Kompas.com - 23/01/2013, 09:14 WIB
EditorI Made Asdhiana

GORONTALO siap memanjakan lidah dengan hidangan serba tuna. Mari kita menikmati sate tuna, woku tuna, sampai tuna kuah asam. Salah satunya bisa kita santap di Rumah Makan Ratu yang letaknya menghadap Pantai Lahilote.

Merahnya senja mulai pergi dari pesisir Kelurahan Pohe, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Angin sejuk lembut, menebar aroma laut. Dalam suasana seperti itulah hidangan serba tuna dihidangkan oleh Rumah Makan Ratu di Pantai Lahilote atau Pantai Pohe. Jaraknya sekitar 6 kilometer dari pusat Kota Gorontalo. Tempat ini hanya menghidangkan ikan tuna yang diolah menjadi sate tuna, woku tuna, tuna kuah asam, tuna bakar, dan tuna goreng. Semuanya menggoda.

Aswin Salilama (47), pemilik rumah makan, ramah menyambut tamu. ”Bersantap di rumah makan kami harus bersabar. Kami baru memasak jika ada pesanan. Semua hidangan segar,” kata Aswin sambil mengajak Kompas ke dapurnya yang temaram.

Dari kotak pendingin, ia menarik irisan-irisan daging tuna setebal 3 sentimeter. Berat seekor tuna kelas super sekitar 30 kilogram. ”Kami hanya memakai ikan tuna kelas super untuk hidangan kami,” kata Aswin.

Kokinya, istri Aswin yang bernama Aisyah Lasiku (47), tertawa bangga. Ia menawarkan dada tuna sebagai masakan favorit dan sederet masakan serba tuna lainnya. Rasa daging tuna yang mengandung omega 3 ini memang dikenal lezat.

Sambalnya ”galak”

Kami memesan semua pilihan sajian berbahan tuna super itu. Dari semua pesanan, yang datang terlebih dahulu justru sepiring sambal minyak kelapa beraroma pedas yang tajam. ”Hati-hati, sambal itu benar-benar galak,” kata seorang pelanggan Rumah Makan Ratu mewanti-wanti. Dan memang benar, pedasnya sungguh menggigit, tetapi berasa sedap.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sate tuna yang dinantikan akhirnya muncul. Tampangnya mirip sate ayam dengan daging putih berbentuk dadu yang lebih lembut.

Sate tuna versi Rumah Makan Ratu ini berbeda dari sate lilit Bali yang juga terbuat dari ikan tuna. Jika sate lilit Bali kaya akan bumbu dan rempah, sate tuna Ratu justru sebaliknya. Tidak digunakannya beragam rempah dan bumbu dapur pada sate tuna Gorontalo ini justru memberi rasa yang khas. Rasa kecap dan garam yang minimalis menonjolkan juicy dan kelezatan asli ikan tuna. Potongan daging tuna yang berbentuk dadu ini tidak terasa amis, bahkan dagingnya terasa lebih lembut dari sate ayam.

Kita beralih ke menu woku tuna. Woku, dengan berbagai jenis bahan olahan seperti ayam dan ikan, adalah menu yang jamak ditemukan di Gorontalo ataupun Sulawesi Utara, bahkan tersebar hingga Papua.

Layaknya woku belanga Minahasa, woku tuna Rumah Makan Ratu tidak berkuah. Akan tetapi, bumbu kuning tumisnya terasa khas. Potongan daun kemangi menambah kuat rasa woku.

Giliran tuna rica-rica yang rasanya cocok bagi penyuka rempah. ”Rica” adalah kata lain bagi cabai, dan masakan itu memang penuh cabai. Tuna rica-rica adalah menu paling memompa keringat, tetapi khusus bagi mereka yang doyan pedas dan gemar masakan kaya bumbu yang segar.

Tuna bakar, yang ditawarkan Aswin sebagai ”dada tuna”, diambil dari potongan terbaik daging tuna, diolah dalam irisan 10 x 10 sentimeter setebal 2 sentimeter. Masakan tersebut memang pas bagi mereka yang lebih ingin menikmati rasa asli daging tuna.

Serba alami

Aswin menuturkan, seluruh proses memasak di dapur Rumah Makan Ratu serba alami. Semua bumbu masakan diolah pakai tangan, tak ada bumbu yang dilumat dengan alat pelumat (blender).

Bumbu-bumbu baru diracik setelah ada pesanan. Cah kangkung pun baru dimasak setelah sajian utama selesai dimasak agar tersaji hangat sekaligus segar. ”Minyak kelapa yang kami pakai pun minyak kelapa dari kampung, dibuat secara tradisional. Kami memasak memakai arang kopra demi mempertahankan cita rasa,” kata Aswin.

Sejarah Rumah Makan Ratu milik Sriyati Salilama, yang tak lain kakak Aswin Salilama, memang mirip bisnis keluarga hulu-hilir. Separuh ikan tuna di dapur Aisyah adalah ikan tuna tangkapan Rinto, anak Aswin yang memang seorang juragan enam kapal penangkap ikan. Ikan tuna ditangkap hingga perairan yang jauh dari Gorontalo. Kapal-kapalnya berlayar satu-dua pekan hingga perairan Maluku Utara dan Sulawesi Tengah. ”Tuna terbaik hanya di perairan yang jauh dari pesisir, sekitar 200 kilometer dari pesisir,” kata Aswin.

Dalam sehari, dapur Aisyah menghabiskan satu-dua tuna kelas super, bergantung pada banyak tidaknya pelanggan. Karena sering menjadi tempat menjamu tamu-tamu kantoran asal Jakarta, Rumah Makan Ratu justru ramai pada hari kerja. Artis sampai jenderal menjadi bagian dari pelanggan mereka. (Aryo Wisanggeni G/Umi Kulsum/Litbang Kompas)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Cara Mengatasi Mabuk Udara di Pesawat, Kurangi Makan Makanan Asin

8 Cara Mengatasi Mabuk Udara di Pesawat, Kurangi Makan Makanan Asin

Travel Tips
Artotel Group Bakal Fokus ke Teknologi pada 2022

Artotel Group Bakal Fokus ke Teknologi pada 2022

Travel Update
5 Cara Temukan Kursi Terbaik dan Ternyaman di Pesawat

5 Cara Temukan Kursi Terbaik dan Ternyaman di Pesawat

Travel Tips
Penutupan Akses ke Tempat Wisata Gunung Salak Aceh Utara Diperpanjang

Penutupan Akses ke Tempat Wisata Gunung Salak Aceh Utara Diperpanjang

Travel Update
Perancis Perketat Kebijakan untuk Turis Asing guna Cegah Omicron

Perancis Perketat Kebijakan untuk Turis Asing guna Cegah Omicron

Travel Update
Penyekatan di Check Point di Yogyakarta Saat Nataru Tidak Boleh Dilakukan

Penyekatan di Check Point di Yogyakarta Saat Nataru Tidak Boleh Dilakukan

Travel Update
Satpol PP Yogyakarta Bakal Lakukan Pemeriksaan Surat Kesehatan untuk Turis di Malioboro

Satpol PP Yogyakarta Bakal Lakukan Pemeriksaan Surat Kesehatan untuk Turis di Malioboro

Travel Update
Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Travel Tips
Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Travel Update
Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

Travel Update
Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Travel Update
Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.