Keliling Paris dengan Batobus Hanya 15 Euros!

Kompas.com - 16/04/2012, 08:03 WIB
EditorI Made Asdhiana

KOMPAS.com - Bus yang satu ini jalannya memang di air, tepatnya di Sungai Seine Paris. Batobus namanya. Kapal wisata yang membawa kita berkeliling Paris selama satu harian, layaknya bus wisata darat, yang harganya lebih mahal!

Kedatangan saya di Paris, yang memang khusus untuk membuat tulisan wisata tentang Paris bagi pembaca ‘Surat dari Perancis’, membuat saya banyak mencoba beberapa hal layaknya seorang turis dari Indonesia, yang ingin mengenal kota romantis ini.

Biasanya jika ingin mengunjungi suatu obyek wisata, metro adalah akomodasi yang saya pilih. Pakai bus, malas, suka macet, dan pusing dibawa putar-putar. Hanya saya pikir, seorang wisatawan yang hendak menikmati Paris, tanpa harus terikat dengan rombongan wisata tapi tetap nyaman, tanpa terjebak macet atau selalu berada di dalam lorong gelap dan berjejalan jika naik metro, akomodasi apakah yang cocok?

Setelah menyaring beberapa pilihan, akhirnya kapal air yang saya pilih. Kapal air pun banyak macamnya. Ada yang membawa kita hanya berkeliling Paris lewat sungai, dengan pemandu wisata yang menerangkan daerah-daerah yang kita lewati, hanya sayangnya, kapal jenis ini tak berhenti di salah satu obyek wisata.

Lalu ada juga kapal yang membawa kita menyusuri Sungai Seine, sambil menikmati hidangan restoran. Lagi-lagi, jenis kapal ini tak berhenti, dan harganya itu loh! Bikin kerongkongan tercekat! Wisata jenis ini, yang dibayar adalah santapannya, makan siang seharga 75 euros dan makan malam 105 euros! Bagi pasangan yang ingin beromantis ria, atau melamar jantung hatinya hingga merayakan ulang tahun, cocoklah jika ingin mendapatkan suasana romantis sambil menyantap masakan khas Perancis yang terkenal lezat.

Akhirnya pilihan saya jatuh pada sebuah kapal wisata yang cocok dipilih sebagai transportasi berkeliling Paris satu harian, yaitu Batobus. Kapal pesiar yang satu ini, memiliki kelebihan dibandingkan akomodasi wisata lainnya. Pertama, dari segi biaya relatif masuk akal. Dengan 15 euros bagi orang dewasa dan 7 euros untuk anak kurang dari dua belas tahun dan 9 euros bagi penumpang dibawah enam belas tahun. Penumpang bisa naik turun sesukanya di setiap halte Batobus, yang mana setiap pemberhentian tersebut langsung menuju daerah-daerah wisata utama di Paris. Delapan pemberhentian Batobus tersebut adalah Tour Eiffel, Louvre,  Jardin des Plantes, Champs-Elysées, St Germaint des Prés, Hôtel de Ville, Notre-Dame dan Musée d’Orsay.

Delapan tempat wisata yang menurut saya sangat penting dikunjungi jika ingin membawa oleh-oleh pribadi penuh kenangan tak terlupakan dan kaya akan peninggalan Perancis. Dari beberapa tempat yang saya sebutkan tadi, kita masih bisa melanjutkan perjalanan ke tempat wisata lainnya. Misalnya jika ingin melihat para seniman jalanan yang asyik memainkan kuas membuat lukisan indah atau karikatur, bisa berhenti di halte Musée Louvre. Lalu berjalan kaki selama 10 menit menuju Montmartre. Daerah yang selalu memikat para turis, melihat para seniman menawarkan keahliannya membuat diri kita menjadi rupawan hingga kocak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berjalan kaki di Paris itu wajib menurut saya. Mengapa? Karena setelah melewati keindahan aliran Sungai Seine, dengan dekor beberapa jembatan cantik keemasan lalu di kanan kiri bangunan megah dan indah peninggalan kerajaan. Layaklah, kaki kita ini menapak, melintasi jalanan, memasuki beberapa celah kecil dari jalanan berbatu, sambil menikmati beberapa bangunan ‘suprise’ yang ditemukan oleh mata turis kita, tanpa harus terpatok oleh buku panduan wisata.

