Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Simeulue Memikat Peselancar Asing

Kompas.com - 09/05/2012, 22:05 WIB
Mohammad Hilmi Faiq

Penulis

SIMEULEU, KOMPAS.com  - Kabupaten Simeulue, Aceh merupakan gugusan kepulauan yang terdiri dari 41 pulau besar dan kecil. Keindahannya memukau para peselancar asing yang memburu ombak tinggi dan laut bersih.

Kepulauan Simeulue terletak di Samudera Indonesia, sekitar 105 mil laut dari Meulaboh, Aceh. Jika diukur dari Tapak Tuan, jarak Simeulue mencapai 85 mil laut.

Pulau Simeulu merupakan pulau terbesar dari 41 pulau yang ada di Kepulauan Simeulue. Pulau ini memanjang hingga 100,2 kilometer. Adapun lebarnya antara 8 kilometer sampai 28 kilometer. Luas Pulau Simelue mencapai 199.502 hektar.

Untuk mencapai Simeulue, Anda dapat menggunakan pesawat terbang dari Jakarta ke Medan sekitar 2 jam. Kemudian berlanjut terbang menggunakan penerbangan perintis menggunakan pesawat jenis Cessna atau Foker bertiket Rp 500.000 sampai Rp 750.000. Waktu tempuh Medan-Simeulue saat cuaca cerah adalah 1 jam dan 10 menit.           

Bagi para peselancar, Pulau Simeulue merupakan surga. Ombak yang mencapai ketinggian 5 meter, laut bersih, dan langit cerah menjadi idaman banyak peselancar. Apalagi Simeulue belum banyak dikunjungi orang, sehingga membuat peselancar lebih leluasa menyalurkan hobinya.

Paling tidak, itulah yang diakui John May, pelacong asal Selandia Baru. “Alamnya masih natural dan bersih. Saya lebih suka di sini daripada Bali, meskipun di Bali lebih mudah mencari penginapan,” ujar May.

Dia menilai, jika Pemerintah Kabupaten Simeulue mampu mempromosikan keindahan alamnya secara bagus, akan banyak pelancong yang datang. Keindahan alamnya tidak kalah menarik dibandingkan Bali atau Lombok.

Bagi peselancar, setidaknya terdapat delapan titik yang strategis untuk berselancar yakni pantai Nancala, Matanurung Busung, Alus-alus, Salur, La’ayon, Pulau Batu Berlayar, Pulau Mincau, dan Pulau Teupah.

Bagi pelancong yang belum ahli berselancar bisa menikmati keindahan laut dengan snorkling. Lokasi snorkling bisa di dapati di hampir semua pantai di Simeulue. Titik yang menjadi andalan antara lain Pulau Siumat, Teupah Barat, dan Simeulue Timur.

 

Akomodasi Wisatawan

Meskipun termasuk pulau kecil dan terpencil, akomodasi di Pulau Simeulue cukup baik. Di hampir semua lokasi selancar terdapat penginapan atau bahkan resor. Di Matanurung Busung berdiri Baneng Island Resort dan Losmen Raimond.

Jika pelancong berselancar di Teupah Barat, mereka dapat menginap di Aura Surf Resort. Tempat ini juga cocok bagi pelancong yang berselancar di Peulau Teupah, Pulau Mincau, dan Nancala.

Penginapan ini bertarif Rp 200 per malam per kamar. Ada juga bungalow dengan tarif Rp 500.000 per malam. Pengelola penginapan juga menyediakan jasa penyewaan alat-alat selancar dan snorkling.

Pilihan lainnya, pelancong dapat menginap di ibukota Simeulue, Sinabang. Penginapan banyak tersedia di Sinabang, ibukota Simeulue. Tarifnya angat terjangkau mulai Rp 100.000 sampai Rp 250.000 per malam.

Untuk makanan pun tidak sulit. Di samping petani, sebagian besar warga Simeulue merupakan nelayan. Ikan hasil tangkapan mereka dapat Anda nikmati di warung-warung pinggir jalan dengan harga Rp 7.000 sampai Rp 20.000 per piring.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Panduan Lengkap ke Desa Wisata Koto Kaciak, Simak Sebelum Datang

Panduan Lengkap ke Desa Wisata Koto Kaciak, Simak Sebelum Datang

Travel Tips
Traveloka Resmikan Wahana Baru di Kidzania Jakarta, Ada Diskon 25 Persen

Traveloka Resmikan Wahana Baru di Kidzania Jakarta, Ada Diskon 25 Persen

Travel Update
Barcelona Hapus Rute Bus dari Google Maps, Ini Alasannya

Barcelona Hapus Rute Bus dari Google Maps, Ini Alasannya

Travel Update
4 Tips Berkunjung ke Desa Wisata Koto Kaciak, Datang Pagi Hari

4 Tips Berkunjung ke Desa Wisata Koto Kaciak, Datang Pagi Hari

Travel Tips
Cara Menuju ke Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

Cara Menuju ke Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

Jalan Jalan
4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

Travel Tips
Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Travel Update
Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Jalan Jalan
Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Jalan Jalan
 7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

Jalan Jalan
5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

Travel Tips
Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Jalan Jalan
Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Travel Update
Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Travel Update
Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com