Kompas.com - 25/07/2012, 07:55 WIB
EditorI Made Asdhiana

KOMPAS.com - Ingin melihat kabut di balik batu karang yang besar-besar? Datanglah pagi hari sebelum pukul 08.00 WIB  ke Pantai Papuma, Jember, Jawa Timur. Di pagi hari Anda akan mendapat suguhan eksotis pemandangan yang memesona turunnya kabut di balik batu karang. Kabut ini akan menghilang sekitar pukul 10.00 Wib di saat cuaca cerah dan langit biru.

Tiket masuk cukup Rp 7.000 per orang untuk masuk kawasan pantai  tersebut. Setelah melewati pintu masuk, perjalanan kita melewati medan terjal beraspal yang di kanan kirinya terdapat hutan jati dan pohon tropis. Sesekali kelihatan monyet bergelantungan di pohon atau burung-burung berterbangan.

Pantai Papuma bisa dicapai dari Kota Surabaya menuju Kota Jember sekitar lima jam perjalanan dengan jarak 200 kilometer. Kemudian perjalanan dilanjutkan ke arah selatan melewati Kecamatan Ambulu sekitar 35 kilometer. Sepanjang perjalanan sebelum mencapai tujuan Anda juga akan melewati kebun tembakau Na Oogst  bahan cerutu dan gumuk-gumuk atau gunung kecil yang menghijau asri.

Pantainya yang putih bersih, batu karang berlumut hijau, deburan ombak laut selatan berwarna biru dan kabut putih dibalik batu karang menjadi perpaduan yang memesona untuk dinikmati di Pantai Papuma yang memiliki singkatan Pasir Putih Malikan. Malikan berarti batu besar yang terdapat di sebelah selatan Tanjung Papuma.

Pantai Papuma sebenarnya paling indah diabadikan pas matahari terbit atau sunrise. Tapi karena wilayah Jawa Timur sunrise-nya mulai terbit pukul 05.00 WIB lebih cepat dibanding Jakarta. Sehingga Anda harus bersiap di pantai ini sejak dini hari. Untuk memudahkan pemotretan, Anda bisa bermalam di  guest house yang dikelona Perhutani dengan tarif Rp 300.000 per malam.

Untuk fotografer yang ingin hunting foto, untuk melihat Papuma dari semua sudut pandang, ada gunung kecil yang bisa didaki sekitar  lima puluh meter tingginya yang dinamakan Siti Inggil. Dari sini pesona batu-batu karang Papuma dan kegiatan perahu nelayan mencari ikan bisa terekam dengan jelas. Mengabadikan nelayan yang sedang melipat jaring atau baru turun dari melaut memiliki keasyikan sendiri.

Bagi penikmat laut berjalan-jalan di pasirnya yang putih sambil merasakan kaki tersiram ombak pantai selatan yang gemuruh juga menjadi kenikmatan tersendiri. Setelah puas bermain ombak Anda juga bisa langsung minum air kelapa muda dan makan ikan bakar yang lansung dibeli dari nelayan di warung-warung ikan yang tersedia di pantai ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika air sedang surut, Anda juga bisa bermain di batu karang yang kecil di tengah laut. Disini bisa juga mencari kerang laut atau kepiting kecil yang berlari di sela-sela karang yang berlumut hijau. Sedangkan jika waktu pasang, Anda kalau berani bisa naik di batu karang yang besar sambil melihat ombak menghantam karang-karang besar. Masyarakat  Jember juga memiliki kepercayaan untuk tidak memakai baju hijau dan merah pergi ke pantai selatan ini yang konon akan disambar ombak dan menjadi pelayan Nyai Loro Kidul.

Bagi pemula untuk mencapai lokasi Pantai Papuma, dari Kota Surabaya ada bus umum patas dengan ongkos Rp 50.000 menuju  Jember. Anda harus turun di Terminal Bus Tawang Alun Jember. Kemudian perjalanan dilanjutkan menggunakan angkutan desa ke Kecamatan Ambulu dengan ongkos Rp 10.000. Menuju Pantai Papuma, Anda harus menyewa ojek sekitar Rp 15.000. (Asita DK Suryanto; email: asita@djojokoesoemo.com)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Travel Update
Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, Tapi...

Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, Tapi...

Travel Update
Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Travel Tips
4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

Jalan Jalan
The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

Jalan Jalan
Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan Jalan
Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Jalan Jalan
Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Travel Update
Indonesia Batasi Kedatangan dari 8 Negara Akibat Varian Baru Covid-19

Indonesia Batasi Kedatangan dari 8 Negara Akibat Varian Baru Covid-19

Travel Update
Resmi, Jemaah Umrah Asal Indonesia Tak Perlu Vaksin Booster

Resmi, Jemaah Umrah Asal Indonesia Tak Perlu Vaksin Booster

Travel Update
Inggris Raya Wajibkan Karantina Mandiri untuk Semua Kedatangan

Inggris Raya Wajibkan Karantina Mandiri untuk Semua Kedatangan

Travel Update
Antisipasi Varian Covid-19 Baru, Warga dari 8 Negara Afrika Ini Tak Bisa Masuk AS

Antisipasi Varian Covid-19 Baru, Warga dari 8 Negara Afrika Ini Tak Bisa Masuk AS

Travel Update
Camping di Puncak Kuik, Nikmati Gemerlap Ponorogo dari Ketinggian

Camping di Puncak Kuik, Nikmati Gemerlap Ponorogo dari Ketinggian

Jalan Jalan
4 Tren Berwisata yang Berubah karena Pandemi

4 Tren Berwisata yang Berubah karena Pandemi

Travel Update
Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.