Kompas.com - 24/02/2013, 19:52 WIB
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Nama Bali masih tetap menjadi primadona bagi wisatawan dalam dan luar negeri menghabiskan liburannya. Cobalah menengok kawasan Kuta, Seminyak, Kerobokan hingga Canggu. Hotel-hotel baru selalu bermunculan. Di sentra pariwisata Bali ini, keberadaan hotel terus menjamur dan berupaya tampil beda untuk menarik minat wisatawan menginap.

Mereka menawarkan berbagai macam kelebihan yang dimiliki. Ada yang menyebutkan dengan pantai, bandara, dekat dengan pusat keramaian turis dan sebagainya. Dari segi bisnis itu lumrah. Promosi seperti itu paling tidak membuat wisatawan akan menyempatkan waktu membuktikan apa yang diunggulkan itu.

Archipelago International, perusahaan manajemen hotel yang sebelumnya dikenal sebagai Aston International dan saat ini mengelola beberapa hotel dengan brand Aston, Kamuela, Alana, Quest, NEO dan Favehotel tak mau ketinggalan turut meramaikan bisnis perhotelan di Pulau Dewata.

Memang Bali sedang berbenah untuk bisa menerima kedatangan wisatawan lebih banyak lagi. Bila wisatawan tiba di Bandara Ngurah Rai pada tahun ini, wisatawan akan dihadapkan dengan proses pembangunan bandara sedang gencar dilakukan. DItulah sebabnya Archipelago International serius menggarap Bali dengan salah satu jaringan hotelnya  yakni Favehotel yang memposisikan diri sebagai hotel bintang dua.

Menurut Corporate Marcomm Manager Archipelago International, Febry M Anindita, di Bali saat ini telah berdiri lima hotel yang menyandang nama Favehotel yakni Favehotel Denpasar, Favehotel Seminyak, Favehotel Umalas, Favehotel Bypass Kuta, dan Favehotel Kuta Square. "Masing-masing hotel memiliki kelebihan tersendiri dan letaknya termasuk strategis," kata Febry yang akrab disapa Dita.

Seperti Favehotel Kuta Square, menurut Dita, letaknya tak jauh dari Bandara Ngurah Rai dan persis berada di tengah-tengah perkampungan penduduk, tepatnya di Jalan Khayangan Suci. Untuk memasuki lokasi hotel ini hanya tersedia satu-satunya jalan dan itu pun mobil tidak bisa berpapasan. Siapa menyangka kalau di perkampungan di Kuta yang padat perumahan itu terselip bangunan Favehotel Kuta Square. Jangan salah, meskipun lokasinya dibilang sempit, namun di kiri-kanannya sudah mulai dibangun hotel-hotel baru juga.

General Manager Favehotel Kuta Square, Budhiwijaya, mengemukakan meski berada di tempat "sempit" namun kenyamanan hotel yang dikhususkan bagi para tamu yang berjiwa muda tetap terjaga. "Ada 95 kamar di sini. Tamu akan nyaman bermalam. Apalagi tempat kami begitu strategis, dekat dengan Kuta Square," kata Budhiwijaya yang sering dipanggil Jay.

Lokasi parkir yang sempit juga diakui Jay. Pasalnya begitu menurunkan tamu atau wisatawan, mobil tersebut harus cepat-cepat meninggalkan lokasi. Banyak mobil antre di belakang untuk menurunkan penumpang. Oleh karena itu pihaknya bekerja sama dengan pusat perbelanjaan Matahari mengatasi persoalan parkir.

Jika wisatawan berjalan ke arah Seminyak, tepatnya di Jalan Abimanyu (sebelumnya bernama Jalan Dyana Pura), akan menemukan Favehotel Seminyak. Lebih luas dari Favehotel Kuta Square. Lokasinya pun juga strategis, dekat jalan utama dan dekat pantai Seminyak. "Kami memiliki 251 kamar dan 3 meeting room," kata GM Favehotel Seminyak, Komang Artana, kepada Kompas.com, Senin (18/2/2013) lalu.

Komang pun menunjukkan lokasi Jalan Abimanyu yang setiap hari diramaikan lalu lalang turis domestik dan mancanegara serta kendaraan. Apalagi ketika malam tiba di Seminyak, panas terik matahari berubah dengan kehadiran lampu-lampu warna-warni dan hingar bingar musik dari setiap kafe. Suasana ini semakin memberi makna liburan Anda di kawasan Seminyak.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Abang Expo 2022 di Lhokseumawe, Ada Pameran Foto sampai Pemuataran Film

Abang Expo 2022 di Lhokseumawe, Ada Pameran Foto sampai Pemuataran Film

Jalan Jalan
Bukit Jamur Ciwidey, Wisata Alam Pohon Cemara dan Kebun Teh

Bukit Jamur Ciwidey, Wisata Alam Pohon Cemara dan Kebun Teh

Jalan Jalan
Thamrin Skycrapers, Kenali Sejarah Gedung-Gedung Pencakar Langit Sambil Jalan Kaki

Thamrin Skycrapers, Kenali Sejarah Gedung-Gedung Pencakar Langit Sambil Jalan Kaki

Jalan Jalan
Makan Steak Anti-mainstream di Docafe Surabaya

Makan Steak Anti-mainstream di Docafe Surabaya

Jalan Jalan
6 Wisata Sekitar Gunung Bromo, Ada Air Terjun Tertinggi di Jawa

6 Wisata Sekitar Gunung Bromo, Ada Air Terjun Tertinggi di Jawa

Jalan Jalan
Sandiaga Uno: TMII Sedang Ditata Ulang untuk Hadirkan Wajah Baru

Sandiaga Uno: TMII Sedang Ditata Ulang untuk Hadirkan Wajah Baru

Travel Update
5 Penginapan di Sentul dengan Pemandangan Alam, Cocok untuk Keluarga

5 Penginapan di Sentul dengan Pemandangan Alam, Cocok untuk Keluarga

Jalan Jalan
Aturan Terbaru Aktivitas di Mal dan Bioskop untuk Wilayah Jabodetabek

Aturan Terbaru Aktivitas di Mal dan Bioskop untuk Wilayah Jabodetabek

Travel Update
 5 Hotel Instagramable di Jakarta, Asyik buat Staycation

5 Hotel Instagramable di Jakarta, Asyik buat Staycation

Jalan Jalan
10 Restoran Termahal di Dunia, Harga Menunya Rp 24,9 Juta per Orang

10 Restoran Termahal di Dunia, Harga Menunya Rp 24,9 Juta per Orang

Jalan Jalan
52 Kantor Imigrasi Ini Sudah Bisa Terbitkan Paspor Elektronik

52 Kantor Imigrasi Ini Sudah Bisa Terbitkan Paspor Elektronik

Travel Update
Rute ke Wisata Siti Sundari Lumajang, Tempat Makan Romantis di Tengah Hutan

Rute ke Wisata Siti Sundari Lumajang, Tempat Makan Romantis di Tengah Hutan

Travel Tips
Sandiaga Minta Garuda Indonesia Buka Penerbangan Langsung ke Jepang

Sandiaga Minta Garuda Indonesia Buka Penerbangan Langsung ke Jepang

Travel Update
Indonesia Buka Peluang Kerja Sama Travel Bubble dengan Jepang

Indonesia Buka Peluang Kerja Sama Travel Bubble dengan Jepang

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Wana Wisata Siti Sundari Lumajang, Sangat Terjangkau

Harga Tiket dan Jam Buka Wana Wisata Siti Sundari Lumajang, Sangat Terjangkau

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.