Kompas.com - 09/05/2012, 13:41 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

MAGELANG, KOMPAS.com - Di saat cuaca panas, memang paling segar menikmati semangkuk es krim atau es puter. Es puter dengan rasa coklat, vanila, atau strawberry tentu sudah biasa. Bagaimana jika es puter rasa salak pondoh? Rasanya tentu unik dan tidak ada duanya.

Magelang memang terkenal dengan sentra buah salak pondoh. Buah ini biasanya hanya dinikmati dengan dimakan begitu saja atau di buat manisan. Namun, di tangan Widi, salak pondoh bisa menjadi es puter yang segar.

Bukan sekadar sebagai perasa (topping) saja, tetapi jadi bahan baku utama. "Buah salak di wilayah Kabupaten Magelang dan Yogyakarta tergolong melimpah, bagi sebagian orang mungkin sudah bosan, karena itu kami buat inovasi jadi es puter, yang mungkin tidak terpikiran oleh orang," kata Widi, pemilik stand es puter salak pondoh Magelang.

Pembuatan es puter salak pondoh tidak berbeda jauh dengan es krim pada umumnya, terbuat dari gula, susu atau santan, dan perasa serta diproses sedemikian rupa hingga menjadi kristal-kristal es yang lembut dan manis. Khusus es puter ini, kata Widi, dijamin tanpa pemanis buatan dan bahan pengawet sehingga sangat aman untuk kesehatan.

"Kami pakai gula murni dan tanpa bahan pengawet, jadi tidak bikin batuk, aman dikonsumsi anak-anak," papar sarjana D3 Informatika ini.

Selain itu, jika biasanya es puter dinikmati dengan topping coklat, vanilla atau buah-buahan, namun menurutnya es puter salak pondoh ini lebih nikmat jika dimakan pure atau tanpa topping. Karena rasa salak akan lebih terasa. Meski demikian, bagi yang menyukai topping, es puter salak pondoh juga enak dengan variasi aneka rasa.

Selain salak pondoh, widi juga menyediakan es puter durian, ubi ungu, mocca dan lain-lain. Widi mengaku menekuni bisnis salak pondoh ini sejak dari setahun lalu. Bisnis ini hanya sebatas sampingan untuk menambah penghasilannya sebagai pegawai honorer di Satpol PP Pemkot Magelang.

"Bisnis ini sebetulnya franchise dari Yogyakarta, saya tertarik membeli karena es puter ini belum ada di Magelang," katanya.

Ia kemudian membuka stand di rumahnya dan hanya menerima pesanan dari teman dan tetangganya untuk pesta pernikahan, ulang tahun dan sebagainya. Pada tahun pertama ia buka, ceritanya, penjualan tidak terlalu bagus, dalam satu hari ia hanya mampu menghabiskan satu tabung es puter yang berisi sekitar 5 liter es.

"Kelemahan saya pada waktu itu pada promosi yang hanya dari mulut ke mulut saja. Saya belum terpikir untuk buka stand di pameran dan lain-lain, Namun, setelah mengikuti sebuah pameran di alun-alun Kota Magelang beberapa waktu lalu, penjualannya meningkat tajam. Dalam sehari bisa menjual lebih dari 5 tabung," ujarnya.

Sejak itu, ia berniat untuk terus meningkatkan promosi, tidak hanya melalui stand pameran tetapi juga di media online, brosur dan lain-lain.

------
Es Puter Salak Pondoh
GELANGAN Nomor 365 RT 02/05
KOTA MAGELANG
08175453525

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menparekraf Sasar Micro Influencer Atlet untuk Promosi Sport Tourism

Menparekraf Sasar Micro Influencer Atlet untuk Promosi Sport Tourism

Travel Update
Kemenparekraf Gandeng Mesut Özil, Bidik Pasar Timur Tengah dan Eropa

Kemenparekraf Gandeng Mesut Özil, Bidik Pasar Timur Tengah dan Eropa

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Pantai Pulau Merah Banyuwangi

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Pantai Pulau Merah Banyuwangi

Travel Tips
Covid-19 Melandai, Masyarakat Aceh Ramai Bikin Paspor untuk Wisata

Covid-19 Melandai, Masyarakat Aceh Ramai Bikin Paspor untuk Wisata

Travel Update
Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Terkenal dengan Sunset Berwarna Merah

Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Terkenal dengan Sunset Berwarna Merah

Jalan Jalan
Turis Indonesia Paling Banyak Kunjungi Singapura pada April 2022

Turis Indonesia Paling Banyak Kunjungi Singapura pada April 2022

Travel Update
Menjelajahi Alam di Rahong Utara NTT, Menikmati Air Terjun Cunca Lega

Menjelajahi Alam di Rahong Utara NTT, Menikmati Air Terjun Cunca Lega

Jalan Jalan
Paket Rp 9,8 Juta ke Korsel buat Fans K-Pop dan K-Drama

Paket Rp 9,8 Juta ke Korsel buat Fans K-Pop dan K-Drama

Travel Promo
4 Rekomendasi Museum di Yogyakarta, Sayang untuk Dilewatkan

4 Rekomendasi Museum di Yogyakarta, Sayang untuk Dilewatkan

Jalan Jalan
Riset: Pengeluaran Turis Kini Lebih Banyak untuk Beli Pengalaman daripada Barang

Riset: Pengeluaran Turis Kini Lebih Banyak untuk Beli Pengalaman daripada Barang

Travel Update
Sering Dikira Sama, Ini Perbedaan Trekking dan Hiking

Sering Dikira Sama, Ini Perbedaan Trekking dan Hiking

Travel Tips
Persiapan AVPN Conference Juni 2022 Capai 80 Persen

Persiapan AVPN Conference Juni 2022 Capai 80 Persen

Travel Update
Jadi Lokasi G20, Jangan Lupa Mampir ke 3 Spot Berikut Saat Liburan di Nusa Dua

Jadi Lokasi G20, Jangan Lupa Mampir ke 3 Spot Berikut Saat Liburan di Nusa Dua

BrandzView
Aturan Covid-19 Dilonggarkan, Okupansi Hotel di Kabupaten Semarang Terus Naik

Aturan Covid-19 Dilonggarkan, Okupansi Hotel di Kabupaten Semarang Terus Naik

Travel Update
Keris dari Desa Aeng Tong-tong Jadi Suvenir Side Event G20

Keris dari Desa Aeng Tong-tong Jadi Suvenir Side Event G20

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.