Kompas.com - 25/01/2013, 14:06 WIB
EditorI Made Asdhiana

SHANGHAI, KOMPAS.com - Perusahaan Penerbangan Swasta Nasional Indonesia dan China membuka jalur penerbangan carter guna meningkatkan arus kunjungan wisatawan antar kedua negara.

Hal itu tertuang dalam nota kesepahaman antara PT QAIA Restu Dewata dengan Shanghai Qiangsheng International Travel Service Co, Ltd di Shanghai, Jumat (25/1/2013), disaksikan Direktur Pencitraan Indonesia Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif, Esthi Reko Astuti.

Esthi Reko Astuti mengatakan pembukaan penerbangan carter tersebut dapat meningkatkan arus kunjungan wisatawan kedua negara. "China merupakan pasar potensial saat ini, yang layak untuk serius digarap. Dari sekitar 80 juta orang China yang berwisata keluar negeri masih sedikit yang berkunjung ke Indonesia," katanya.

Karena itu, penerbangan carter sebagai salah satu alternatif dari penerbangan reguler yang sudah ada, akan makin meningkatkan arus kunjungan turis China ke Indonesia.

"Selain itu, meningkatnya arus kunjungan wisatawan kedua negara akan makin meningkatkan hubungan masyarakat kedua negara, sehingga pemahaman masyarakat kedua negara juga akan semakin baik," tutur Esthi.

Menurut Esthi, dengan pemahaman yang baik antara masyarakat kedua negara, maka hubungan kedua negara dapat ditingkatkan berdasar saling pemahaman dan saling menghormati.

Sementara itu General Manager Shanghai Qiangsheng International Travel Service Co, Ltd. Tang Shi Guo mengatakan Indonesia merupakan salah satu destinasi wisata yang makin menarik bagi China. "Banyak tempat wisata di Indonesia yang menarik. Meski saat ini Bali masih menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan China," ujarnya.

"Tetapi dengan penerbangan carter ini akan banyak tujuan wisata di Indonesia yang dapat dikunjungi," kata Tang Shi Guo.

Pada kesempatan yang sama PT QAIA Restu Dewata, K Lestarini Pribadi mengatakan penerbangan carter tersebut akan melayani lima kota di China yakni  Chengdu, Shanghai, Hangzhou, Guangzhou, Nanjing menuju Manado dan Bali. "Manado sekitar dua malam dan di Bali menginap 2 hingga 3 malam," ungkapnya.

Penerbangan carter tersebut menggunakan pesawat Airbus 330-200 dengan target wisatawan yang bisa diangkut sekitar 70.000 orang. "Jumlah itu diperkirakan masih bisa meningkat, dan diharapkan memang demikian. Penerbangan perdana akan dilaksanakan mulai 15 April 2013," kata Lestarini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisata Gunung Batur Bali, Bisa Makan Telur yang Dimasak dari Panas Bumi

Wisata Gunung Batur Bali, Bisa Makan Telur yang Dimasak dari Panas Bumi

Jalan Jalan
Cara Bayar Paspor di M-Paspor via ATM, M-Banking, dan Internet Banking

Cara Bayar Paspor di M-Paspor via ATM, M-Banking, dan Internet Banking

Travel Tips
Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Jalan Jalan
Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Travel Update
Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Travel Promo
Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Travel Update
Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Travel Tips
5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

Travel Tips
Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Jalan Jalan
Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Jalan Jalan
Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Travel Tips
Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Travel Tips
10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

Jalan Jalan
Kapal Viking Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Kapal Viking Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Travel Update
Sulit Tidur Saat Menginap di Hotel? Pahami Alasan Ilmiah dan Solusinya

Sulit Tidur Saat Menginap di Hotel? Pahami Alasan Ilmiah dan Solusinya

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.