Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 15/07/2012, 19:29 WIB
EditorI Made Asdhiana

BANDUNG, KOMPAS.com — Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menuturkan, kelestarian dan keseimbangan ekosistem di kawasan pariwisata Kawah Putih di Ciwidey Kabupaten Bandung, senantiasi terjaga dengan baik. Oleh karena itu, Kawah Putih bisa menjadi salah satu obyek wisata terbaik di Indonesia.

"Untuk itu, keseimbangan alam dan lingkungan senantiasa harus kita jaga. Keberlangsungan pembangunan harus harmoni dengan alam sebagai sebuah kebutuhan," kata Ahmad Heryawan, seusai menghadiri puncak acara Festival Kawah Putih II di Ranca Upas, Kabupaten Bandung, Minggu (15/7/2012).

Gubernur Jabar mengatakan, pendekatan budaya dan kearifan lokal digunakan dalam kerangka sebagai bagian upaya menjaga keseimbangan alam di Kawah Putih tersebut. "Dengan pendekatan budaya dan kearifan lokal diharapkan upaya menjaga kelestarian alam mendapat dukungan masyarakat sekitar kawasan hutan. Tentu pengembangan kawasan ekowisata Kawah Putih harus didukung semua pihak sebagai upaya pemanfaatan obyek alam yang dikelola dengan konsep dan cara yang bijak," ujarnya.

Menurut Heryawan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat siap mendukung dalam mengembangkan sarana dan prasarana pariwisata di kawasan Kawah Putih seperti infrastruktur menuju kawasan ini yang harus dibenahi dan ditata begitu pula dengan fasilitas penunjang lainnya harus lebih baik dan lengkap.

Tentunya dukungan tersebut, lanjut Heryawan, sebagai bentuk perhatian Pemerintah Jawa Barat dalam mengembangkan kawasan Kawah Putih sebagai salah satu tujuan ekowisata di Indonesia bahkan dunia. "Kawah Putih salah satu kawasan terindah dan terunik dengan kawahnya yang bisa disentuh langsung. Ini menjadi nilai jual tinggi untuk dapat sejajar dengan kawasan ekowisata dunia," katanya.

Festival Kawah Putih (FKP) II dimeriahkan dengan sejumlah rangkaian acara, seperti upacara ruwatan, Pasanggiri (lomba menyanyi Sunda) tembang khusus Kawah Putih, Giri Wana Rally (lomba lintas alam), sunatan massal, wedding festival (lomba pakaian pengantin tradisional), lomba foto, Kawah Putih Expo, dan juga pentas seni Sunda.

Acara yang sudah digelar sejak 6 Juli lalu itu melibatkan ribuan orang, baik internal Perhutani ataupun masyarakat sekitar dan pendatang. Adapun tema yang diangkat dalam FKP II tersebut adalah From Youth to Community, sebagai komitmen untuk mengajak para pemuda terlibat langsung dalam pengembangan ekowisata dengan memadukan budaya dan kearifan lokal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
    Video rekomendasi
    Video lainnya


    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    27th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Delegasi ATF 2023 Akan Diajak Kunjungi Desa Wisata hingga Coba Pijat Tradisional

    Delegasi ATF 2023 Akan Diajak Kunjungi Desa Wisata hingga Coba Pijat Tradisional

    Travel Update
    Visa Transit Arab Saudi Berlaku 4 Hari, Bisa Umrah dan Ziarah

    Visa Transit Arab Saudi Berlaku 4 Hari, Bisa Umrah dan Ziarah

    Travel Update
    3 Tips Berburu Promo di Japan Travel Fair 2023

    3 Tips Berburu Promo di Japan Travel Fair 2023

    Travel Tips
    Cara Mendapat Cashback hingga Rp 4,5 Juta di Japan Travel Fair 2023

    Cara Mendapat Cashback hingga Rp 4,5 Juta di Japan Travel Fair 2023

    Travel Promo
    Sandiaga Ajak Delegasi ATF 2023 ke Desa Nglanggeran dan Beli Produk UMKM

    Sandiaga Ajak Delegasi ATF 2023 ke Desa Nglanggeran dan Beli Produk UMKM

    Travel Update
    5 Tempat Wisata Dekat Situ Cipondoh, Ada Taman Gratis dan Museum

    5 Tempat Wisata Dekat Situ Cipondoh, Ada Taman Gratis dan Museum

    Jalan Jalan
    Lokasi Kampung Ketandan, Tempat Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta 2023

    Lokasi Kampung Ketandan, Tempat Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta 2023

    Travel Tips
    5,48 Juta Wisman Kunjungi Indonesia Sepanjang 2022, Naik 251 Persen

    5,48 Juta Wisman Kunjungi Indonesia Sepanjang 2022, Naik 251 Persen

    Travel Update
    Kebun Raya Indrokilo Boyolali: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

    Kebun Raya Indrokilo Boyolali: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

    Travel Tips
    Pekan Budaya Tionghoa 2023 di Yogyakarta, Ada Street Food sampai Barongsai

    Pekan Budaya Tionghoa 2023 di Yogyakarta, Ada Street Food sampai Barongsai

    Jalan Jalan
    565.936 Wisman Kunjungi Batam Sepanjang 2022, Naik Pesat

    565.936 Wisman Kunjungi Batam Sepanjang 2022, Naik Pesat

    Travel Update
    Japan Travel Fair 2023: Tiket Pesawat ke Jepang PP Mulai Rp 5 Jutaan

    Japan Travel Fair 2023: Tiket Pesawat ke Jepang PP Mulai Rp 5 Jutaan

    Travel Promo
    Gunungkidul Manfaatkan ASEAN Tourism Forum 2023 untuk Gaet Turis Asing

    Gunungkidul Manfaatkan ASEAN Tourism Forum 2023 untuk Gaet Turis Asing

    Travel Update
    Japan Travel Fair 2023, Ada Diskon ke Jepang hingga Rp 3,5 Juta

    Japan Travel Fair 2023, Ada Diskon ke Jepang hingga Rp 3,5 Juta

    Travel Promo
    Wisata Kota Batu, Nikmati Sensasi Petik Stroberi Langsung dari Kebun

    Wisata Kota Batu, Nikmati Sensasi Petik Stroberi Langsung dari Kebun

    Jalan Jalan
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    komentar di artikel lainnya
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi akun KG Media ID

    Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

    Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+