Kompas.com - 22/08/2012, 08:30 WIB
EditorI Made Asdhiana

LEMBAYUNG senja mulai beradu dengan cahaya rembulan hingga memantulkan semburat jingga, hijau, dan biru pada muka air Telaga Warna, sebuah danau sunyi di sudut Dataran Tinggi Dieng. Kicau burung liar yang terbang di sela-sela rimbun hutan di sekelilingnya seolah melayangkan imaji akan harmoni damai alam nirwana di sana.

Jelitanya Telaga Warna, sebuah danau di dataran setinggi 2.093 meter dari permukaan laut ini, telah lama mengundang penasaran turis lokal hingga mancanegara. Berada di wilayah administratif Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Anda dijamin tak akan menyesal mengunjunginya.

Seperti namanya, keunikan telaga ini adalah dapat memantulkan warna air secara bergantian. Terkadang menjadi berwarna hijau dan kuning, biru dan kuning, atau berwarna-warni mirip pelangi. Variasi warna ini dipengaruhi cuaca, waktu, dan tempat melihatnya.

Beragam pandangan coba menguak misteri di balik perubahan warna telaga. Satu legenda yang berkembang di warga Dieng, pada suatu ketika ada cincin milik bangsawan setempat yang bertuah tetapi terjatuh ke dasar telaga. Cahaya dari cincin ini yang konon memendar dari dasar telaga.

Adapun dari kajian ilmiah, jutaan tahun lalu Telaga Warna merupakan kawah gunung berapi yang mengandung belerang. Kandungan sulfur yang tinggi dan ganggang merah di dasar telaga menyebabkan pembiasan warna-warna indah kala air telaga terkena sinar matahari.

Tak jauh dari Telaga Warna, ada telaga yang berukuran lebih kecil bernama Telaga Pengilon. Airnya yang jernih seperti cermin (pengilon) itulah yang membuat penduduk memberi nama itu. Mitos penduduk, danau ini bisa untuk mengetahui isi hati manusia. Bila ia terlihat cantik atau tampan ketika memandang air telaga itu, hatinya baik.

Matahari kembar

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terlepas dari segala legenda dan mitosnya, kecantikan dua telaga itu tak terbantahkan, termasuk saat Kompas berkunjung akhir Juni lalu. Masuk melalui pintu gerbang utama, Anda disambut jalan setapak dengan hutan rimbun di kanan kiri. Berujung di sebuah pertigaan, Telaga Warna terhampar di depan mata. Air kehijauan di dalamnya terlihat tenang, tak beriak sedikit pun.

Jika ingin menuju Telaga Pengilon, ambil jalan yang bercabang ke kanan hingga sampai di hamparan padang rumput luas. Hamparan rumput yang mungkin mengingatkan kita pada lanskap film Little House on the Prairie yang pernah diputar di televisi nasional pada era 1990-an. Nah, Telaga Pengilon berada di balik hamparan rumput tadi.

Mengelilingi kedua telaga ini di beberapa tempat tampak permukaan telaga yang menggelegak dan mengeluarkan gelembung-gelembung kecil. Fenomena ini terjadi akibat kandungan sulfur di dalam air.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Candramaya Pool and Resort, Tempat Wisata Baru Bernuansa Bali di Klaten

Candramaya Pool and Resort, Tempat Wisata Baru Bernuansa Bali di Klaten

Jalan Jalan
Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Wisata, Kunjungan ke Kota Batu dan Malang Naik

Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Wisata, Kunjungan ke Kota Batu dan Malang Naik

Travel Update
Wisata Gunungkidul Buka, Ribuan Wisatawan Kunjungi Pantai Baron

Wisata Gunungkidul Buka, Ribuan Wisatawan Kunjungi Pantai Baron

Travel Update
Seluruh Tempat Wisata Bantul Buka, Wisatawan Diimbau Gunakan Transaksi Nontunai

Seluruh Tempat Wisata Bantul Buka, Wisatawan Diimbau Gunakan Transaksi Nontunai

Travel Update
Beli Tiket Kereta Api Jarak Jauh Wajib Pakai NIK Mulai 26 Oktober 2021

Beli Tiket Kereta Api Jarak Jauh Wajib Pakai NIK Mulai 26 Oktober 2021

Travel Update
Mau Wisata Sejarah Sambil Menikmati Alam Bawah Laut? Coba Diving Bernuansa Perang Dunia II di Morotai

Mau Wisata Sejarah Sambil Menikmati Alam Bawah Laut? Coba Diving Bernuansa Perang Dunia II di Morotai

BrandzView
Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Naik Pesawat jika Ada Diskresi dari Satgas Covid-19

Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Naik Pesawat jika Ada Diskresi dari Satgas Covid-19

Travel Update
Panduan Berwisata ke Pos Bloc Jakarta, Jangan Datang Sore

Panduan Berwisata ke Pos Bloc Jakarta, Jangan Datang Sore

Travel Tips
Yogyakarta PPKM Level 2, Taman Pintar Mulai Dikunjungi Wisatawan

Yogyakarta PPKM Level 2, Taman Pintar Mulai Dikunjungi Wisatawan

Travel Update
5 Aktivitas Wisata di Pos Bloc Jakarta, Santai di Bean Bag sampai Foto-foto

5 Aktivitas Wisata di Pos Bloc Jakarta, Santai di Bean Bag sampai Foto-foto

Jalan Jalan
Wisata ke Pos Bloc Jakarta, Ada Apa Saja?

Wisata ke Pos Bloc Jakarta, Ada Apa Saja?

Jalan Jalan
3 Tempat Wisata Sekitar Kitagawa Pesona Bali Wonogiri, Ada Gunung Kelir

3 Tempat Wisata Sekitar Kitagawa Pesona Bali Wonogiri, Ada Gunung Kelir

Jalan Jalan
Rute Tercepat ke Kitagawa Pesona Bali, Kampung Bali di Wonogiri

Rute Tercepat ke Kitagawa Pesona Bali, Kampung Bali di Wonogiri

Travel Tips
Wisata Gunungkidul Resmi Dibuka

Wisata Gunungkidul Resmi Dibuka

Travel Update
3 Aktivitas di Kitagawa Pesona Bali Wonogiri, Lihat Pertunjukan Budaya

3 Aktivitas di Kitagawa Pesona Bali Wonogiri, Lihat Pertunjukan Budaya

Jalan Jalan

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.