Sinergikan Potensi Pertanian dan Pariwisata

Kompas.com - 14/07/2012, 03:05 WIB
Editor

Badung, Kompas - Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, menggelar Festival Budaya Pertanian Badung Utara sejak Jumat (13/7) hingga Sabtu (14/7). Festival yang dipusatkan di areal Jembatan Tukad Bangkung, Kecamatan Petang, itu bertujuan membangun sinergi dan koneksi antara sektor pertanian dan pariwisata.

Diwarnai hujan gerimis dan udara berkabut, acara pembukaan festival menarik perhatian masyarakat setempat. Acara dibuka oleh Bupati Badung Anak Agung Gde Agung.

Festival ini dimaksudkan menyeimbangkan aktivitas masyarakat di wilayah Badung selatan, Badung tengah, dan Badung utara serta menggali potensi ekonomi kreatif berbasis sektor pertanian di wilayah Badung. Kabupaten Badung memiliki kawasan wisata yang dikenal dunia, antara lain Kuta, Jimbaran, dan Nusa Dua yang berada di wilayah Badung selatan. Adapun potensi sektor pertanian, antara lain di Kecamatan Petang, di wilayah Badung Utara.

Bupati Badung dalam sambutannya menyatakan, pertanian adalah induk dari kebudayaan dan pertanian merupakan warisan budaya unggulan. Agung juga menyampaikan, secara filosofis utara adalah arah yang suci karena terdapat hulu aliran air. Air adalah simbol kesejahteraan.

Pembukaan festival dimeriahkan pergelaran tari Sekar Jepun, tarian ikon Pemerintah Kabupaten Badung. Selain itu, juga ada pawai budaya yang diikuti utusan dari enam kecamatan di Kabupaten Badung. Setiap utusan menampilkan atraksi kesenian.

Mengangkat tema ”Bumi Puja”, festival di dataran tinggi Badung itu kali pertama digelar di daerah ini.

Festival Budaya Pertanian Badung Utara adalah kegiatan yang diinisiasi Pemkab Badung untuk membangun sinergi dan koneksi antara sektor pertanian dan sektor pariwisata di wilayah Badung.

Selama dua hari, festival ini diisi dengan sejumlah kegiatan, di antaranya pameran hasil pertanian dan potensi daerah dari semua kecamatan di Badung, atraksi tradisional yang melibatkan masyarakat dan wisatawan, serta sarasehan tentang pertanian.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Festival Budaya Pertanian Badung Utara, yang juga Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan Kabupaten Badung, I Gusti Agung Ketut Sudaratmaja, menyatakan, festival juga bertujuan membuka pasar untuk produksi pertanian dan perkebunan serta potensi wisata di Kabupaten Badung.

Sudaratmaja mengungkapkan, sudah terjadi transaksi antara kelompok petani dan pembeli. Total transaksi lebih dari Rp 1,1 miliar.

(COK)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.