Alasan itulah membuat saya memilih bus air ini sebagai transportasi wisata yang paling nyaman dan menyenangkan. Diayun dalam kapal yang ditutup oleh kaca transparan, tak mengganggu pandangan kita menyantap keelokan kota Paris, namun melindungi kita dari angin dan cuaca buruk lainnya.

Setelah itu, dengan kebebasan selama satu harian kita bisa memilih turun dan naik, di setiap halte Batobus. Lalu mulailah mengajak kedua kaki berdansa dalam kota Paris. Melihat Tour Eiffel, menara menjulang, kreasi Gustave Eiffel. Cobalah mengambil foto dari kapal, hasilnya dijamin memuaskan. Barulah kemudian, turun di pemberhentian tersebut dan mulailah menikmati simbol ibu kota Perancis itu dari dekat dan menaikinya untuk menikmati Paris dari ketinggian sekitar 300 meter.

Halaman:


25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Revenge Travel, Solusi Bangkitnya Ekonomi yang Berisiko Tinggi

Revenge Travel, Solusi Bangkitnya Ekonomi yang Berisiko Tinggi

Jalan Jalan
Dulu Dibantu Pemerintah, Kini Hotel Karantina Biayai Operasional Sendiri

Dulu Dibantu Pemerintah, Kini Hotel Karantina Biayai Operasional Sendiri

Travel Update
AirAsia Indonesia Perpanjang Penghentian Penerbangan Berjadwal sampai 6 September 2021

AirAsia Indonesia Perpanjang Penghentian Penerbangan Berjadwal sampai 6 September 2021

Travel Update
Aplikasi PeduliLindungi Jadi Syarat Terbaru Naik Pesawat, Simak Ketentuannya

Aplikasi PeduliLindungi Jadi Syarat Terbaru Naik Pesawat, Simak Ketentuannya

Travel Update
Dinas Pariwisata Gunungkidul: Lebih dari 7.000 Pelaku Wisata Terdampak PPKM

Dinas Pariwisata Gunungkidul: Lebih dari 7.000 Pelaku Wisata Terdampak PPKM

Travel Update
Legenda Danau Toba, Tercipta akibat Amarah Putri Jelmaan Ikan

Legenda Danau Toba, Tercipta akibat Amarah Putri Jelmaan Ikan

Jalan Jalan
Jumlah Penumpang Domestik Berangkat dari Bandara Kualanamu Naik

Jumlah Penumpang Domestik Berangkat dari Bandara Kualanamu Naik

Travel Update
Sandiaga Targetkan Vaksin di Sektor Pariwisata sampai 40.000 Per Hari

Sandiaga Targetkan Vaksin di Sektor Pariwisata sampai 40.000 Per Hari

Travel Update
Legenda Dewi Sri: Simbol Kesuburan, Kehidupan, sekaligus Penderitaan - (Seri 1 dari 5 Tulisan)

Legenda Dewi Sri: Simbol Kesuburan, Kehidupan, sekaligus Penderitaan - (Seri 1 dari 5 Tulisan)

Jalan Jalan
Menjual Cerita di Balik Makna 'Sebalik Sumpah'

Menjual Cerita di Balik Makna "Sebalik Sumpah"

Jalan Jalan
Cari Tahu, Ini 5 Destinasi Geopark di Indonesia yang Tersertifikasi UNESCO

Cari Tahu, Ini 5 Destinasi Geopark di Indonesia yang Tersertifikasi UNESCO

Jalan Jalan
Wengi, Wahana Misteri dengan Konsep VR Digelar pada Oktober 2021

Wengi, Wahana Misteri dengan Konsep VR Digelar pada Oktober 2021

Travel Update
Kasus Covid-19 Bertambah Jadi Salah Satu Risiko Revenge Travel

Kasus Covid-19 Bertambah Jadi Salah Satu Risiko Revenge Travel

Jalan Jalan
Fenomena Revenge Travel, Balas Dendam Wisatawan akibat Pandemi

Fenomena Revenge Travel, Balas Dendam Wisatawan akibat Pandemi

Jalan Jalan
Industri Pariwisata di Jogja Rugi Rp 10 Triliun Selama Pandemi

Industri Pariwisata di Jogja Rugi Rp 10 Triliun Selama Pandemi

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X