Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Yuk, Nonton Domba di Catwalk

Kompas.com - 11/04/2012, 18:12 WIB
Ni Luh Made Pertiwi F

Penulis

GARUT, KOMPAS.com -  Akhir pekan ini, arahkan tujuan wisata Anda ke Garut. Jika ada waktu luang hari ini, maka datang saja langsung ke kota yang dijuluki "Swiss van Java".

Gebyar Garut Festival 2012 tengah berlangsung di pusat kota Kabupaten Garut. Festival tersebut dibuka hari ini, Rabu (11/4/2012) dan akan ditutup pada Minggu (15/4/2012).

Apa menariknya festival ini? Sangat banyak, salah satunya adalah haleran budaya atau kirab budaya. Dalam kirab budaya yang dipertunjukkan semacam karnaval budaya di jalanan, aneka kesenian tradisional khas masing-masing kecamatan di Garut dapat Anda saksikan.

Bahkan, kesenian khas dari kabupaten lain seperti Cirebon dan Ciamis pun ikut unjuk gigi. Kirab budaya telah dimulai sejak pagi jam 09.00, Rabu (11/4/2012). Puncaknya, pada Minggu (15/4/2012) beberapa kesenian yang tampil di kirab budaya akan tampil kembali di alun-alun kota.

Selain itu, Anda bisa menyaksikan Domba Garut Catwalk. Bayangkan domba-domba Garut yang terkenal berukuran besar itu akan didandani dan berlenggak-lenggok di jalanan layaknya model catwalk.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Garut, Yatie Rohayati, Gebyar Garut Festival tersebut sebenarnya sudah ada sejak 2003, namun berganti-ganti nama.

"Sejak 2009, diadakan setiap bulan April, kita usahakan konsisten. Tiga tahun ini selalu di bulan April. Supaya turis dapat menyesuaikan perencanaan wisata datang ke Garut saat ada event ini," katanya kepada Kompas.com, Rabu (11/4/2012).

Ia mengatakan, pihaknya telah menyampaikan ke ASITA Jawa Barat agar dapat memasukkan event tersebut dalam paket wisata, minimal membantu untuk mempromosikan event tersebut. "Tapi memang belum secara formal, ke travel agent juga belum," akunya.

Franz Limiart, penggiat pariwisata dan ekonomi kreatif di Garut, menuturkan saat memulai festival tersebut, penyelenggaraan masih bersifat mandiri dan diselenggarakan oleh komunitas seni di Garut. Namun belakangan, pemerintah daerah berperan dalam menyelenggarakan Gebyar Garut Festival.

"Festival ini untuk perayaan ulang tahun Garut. Tahun ini HUT yang ke-199. Ulang tahunnya sendiri sudah di bulan Februari lalu," tuturnya.

Sementara itu, Dewi Yanti asal Jakarta dan peserta ”Bentara Jalan Bareng Edisi Garut” menuturkan sebelumnya ia pernah menonton karnaval di kota lain di Indonesia. Namun ia mengakui ada perbedaannya dengan kirab budaya di Garut. "Kalau yang ini, tradisionalnya masih kental," katanya.

Di kirab budaya, penonton dapat melihat seni rengkong dan gesrek, kesenian seperti debus yang menampilkan keahlian kekebalan tubuh dari senjata logam maupun bambu. Atau, menyaksikan kesenian yang berhubungan dengan domba Garut, misalnya dodombaan atau raja dogar.

Jika terlewat kirab budaya Gebyar Garut Festival, datanglah pada kirab budaya tahun depan. Catat bulan penyelenggaraannya yaitu di bulan April.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Itinerary Seharian di Danau Maninjau, Bisa Kemana Aja?

Itinerary Seharian di Danau Maninjau, Bisa Kemana Aja?

Itinerary
Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka: Lokasi, Jam Buka, Harga Tiket Terkini

Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka: Lokasi, Jam Buka, Harga Tiket Terkini

Jalan Jalan
Wahana Baru Garden Trem di Wisata Selecta Kota Batu Diserbu Pengunjung

Wahana Baru Garden Trem di Wisata Selecta Kota Batu Diserbu Pengunjung

Travel Update
Bukit Paralayang, Favorit Baru Saat Libur Lebaran di Gunungkidul

Bukit Paralayang, Favorit Baru Saat Libur Lebaran di Gunungkidul

Travel Update
85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

Travel Update
KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

Travel Update
Sri Sultan HB X Gelar 'Open House' untuk Umum Pekan Depan

Sri Sultan HB X Gelar "Open House" untuk Umum Pekan Depan

Travel Update
5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

Travel Update
Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Travel Update
10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

Travel Update
6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

Travel Tips
Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Hotel Story
 Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Travel Update
8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

Travel Update
6 Tempat Wisata di Cicalengka Dekat Stasiun, Naik Motor 10 Menit

6 Tempat Wisata di Cicalengka Dekat Stasiun, Naik Motor 10 Menit

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com