Kompas.com - 03/07/2012, 14:26 WIB
|
Editorkadek

JAKARTA, KOMPAS.com — Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Indonesia hingga bulan Mei 2012 mencapai 3.180.779 kunjungan. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 8,81 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Data yang dilansir Biro Pusat Statistik (BPS) dan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tersebut menunjukkan pencapaian jumlah kunjungan wisman di atas target yang ditetapkan pemerintah, yaitu sebesar 3.160.000 kunjungan.

"Pertumbuhan wisman yang tetap di atas pertumbuhan perekonomian global maupun pertumbuhan wisman global di tengah-tengah ketidakpastian perekonomian dunia adalah berita baik," ungkap Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu seperti termuat dalam rilis yang diterima Kompas.com, Selasa (3/7/2012).

Ia menambahkan, dengan adanya tren peningkatan jumlah wisman, pihaknya optimistis dapat mencapai target wisman pada tahun 2012 sebesar 8 juta wisman. Selain itu, ia juga optimistis dapat mencapai devisa 9 miliar dollar AS dari kunjungan wisman tahun 2012.

Selain kenaikan, ada beberapa tren angka pertumbuhan wisman yang menarik. Setelah mengalami pertumbuhan rendah dan bahkan menurun, jumlah wisman Jepang yang berkunjung ke Indonesia mulai positif sejak bulan Maret 2012.

Bahkan, pada bulan Mei 2012 pertumbuhannya mencapai 12,01 persen dibanding bulan Mei 2011. Hal ini diprediksi berkaitan dengan mulai dibukanya penerbangan Garuda Indonesia dengan rute Haneda-Denpasar sejak 27 April 2012 serta sudah mulai pulihnya perekonomian Jepang dari dampak tsunami dan kecelakaan pembangkit listrik tenaga nuklir.
 
"Penerbangan langsung terbukti menjadi faktor penting untuk menggenjot jumlah wisman. Kita berharap kenaikan ini terjadi setelah maskapai Garuda Indonesia membuka rute penerbangan Haneda-Denpasar dengan frekuensi lima kali seminggu," jelas Mari Pangestu.

Hasil analisis Direktorat Pengembangan Pasar Kemenparekraf sejauh ini mengonfirmasi kenaikan jumlah wisman dengan penerbangan langsung. Kenaikan di pintu masuk Soekarno-Hatta karena adanya tambahan kursi penerbangan langsung dari pasar Malaysia sebanyak 268,580 kursi.

Selain Garuda Indonesia, tambahan seats juga disumbangkan oleh maskapai Malaysian Airlines, Jet Star, dan Qantas. Dengan catatan yang sama, pertumbuhan wisman dari Taiwan mengalami penurunan dan diharapkan dengan ada penerbangan langsung maskapai Garuda Indonesia Taipei-Denpasar dapat meningkatkan kembali jumlah wisman dari Taiwan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.