Kompas.com - 25/02/2013, 10:27 WIB
EditorI Made Asdhiana

Sebenarnya apa yang menarik dari 'gua para gadis' tersebut? Cara masuk ke dalam gua itu saja sudah membuat pengunjung tertarik. Pasalnya untuk masuk ke dalam gua harus mendaki lebih dari 80 meter. Namun tak usah khawatir sejak tahun 1930 sebuah kereta kabel dibangun khusus untuk memasuki gua yang akan membawa kita masuk ke dalam gunung berbatu.

Saat kita turun dari kereta kabel, kita langsung menatap kemilau air yang memantulkan warna begitu memikat. Anak saya sampai ribut, padahal baru lihat air sungai kecil. Dan saat dia dihadapkan dengan pahatan, ukiran, yang dibuat oleh alam seolah bentuk dari sesuatu atau seseorang, bukan hanya anak saya saja yang sampai terkagum-kagum, semua pengunjung pun sampai kompak mengeluarkan kata memuji.

Ada yang berupa seolah bangunan gereja di Eropa, begitu megah dengan pilar-pilarnya. Dengan lebar 48 meter, ketinggian 52 meter dan panjang 120 meter, kita serasa memang berada dalam sebuah Katedral.

Dan memang benar, ternyata bila kita melihat dengan imajinasi kita, banyak sekali stalaktit dan stalagmit yang kita jumpai seolah menyerupai sesuatu. Dan tentunya, ruangan yang saya anggap paling indah adalah saat sebuah stalagmit putih berkilau bagaikan sebuah ukiran wanita dengan bayinya, mereka menyebutnya sebagai patung Bunda Maria.

Selama sekitar satu jam, pengunjung akan dibawa ke dalam cerita sejarah dan juga ilmu pengetahuan tentang asal mulanya gua tersebut terjadi. Pengunjung selama perjalanan wisata gua tersebut, dibuat sangat nyaman. Kita pun selalu diberi kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi.

Meskipun kita harus berjalan selama 1 jam, namun sangat tak terasa, bahkan anak-anak pun dibuat senang dan terpesona. Karena, mengunjungi gua tersebut, layaknya sebuah pertunjukan. Kadang terdapat permainan cahaya, musik menambah keindahan dan keagungan maha karya Sang Pencipta atas alamNya. Sejak tahun 2006, Grotte des Demoiselles ini dinyatakan sebagai warisan dunia oleh UNESCO.

Karena pengalaman pertama mengunjungi gua membawa kesan sangat berarti, jadilah bila kami berlibur ke suatu tempat di mana terdapat wisata gua, sebisa mungkin kami kunjungi.

Grotte de Clamouse

Gua kedua yang menjadi pilihan saya adalah ‘Grotte de Clamouse’. Masih satu kabupaten dengan kota saya. Memang saya ini beruntung, karena tinggal tak jauh dari pantai yang ramai dengan turis. Gunung di musim dingin bisa dipakai untuk bermain salju dan banyaknya gua yang rupanya masuk ke dalam daftar gua terindah di Perancis. Saya pun bangga dengan gua ini karena penemunya adalah para speleologi dari Montpellier, kota saya tinggal.

Entah sudah berapa kali saya membawa beberapa kenalan berkunjung ke gua yang ditemukan pada 1945 itu, saking senangnya dengan stalaktit dan stalagmit yang bagi saya seolah magic! Kenalan yang saya ajak pun selalu merasa puas.

Gua Clamouse ini, berada tak jauh dari sebuah kota wisata terkenal yang masuk sebagai salah satu kota terindah di Perancis, yaitu Saint Guilhem le Désert. Gua itu sendiri berada di kota Saint-Jean-de-Fos. Awal mulanya terbentuk gua itu adalah sekitar 5,5 juta tahun yang lalu, kabupaten Herault terbenam akibat menurunnya laut Mediterania.

