Jokowi: Pertahankan Sepur Klutuk Jaladara

Kompas.com - 18/04/2012, 15:37 WIB
EditorI Made Asdhiana

SOLO, KOMPAS.com - Keberadaan kereta api uap kuno Sepur Klutuk Jaladara yang menjadi salah satu daya tarik kunjungan wisatawan, baik asing maupun dalam negeri ke Solo, diharapkan tetap dipertahankan. Untuk itu dewan diminta tetap menganggarkan subsidi operasional kereta tua tersebut.

"Saya akan meminta kepada para anggota dewan di Solo untuk tetap menganggarkan subsidi pengoperasian kereta api tua tersebut yang sudah mulai dikenal wisatawan," kata Wali Kota Surakarta, Joko Widodo (Jokowi) kepada wartawan di Solo, Rabu (18/4/2012).

Ia mengatakan pengoperasian kereta api kuno Jaladara bukan semata-mata mencari keuntungan, tetapi untuk ikon Kota Solo yang bernilai tinggi. Kereta api seperti ini yang beroperasi di Indonesia satu-satunya tinggal di Solo.

Kereta api kuno Jaladara pada tahun ini mendapat alokasi APBD Rp 700 juta. Ini termasuk biaya operasional berikut pemeliharaan kereta api berbahan bakar kayu tersebut. DPRD Kota Surakarta juga telah menghitung pendapatan sewa Jaladara sekitar Rp 100 juta tahun lalu.

"Ya ketimpangan inilah yang menyebabkan kalangan dewan berniat menyetop subsidi Jaladara pada tahun depan. Artinya moda transportasi wisata tersebut terancam tanpa sokongan dana dari APBD Kota Surakarta," kata Jokowi.

Oleh karena itu Jokowi akan mengupayakan komunikasi dan pertemuan dengan dewan agar tidak ada perbedaan persepsi. "Apa yang diperoleh dari keberadaan Jaladara itu berupa intangible profit. Memang kalau hanya dilihat dari keuntungannya sedikit, tetapi bukan berarti lalu dihentikan subsidinya," lanjut Jokowi.

Jaladara selain mempengaruhi geliat wisata dan perekonomian lokal juga dipercaya mempromosikan Kota Solo. Untuk menghindari penyetopan subsidi, Jokowi lebih sepakat adanya kebijakan lain yakni pengurangan subsidi disertai peningkatan promosi Jaladara. Masalah ini perlu dibahas khusus melalui perhitungan ekonomis dengan menghadirkan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder).

Ketua DPRD Kota Surakarta, YF Sukasno mengatakan penghentian subsidi Jaladara belum final. Hal tersebut masih berupa wacana, tetapi dirinya mengakui operasional Jaladara terlalu tinggi dan tidak sebanding dengan pendapatannya.

Ia mengatakan, untuk bisa mempertahankan ikon Kota Solo itu, pihaknya minta institusi terkait melakukan kajian. Termasuk ukuran multiplier effect Jaladara bagi penduduk lokal yang selama ini dipercaya berpengaruh besar. "Kita akan melihat apakah multiplier effect dari kereta ini bisa menutup penilaian dari sisi anggaran tadi," kata Soekasno.

Sepur Kluthuk Jaladara merupakan kereta uap dengan loko buatan pada 1896 yang didatangkan langsung dari Museum Kereta Api di Ambarawa. Kereta berkapasitas 80 penumpang ini melintas di tengah kota dari Stasiun Purwosari sampai Stasiun Sangkrah.

Selama menaiki kereta wisata tersebut, penumpang akan diajak singgah di beberapa perhentian yaitu Kampung Batik Laweyan, Loji Gandrung, Ngapeman, Pasar Pon, Keraton Kasunanan Surakarta dan Gladak.

Tarif sekali jalan naik Sepur Kluthuk Jaladara Rp 100.000 per orang. Biaya operasional sekali jalan yang dibutuhkan oleh Sepur Kluthuk Jaladara adalah sekitar Rp 3,5 juta untuk bahan bakar tiga meter kubik kayu jati.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmi Dibuka, Hotel Aston Mojokerto Tawarkan Promo Menginap

Resmi Dibuka, Hotel Aston Mojokerto Tawarkan Promo Menginap

Travel Promo
RKUHP Disahkan, Ranah Privat Turis Asing Akan Tetap Terjamin

RKUHP Disahkan, Ranah Privat Turis Asing Akan Tetap Terjamin

Travel Update
29 Pelaku Seni Budaya Terima Anugerah Kebudayaan Indonesia 2022

29 Pelaku Seni Budaya Terima Anugerah Kebudayaan Indonesia 2022

Travel Update
Taman Rekreasi Selecta di Kota Batu: Jam Buka, Tiket Masuk, Aktivitas

Taman Rekreasi Selecta di Kota Batu: Jam Buka, Tiket Masuk, Aktivitas

Travel Tips
5 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Tangerang

5 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Tangerang

Jalan Jalan
62 Kapal di Pelabuhan Merak-Bakauheni Siap Layani Nataru 2022/2023

62 Kapal di Pelabuhan Merak-Bakauheni Siap Layani Nataru 2022/2023

Travel Update
Prediksi Titik Kemacetan di Yogya dan Solo Saat Pernikahan Kaesang-Erina

Prediksi Titik Kemacetan di Yogya dan Solo Saat Pernikahan Kaesang-Erina

Travel Update
Status Semeru Turun ke Level 3, Jalur Malang-Lumajang via Curah Kobokan Buka Lagi

Status Semeru Turun ke Level 3, Jalur Malang-Lumajang via Curah Kobokan Buka Lagi

Travel Update
Catat, Syarat Naik Kapal Ferry untuk Nataru 2022/2023

Catat, Syarat Naik Kapal Ferry untuk Nataru 2022/2023

Travel Tips
5 Wisata Sekitar Alun-alun Bandungan, Indahnya Lereng Gunung Ungaran

5 Wisata Sekitar Alun-alun Bandungan, Indahnya Lereng Gunung Ungaran

Jalan Jalan
5 Tips Naik Kapal Saat Libur Nataru, Check-in 2 Jam Sebelum Keberangkatan

5 Tips Naik Kapal Saat Libur Nataru, Check-in 2 Jam Sebelum Keberangkatan

Travel Update
Sejarah Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Tempat Akad Nikah Kaesang-Erina

Sejarah Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Tempat Akad Nikah Kaesang-Erina

Travel Update
Harga Tiket Masuk Dusun Semilir Sebelum Libur Akhir Tahun 2022

Harga Tiket Masuk Dusun Semilir Sebelum Libur Akhir Tahun 2022

Travel Tips
Lokasi Royal Ambarrukmo Yogyakarta yang Jadi Tempat Pernikahan Kaesang Erina

Lokasi Royal Ambarrukmo Yogyakarta yang Jadi Tempat Pernikahan Kaesang Erina

Travel Update
15 Tempat Wisata Tahun Baru di Kota Bandung, Bisa City Tour

15 Tempat Wisata Tahun Baru di Kota Bandung, Bisa City Tour

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.