Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

9 Pemda se-Indonesia Ikut Pameran Pariwisata Internasional

Kompas.com - 07/03/2012, 16:29 WIB
Pingkan E Dundu

Penulis

BERLIN, KOMPAS.com - Kontingen Indonesia ikut berpartisipasi dalam ajang Bursa Pariwisata Internasional (Internationale Tourismus Borse/ITB) di Messe, Berlin, Jerman, Rabu (7/3/2012) - Minggu (11/3/2012).

"Ada sembilan pemerintah daerah, kota, kabupaten, dan provinsi di Indonesia yang ikut berpartisipasi pada ITB tahun ini. Selain itu, sekitar 62 industri pariwisata juga ikut berpartisipasi dalam ajang kali ini," kata Direktur Promosi Luar Negeri Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Nia Niscaya kepada wartawati Kompas Pingkan Elita Dundu, di sela-sela persiapan pembukaan Paviliun Indonesia, Rabu (7/3/2012) pagi (waktu setempat, 6 jam lebih mundur dari waktu Jakarta).

Ke-9 Pemda itu adalah Kabupaten Sarmi dan Bintang (Papua), Sleman (Jawa Tengah), Badung (Bali), serta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua, Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DKI Jakarta.

Kontingen dari Indonesia ini, jelas Nia, di luar Bali Village. "Lahan untuk Indonesia sangat terbatas, hanya 410 meter square. Jadi untuk sebagian industri menempati lokasi Paviliun Bali Tourism, yang letaknya bersebelahan dengan Paviliun Indonesia ," jelas Nia.

Kepala Seksi Promosi wilayah Eropa Barat Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Molly Prabawati mengatakan, tahun ini jumlah peserta ITB dari pemerintah daerah, baik kota, kabupaten, dan provinsi lebih banyak dari tahun 2011 lalu, yakni 5 pemerintah daerah.

Sementara, jumlah industri yang ikut serta pada ITB tahun ini turun dibanding ajang serupa tahun lalu, yang diikuti 82 industri. "Sebagian industri ikut dengan Bali Tourism karena keterbatasan lahan Indonesian" kata Molly. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Aktivitas Wisata di The Nice Garden Serpong

Aktivitas Wisata di The Nice Garden Serpong

Jalan Jalan
Delegasi Dialog Tingkat Tinggi dari China Akan Berwisata ke Pulau Padar Labuan Bajo

Delegasi Dialog Tingkat Tinggi dari China Akan Berwisata ke Pulau Padar Labuan Bajo

Travel Update
The Nice Garden Serpong: Tiket Masuk, Jam Buka, dan Lokasi

The Nice Garden Serpong: Tiket Masuk, Jam Buka, dan Lokasi

Jalan Jalan
Cara ke Sukabumi dari Bandung Naik Kendaraan Umum dan Travel

Cara ke Sukabumi dari Bandung Naik Kendaraan Umum dan Travel

Travel Tips
Pengembangan Bakauheni Harbour City di Lampung, Tempat Wisata Dekat Pelabuhan

Pengembangan Bakauheni Harbour City di Lampung, Tempat Wisata Dekat Pelabuhan

Travel Update
Asita Run 2024 Digelar di Bali Pekan Ini, Terbuka untuk Turis Asing

Asita Run 2024 Digelar di Bali Pekan Ini, Terbuka untuk Turis Asing

Travel Update
13 Telur Komodo Menetas di Pulau Rinca TN Komodo pada Awal 2024

13 Telur Komodo Menetas di Pulau Rinca TN Komodo pada Awal 2024

Travel Update
Tanggapan Kemenparekraf soal Jam Kerja 'Overtime' Sopir Bus Pariwisata

Tanggapan Kemenparekraf soal Jam Kerja "Overtime" Sopir Bus Pariwisata

Travel Update
Tip Jalan-jalan Jenius ke Luar Negeri, Tukar Mata Uang Asing 24/7 Langsung dari Aplikasi

Tip Jalan-jalan Jenius ke Luar Negeri, Tukar Mata Uang Asing 24/7 Langsung dari Aplikasi

BrandzView
Vietnam dan China Siap Bangun Jalur Kereta Cepat Sebelum 2030

Vietnam dan China Siap Bangun Jalur Kereta Cepat Sebelum 2030

Travel Update
Libur Lebaran, Tren Kunjungan Wisatawan di Labuan Bajo Meningkat

Libur Lebaran, Tren Kunjungan Wisatawan di Labuan Bajo Meningkat

Travel Update
ASDP Catat Perbedaan Tren Mudik dan Arus Balik Lebaran 2024 Merak-Bakauheni

ASDP Catat Perbedaan Tren Mudik dan Arus Balik Lebaran 2024 Merak-Bakauheni

Travel Update
5 Tempat Wisata Hits dan Instagramable di Cianjur

5 Tempat Wisata Hits dan Instagramable di Cianjur

Jalan Jalan
10 Bandara Tersibuk di Dunia 2023, Banyak di AS

10 Bandara Tersibuk di Dunia 2023, Banyak di AS

Travel Update
4 Cara Rawat Tenda Setelah Dipakai 'Camping' agar Tidak Cepat Rusak

4 Cara Rawat Tenda Setelah Dipakai "Camping" agar Tidak Cepat Rusak

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com