asdhiana

KOMPAS.com - Anda pernah bayangkan makan campuran rujak petis dan kuah soto babat? Bila Anda datang ke Kota Banyuwangi, Jawa Timur makanan rujak soto adalah makanan khas kota di ujung timur Pulau Jawa ini.

Rujak soto adalah campuran soto babat dan rujak petis seperti kebanyakan rujak di Jawa Timur.  Campuran  rujak yang terdiri  tahu tempe dan rebusan sayuran kacang panjang, taoge, kangkung kemudian disiram dengan kuah soto panas yang encer dan babat rebus. Rasanya segar campuran rasa petis, pedas, asin dan kuah soto.

Rujak soto di Banyuwangi yang terkenal dengan kota Blambangan ini hampir ada di semua sudut kota. Rujak soto yang enak dan murah antara lain Mbok Tien di Jl Musi, Welaran, Banyuwangi. Cukup Rp 5.000 Anda sudah bisa makan rujak soto yang babatnya menumpuk diatas rujak soto.

Rujak yang disiapkan adalah rebusan sayuran taoge, kacang panjang, kangkung dan gorengan tahu serta tempe. Babat harus direbus sampai empuk dulu baru dibikin bumbu soto yang encer dan berwarna kekuningan dari bumbu kunyit untuk menghilangkan baus amis babat.

Supaya rasa rujaknya nikmat harus ada campuran bumbu pisang klutuk dan petis udang yang enak. Melihat pedagang  melayani pelanggannya dimulai dengan mengulek di cobek batu yang cukup besar bumbu kacang tanah, cabe, gula merah dan petis. Setelah rujaknya jadi, penjual tanpa ragu-ragu langsung menyiramkan kuah soto yang panas dan babatnya keatas rujak.

Pembeli akan ditanya pakai cabe berapa? Sebelum memesan rujak soto. Cabe di Banyuwangi  lebih pedas dibanding di Jakarta karena cabe rawitnya kelihatan gemuk dan merah.

Penulis mencoba makan rujak soto dengan cabe satu biji saja sudah kepedesan. Setelah diaduk kuah dan rujaknya hemmm cukup nikmat dan tidak ada rasa amis sama sekali dari babatnya. Rasa campuran pedas, asin, petis, dan kuah soto langsung  menyergap lidah. Kuah soto yang panas dan campuran rujak cocok buat musim hujan sekarang.

Penjual rujak soto yang terkenal di Banyuwangi antara lain Mbok Pon yang berjualan  di depan bekas Biosokop Irama, Banyuwangi,. Sehingga warung rujak sotonya lebih dikenal dengan warung rujak soto Irama. Harganya agak mahal Rp 9.000 karena kuah sotonya ada daging sapinya tidak hanya jeroan.

Minuman yang cocok setelah makan rujak soto adalah es temulawak. Minuman khas Banyuwangi yang terdiri dari rebusan  bumbu temulawak, kapulaga dan cengkeh ini sangat nikmat untuk menghilangkan rasa pedas rujak soto. Es temulawak hanya Rp 2.000 per gelas sudah cukup menghilangkan dahaga. (Asita Dk Suryanto)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.