Karya Seniman Yogyakarta Sukses di Paris!

Kompas.com - 29/03/2012, 15:52 WIB
EditorI Made Asdhiana

KOMPAS.com - Témoin Hybride, begitu judul yang dipilih seniman Eko Nugroho asal Yogyakarta, yang mengisi salah satu ruangan museum seni moderen kota Paris (Musée d’art moderne de la ville de Paris). Karya seninya langsung menjadi buah bibir khususnya para kritikus Perancis yang dianggap memiliki kritik tajam.

Eko Nugroho yang diberikan kebebasan mutlak dalam berkarya di museum Kota Paris ini mengisi ruangan dengan berbagai warna tajam, ceria namun juga menyerang membuat tenggorokan pengunjung yang berhadapan dengan karya seninya tercekat.   Tak tanggung atap dan lantai ruangan museum itu pun turut menjadi bagian dari cerita seni yang dibagikannya kepada pengunjung dengan permainan kuasnya dan juga instalasinya.

Pengunjung akan dihadapi oleh rasa kejut dan takut bagaikan seorang bocah saat sebuah monster hijau dan tokoh lainnya bergelantung dari dinding bertemu pandangan kita. Karena itulah masuk ke dalam pameran dari pria kelahiran tahun 1977 ini bagaikan larut dalam sebuah komik. Setiap langkah, harus dijajaki dengan awas agar tak ada satu karya seninya yang lolos dari kepala dan mata.

Karyanya yang memberikan bekas tajam di benak kepala rupanya menjadi buah bibir, khususnya di kalangan pecinta seni dan menjadikan salah satu acuan bagi mereka yang bersekolah seni di Paris sebagai bahan diskusi.

Berlatar belakang pendidikan Institut Seni Yogyakarta namun kehidupan jalanan lah yang memberikan banyak insipirasi padanya. Karya seninya mulai dipamerkan secara serius sejak tahun 2002 dan dua tahun belakangan ini, kreasinya telah terpajang di luar negeri. Perancis, Jerman, Belanda, Amerika dan masih beberapa negara asing lainnya yang menyambut karya cemerlang Eko Nugroho.

Pameran yang telah dimulai sejak awal tahun ini langsung mendapatkan sambutan positif dari masyarakat setempat dan juga wisatawan asing yang datang berkunjung ke museum seni moderen di Paris ini, membuat hasil karya Eko Nugroho diperpanjang hingga bulan Juni tahun ini.

Dunia seni Indonesia bisa tersenyum bangga melihat hasil karya seniman asal Yogyakarta meraih kesuksesan dan membeli hati para pencinta seni di luar negeri. (DINI KUSMANA MASSABUAU)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Travel Update
Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara dan 16 Kota, Simak Stadionnya

Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara dan 16 Kota, Simak Stadionnya

Jalan Jalan
Kapan Waktu Menyampaikan Ucapan Idul Adha? Jangan Sampai Telat

Kapan Waktu Menyampaikan Ucapan Idul Adha? Jangan Sampai Telat

Travel Tips
Mengenal Rumah Paling Terpencil di Dunia di Islandia

Mengenal Rumah Paling Terpencil di Dunia di Islandia

Jalan Jalan
Jangan Bawa Barang Saat Evakuasi Darurat dari Pesawat, Ini Alasannya

Jangan Bawa Barang Saat Evakuasi Darurat dari Pesawat, Ini Alasannya

Travel Tips
Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Simak Penjelasannya 

Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Simak Penjelasannya 

Jalan Jalan
147 Desa di Sikka NTT Diimbau Prioritaskan Sektor Pariwisata

147 Desa di Sikka NTT Diimbau Prioritaskan Sektor Pariwisata

Travel Update
10 Wisata Alam Subang, Bisa Dikunjungi Saat Hari Libur

10 Wisata Alam Subang, Bisa Dikunjungi Saat Hari Libur

Jalan Jalan
Wacana Biaya Kontribusi Konservasi TN Komodo Rp 3,75 Juta, Ketahui 10 Hal Ini

Wacana Biaya Kontribusi Konservasi TN Komodo Rp 3,75 Juta, Ketahui 10 Hal Ini

Travel Update
Disneyland Shanghai Buka Lagi Setelah Tutup Sejak 21 Marer 2022

Disneyland Shanghai Buka Lagi Setelah Tutup Sejak 21 Marer 2022

Travel Update
6 Tradisi Idul Adha di Arab Saudi, Bagi Daging Kurban Lintas Negara

6 Tradisi Idul Adha di Arab Saudi, Bagi Daging Kurban Lintas Negara

Jalan Jalan
Pasca-Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo, Nakhoda Diminta Lebih Profesional

Pasca-Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo, Nakhoda Diminta Lebih Profesional

Travel Update
Info Shalat Idul Adha 2022 di Masjid Istiqlal, Jam Mulai sampai Tips

Info Shalat Idul Adha 2022 di Masjid Istiqlal, Jam Mulai sampai Tips

Travel Update
Tari Ja'i Meriahkan Turnamen Sepak Bola HUT ke-76 Bhayangkara di Manggarai Timur

Tari Ja'i Meriahkan Turnamen Sepak Bola HUT ke-76 Bhayangkara di Manggarai Timur

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Pantai Pasir Putih PIK 2

Harga Tiket dan Jam Buka Pantai Pasir Putih PIK 2

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.