Bersantap dan Bersantai di Restoran yang Asri

Kompas.com - 24/04/2012, 07:44 WIB
EditorI Made Asdhiana

KOMPAS.com - Memasuki kawasan taman asri yang hijau di Restoran The Beach House, laksana oase di tengah panasnya suhu kota minyak dan teriknya sinar matahari di Pantai Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur. Pengunjung bermobil yang akan parkir di halaman restoran sudah merasakan suasana asrinya dengan melihat pagar tinggi tanaman hijau berbunga warna warni diantara selasar jalan masuknya.

Taman rumput seluas dua hektar yang dikelinggi tanaman pohon tropis sengaja diatur acak diantara lampu-lampu, kursi rotan, gazebo, dan meja makan yang bersatu dengan suara debur ombak dan pantai pasir yang putih.

Berbagai jenis koleksi tanaman tropis dibiarkan tumbuh liar namun tertata rapi dengan konsep seni. Ditambah dengan pemandangan laut lepas yang bersih, langit biru, suara deburan ombak menyempurnakan suasana taman menjadi lebih eksotis.

Menurut GM Restoran The Beach House, Budiman Krip, sengaja di restorannya dibangun dengan konsep alam dan homey. Semua tamu bisa masuk ke semua lokasi bangunan sampai ke dapur pun boleh dilihat.

Selama ini di restorannya tidak pernah ada live music, tapi sengaja hanya suara angin dan deburan ombak aja yang ada apabila pengunjung ingin makan di pantai yang jaraknya sekitar lima kilometer dari pusat Kota Balikpapan tersebut.

Meja dan kursi disusun dengan beratapkan pohon yang rindang. Penataan lampu yang digantung di pepohonan menambah menarik suasana. Ditambah lagi dengan pemandangan pantai semua orang yang datang ke sini pasti langsung suka dan betah. Manajemen disini sengaja membiarkan tamunya berlama-lama duduk di restorannya tanpa khawatir diusir.

Duduk-duduk di bale bengong melihat dari kejauhan deburan ombak sambil bercengkerama bersama keluarga akan menambah keakraban di tempat asri ini. Saking indahnya taman disini, banyak pasangan sengaja mengambil lokasi tamannya untuk foto pre wedding. Restoran memungut biaya Rp 1 juta untuk foto-foto pre wedding dengan imbalan minuman dan camilan buat pasangan yang akan menikah tersebut.

Musim hujan mengurangi pengunjung datang kesini. Pasalnya area outdoor lebih menarik dinikmati karena tamannya. Anak-anak bisa bermain berlari-larian d rumput taman dan bermain pasir turun ke pantai.

Area indoor interior ruangannya ditata rapi dengan hiasan lukisan, koleksi foto, dan berbagai patung seni. Tapi ruangan yang berkapsitas 50 orang ini hanya cocok untuk kalangan bisnis yang ingin rapat privat atau meeting kalangan terbatas saja.

Menu makanan sangat lengkap mulai Indonesia Food, Chinese Food, Sea Food sampai makanan Western untuk ekspatariat yang banyak bekerja di Balikpapan.

Harga makanan memang agak mahal untuk ukuran daerah. Seperti sepotong pizza kecil berharga Rp 65.000, burger Rp 25.000 dan minuman es kelapa dalam batok bisa Rp 25.000. Rasa pizzanya cukup gurih dan asam manisnya disela-sela sosis terasa.

Untuk acara pesta bisa menampung antara 1.000-2.000 orang dengan standing party atau duduk dengan kapasitas 400 meja yang bisa diatur acak di kawasan dua hektar taman. Harga buffet menu mulai Rp 110.000 sampai Rp 230.000 mulai menu pembuka sampai penutup disediakan.

Tapi pengunjung di restoran yang dimiliki seniman asal Kaltim, Yusi Ananda ini tidak melihat harga. Mereka kebanyakan kelas menengah ke atas dan ekspatriat yang mencari tempat makan yang nyaman, indah, asri dan alami di tengah kota bisnis Balikpapan ini. (Asita DK Suryantoasita@djojokoesoemo.com)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X