Kompas.com - 12/02/2013, 09:22 WIB
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan memamerkan 16 destinasi atau kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) dalam bursa pariwisata terbesar dunia ITB Berlin (Internationale Tourismus-Börse Berlin) di Jerman.

"Kami akan membawa 16 KSPN dan tim kesenian Indonesia dalam ITB Berlin," kata Direktur Promosi Pariwisata Luar Negeri Kemenparekraf, Nia Niscaya di Jakarta, Senin (11/2/2013).

ITB Berlin yang merupakan bursa pariwisata terbesar dunia akan digelar di Berlin, Jerman, pada tanggal 6-10 Maret 2013.

Pada kesempatan itu Indonesia akan menjadi "official partner country" selama pelaksanaan acara. "Dari 16 KSPN sebagian besar sudah mengonfirmasi, sementara yang lain masih kita tunggu. Bahkan yang di luar KSPN mengajukan permintaan untuk diikutsertakan," katanya.

Sebanyak 16 KSPN yang akan dipamerkan, yaitu Danau Toba (Sumatera Utara), Kepulauan Seribu (DKI Jakarta), Kota Tua (DKI Jakarta), Borobudur (Jawa Tengah), Bromo-Tengger-Semeru (Jawa Timur), Kintamani, Danau Batur (Bali), Menjangan, Pemuteran (Bali), Kuta, Sanur, Nusa Dua (Bali), Rinjani (Nusa Tenggara Barat), dan Pulau Komodo (Nusa Tenggara Timur).

Selanjutnya Ende-Kelimutu (Nusa Tenggara Timur), Tanjung Puting (Kalimantan Tengah), Toraja (Sulawesi Selatan), Bunaken (Sulawesi Utara), Wakatobi (Sulawesi Tenggara), dan Raja Ampat (Papua Barat).

Nia mengatakan, di antara negara ASEAN, Indonesia adalah negara pertama menjadi "official partner country". Oleh karena itu, dia berpendapat pelaku bisnis pariwisata di Indonesia harus memanfaatkan efektivitas acara tersebut untuk berpromosi.

"Setiap peserta delegasi Indonesia dari Jakarta diberikan bagasi free 30 kg oleh maskapai Etihad, termasuk tim kesenian berjumlah 120 orang," katanya.

Peserta dari industri pariwisata sebanyak 91 orang yang akan aktif bersama di stan Kemenparekraf. Indonesia sebagai "official partner country" akan mendapatkan spot iklan di berbagai titik strategis selama pameran berlangsung. "Acara pembukaan ITB akan menjadi malamnya Indonesia. Ada tim kreatif yang akan menyusun acara dengan tampilan yang unik," katanya.

Bahkan, rencananya Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan hadir dalam acara pembukaan.

Acara pembukaan akan menjadi malam Indonesia mulai dari MC, pidato, kesenian, hingga kulinernya. "Esensinya upaya ini adalah untuk mempromosikan pariwisata Indonesia ke pasar dunia," kata Nia Niscaya.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X