Kompas.com - 05/07/2012, 13:54 WIB
Editorkadek

KOMPAS.com Sekali datang ke tempat ini, pasti Anda ketagihan. Rumah Makan Medan Baru yang bertipikal sajian ala Padang ini memang sangat populer di Jakarta.

Dari luar boleh saja rumah makan ini tampak sederhana. Namun, hal itu tidak membuat para pelanggan setianya berhenti datang ke sini. Kalau kita masuk ke dalam, wuih, penuh semua mejanya.

Di dalam cukup luas, ada ruangan yang ber-AC untuk yang tidak merokok dan non-AC untuk yang merokok. Begitu kita duduk, tidak sampai lima menit, para pelayan sudah menyajikan aneka menunya.

Ada Gulai Ayam, Kentang Balado, Sop Buntut, Daun Singkong, Dendeng, Rendang, Pepes Teri, dan masih ada beberapa menu lainnya. Namun belum lengkap rasanya kalau ke rumah makan ini tanpa makan Gulai Kepala Ikan dan Ayam Goreng.

Sebab, menu yang paling top di sini adalah dua hidangan tersebut. Ada dua menu lagi sebenarnya yang jadi favorit di tempat ini, yaitu Burung Punai Goreng dan Sambal Asam Ganja.

Menurut rumor yang beredar, di menu tersebut memang ada “bumbu rahasia”, tetapi tidak tahu apakah benar atau tidak. Walau memang ada menu Sambal Asam Ganja, entahlah apakah itu cuma nama atau benar ada ganjanya.

Pelayan yang saya tanyakan pun tidak menjawab. Dia hanya tersenyum manis dan bilang “macam-macam, Pak, isinya”. Jadi silakan Anda mencobanya sendiri. Namun memang, saya ketagihan dengan Sambal Asam Ganja di Medan Baru.

Rasa asamnya aduhai, enak banget untuk jadi teman makan lauk-lauk yang lain. Sambal Asam Ganja ini memang rasanya asam, ada udang dan cabe rawitnya. Pedas, asam, dan segar. Enak banget.

Seperti yang tadi saya katakan di atas, Gulai Kepala Ikan dan Ayam Goreng harus dipesan. Seporsi Gulai Kepala Ikan pas untuk berdua. Kuah gulainya kental dan gurih banget. Makan dengan menu ini pasti puas banget, rasanya mantapp! Bisa asik sendiri dengan si kepala.

Kalau saya pribadi senang sekali dengan Ayam Goreng ala Medan Baru. Ayamnya memang kecil-kecil, tetapi rasa bumbunya enak. Asinnya pas di lidah saya, meresap sampai ke dalamnya. Satu potong tidak cukup, saya bisa menghabiskan 2-3 potong.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.