Bagian atas dari gua Clamouse adalah fosil yang tertua. Karena itulah bagian paling atas ini yang sangat kaya dengan pengendapan pengapuran yang membatu. Tingkat menengah, adalah terowongan yang sering terbenam karena banjir. Terbentuk akibat dari pengeroposan dalam dolomit yang membentuk bagaikan dinding batu berenda, hingga seolah labirin. Di labirin inilah, penjelajah pertama yang memasuki Grotte de Clamouse lenyap menghilang tanpa bisa ditemukan kembali.

Dan yang terakhir adalah tingkat yang paling rendah, dimana masih aktifnya mengalir air sungai bawah tanah Clamouse. Sungai di gua ini, bagi saya sangat spesial. Melihat sungai bersih di alam terbuka saja sudah membuat kesan tersendiri. Bayangkan saja, dalam gua, mengalir sungai besar, jernih kadang memantulkan cahaya berwarna-warni berkat dasar sungainya.

Saya yakin semua yang mendatangi gua ini akan dibuat berdecak kagum. Pasalnya, stalaktit dan stalagmit dalam gua ini luar biasa indahnya. Entah kata apa yang pas untuk memujinya. Kita dibawa dalam ruangan seolah kamar kristal, begitu berkilau. Pengkristalan yang terjadi dalam gua ini rupanya yang terbesar di Prancis.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara dan 16 Kota, Simak Stadionnya

Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara dan 16 Kota, Simak Stadionnya

Jalan Jalan
Kapan Waktu Menyampaikan Ucapan Idul Adha? Jangan Sampai Telat

Kapan Waktu Menyampaikan Ucapan Idul Adha? Jangan Sampai Telat

Travel Tips
Mengenal Rumah Paling Terpencil di Dunia di Islandia

Mengenal Rumah Paling Terpencil di Dunia di Islandia

Jalan Jalan
Jangan Bawa Barang Saat Evakuasi Darurat dari Pesawat, Ini Alasannya

Jangan Bawa Barang Saat Evakuasi Darurat dari Pesawat, Ini Alasannya

Travel Tips
Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Simak Penjelasannya 

Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Simak Penjelasannya 

Jalan Jalan
147 Desa di Sikka NTT Diimbau Prioritaskan Sektor Pariwisata

147 Desa di Sikka NTT Diimbau Prioritaskan Sektor Pariwisata

Travel Update
10 Wisata Alam Subang, Bisa Dikunjungi Saat Hari Libur

10 Wisata Alam Subang, Bisa Dikunjungi Saat Hari Libur

Jalan Jalan
Wacana Biaya Kontribusi Konservasi TN Komodo Rp 3,75 Juta, Ketahui 10 Hal Ini

Wacana Biaya Kontribusi Konservasi TN Komodo Rp 3,75 Juta, Ketahui 10 Hal Ini

Travel Update
Disneyland Shanghai Buka Lagi Setelah Tutup Sejak 21 Marer 2022

Disneyland Shanghai Buka Lagi Setelah Tutup Sejak 21 Marer 2022

Travel Update
6 Tradisi Idul Adha di Arab Saudi, Bagi Daging Kurban Lintas Negara

6 Tradisi Idul Adha di Arab Saudi, Bagi Daging Kurban Lintas Negara

Jalan Jalan
Pasca-Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo, Nakhoda Diminta Lebih Profesional

Pasca-Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo, Nakhoda Diminta Lebih Profesional

Travel Update
Info Shalat Idul Adha 2022 di Masjid Istiqlal, Jam Mulai sampai Tips

Info Shalat Idul Adha 2022 di Masjid Istiqlal, Jam Mulai sampai Tips

Travel Update
Tari Ja'i Meriahkan Turnamen Sepak Bola HUT ke-76 Bhayangkara di Manggarai Timur

Tari Ja'i Meriahkan Turnamen Sepak Bola HUT ke-76 Bhayangkara di Manggarai Timur

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Pantai Pasir Putih PIK 2

Harga Tiket dan Jam Buka Pantai Pasir Putih PIK 2

Travel Tips
Sandiaga Bertemu Ketum PP Muhammadiyah, Bahas Wisata Halal

Sandiaga Bertemu Ketum PP Muhammadiyah, Bahas Wisata Halal

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.