Kunjungan Sejuta Wisatawan ke NTB Tercapai

Kompas.com - 02/12/2012, 02:24 WIB
Editor

JAKARTA, KOMPAS - Target mendapatkan kunjungan sejuta wisatawan mancanegara dan Nusantara ke Lombok, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, bulan Desember 2012, sudah terlampaui minggu kedua November 2012.

”Target itu tercapai lebih cepat berkat promosi yang dilakukan selama ini melalui pertemuan resmi berskala nasional dan internasional. Selain itu, juga karena pembukaan rute penerbangan dalam dan luar negeri dari dan menuju Lombok,” ujar Gita Aryadi, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (1/12), saat Promosi dan Pameran Pariwisata Lombok-Sumbawa di Mal Kota Kasablanka, Jakarta.

Direktur Minat Khusus, Konvensi, Insentif, dan Event, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ahyarudin menyambut baik digelarnya pameran dan promosi wisata NTB itu di Jakarta. NTB, terutama Lombok, memiliki potensi sumber daya alam dan kultural sebagai pendukung kepariwisataan yang sangat baik. Namun, perlu kerja dari sejumlah pihak agar potensi itu bisa diangkat sebagai penggerak dinamika perekonomian daerah.

Faktor pendukung lain sehingga target jumlah kunjungan wisata itu tercapai, kata Gita, adalah tersedianya infrastruktur, terutama jalan dan hotel yang memadai. Fasilitas itu tak hanya ada di Kota Mataram, ibu kota Provinsi NTB, tetapi juga di daerah yang memiliki obyek wisata tetapi kurang dikenal, seperti Desa Senaru, jalur pendakian ke Gunung Rinjani, Lombok Utara, dan obyek wisata Sekotong, Lombok Barat.

Kondisi itu ditopang oleh pembukaan jalur penerbangan domestik dan luar negeri oleh perusahaan penerbangan dalam dan luar negeri. Garuda Indonesia membuka jalur penerbangan Lombok-Makassar setiap hari mulai 16 Oktober 2012. AirAsia sejak 12 Oktober 2012 membuka jalur penerbangan Lombok-Kuala Lumpur tiga kali seminggu. Sebelumnya, Silk Air lebih dulu menerbangi jalur Lombok-Singapura tiga kali seminggu.

”Jakarta, Jawa Barat, dan daerah sekitarnya merupakan pasar potensial bagi NTB. Karena itu, kami memandang perlu mendekatkan diri dengan pasar potensial di seputar wilayah ini,” ujar Awanadhi Aswinabawa, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah NTB.

Promosi pariwisata NTB di Jakarta, Sabtu, diramaikan dengan atraksi kesenian daerah. Ratusan pengunjung pun menikmati sajian itu. (rul)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Jakarta, Ada yang Suasananya Mirip Qatar

5 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Jakarta, Ada yang Suasananya Mirip Qatar

Jalan Jalan
Wisata ke Malang, Kunjungi Spot Gerbong Trem di Kayutangan Heritage

Wisata ke Malang, Kunjungi Spot Gerbong Trem di Kayutangan Heritage

Jalan Jalan
Pandemi hingga Longsor Persulit Gunungkidul Capai Target Pendapatan Sektor Wisata Tahun 2022

Pandemi hingga Longsor Persulit Gunungkidul Capai Target Pendapatan Sektor Wisata Tahun 2022

Travel Update
Sejarah Loji Gandrung di Kota Solo yang Jadi Tempat Ngunduh Mantu Kaesang

Sejarah Loji Gandrung di Kota Solo yang Jadi Tempat Ngunduh Mantu Kaesang

Jalan Jalan
Biaya Bikin Visa Schengen, Syarat Berkunjung ke Sejumlah Negara Eropa

Biaya Bikin Visa Schengen, Syarat Berkunjung ke Sejumlah Negara Eropa

Travel Tips
Festival Budaya Jalin Merapi di Deles Indah Klaten, Berlatar Panorama Gunung Api

Festival Budaya Jalin Merapi di Deles Indah Klaten, Berlatar Panorama Gunung Api

Travel Update
3 Tips Bikin Visa Schengen, Jangan Beri Itinerary Fiktif

3 Tips Bikin Visa Schengen, Jangan Beri Itinerary Fiktif

Travel Tips
3 Rumah Sakit di Malang Siap Beri Layanan Wisata Medis

3 Rumah Sakit di Malang Siap Beri Layanan Wisata Medis

Travel Update
7 Alasan Mengapa Kamu Perlu Jalan-jalan #DiIndonesiaAja untuk Liburan Akhir Tahun Ini

7 Alasan Mengapa Kamu Perlu Jalan-jalan #DiIndonesiaAja untuk Liburan Akhir Tahun Ini

Jalan Jalan
Itenarary 3 hari 2 malam di Lombok dan Gili Trawangan, Gowes di Desa

Itenarary 3 hari 2 malam di Lombok dan Gili Trawangan, Gowes di Desa

Itinerary
Lokasi Ngunduh Mantu Kaesang-Erina, Ini 5 Fakta Loji Gandrung Solo

Lokasi Ngunduh Mantu Kaesang-Erina, Ini 5 Fakta Loji Gandrung Solo

Jalan Jalan
Taman Langit Gunung Banyak Ditetapkan Jadi Shelter Tourism, Apa Itu?

Taman Langit Gunung Banyak Ditetapkan Jadi Shelter Tourism, Apa Itu?

Travel Update
Warga Hawaii Beramai-ramai Tonton Letusan Mauna Loa yang Langka

Warga Hawaii Beramai-ramai Tonton Letusan Mauna Loa yang Langka

Travel Update
6 Fakta Pura Mangkunegaran, Lokasi Pernikahan Kaesang-Erina

6 Fakta Pura Mangkunegaran, Lokasi Pernikahan Kaesang-Erina

Jalan Jalan
10 Hidden Gem Bali, Wisata Anti-mainstream buat Libur Akhir Tahun

10 Hidden Gem Bali, Wisata Anti-mainstream buat Libur Akhir Tahun

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.