Kompas.com - 09/03/2013, 14:52 WIB
EditorI Made Asdhiana

BERLIN, KOMPAS.com - Pelaku pariwisata dan pegiat pelestarian Danau Toba, Annette Horschmann mempromosikan Danau Toba dan keindahan alamnya di Pameran Pariwisata Internasional (ITB) Berlin 2013, dengan mempertontonkan video klip dan foto-foto Danau Toba.

Annette yang merupakan wanita asal Jerman itu menjelaskan bahwa dirinya hadir di ITB Berlin dengan usaha sendiri, dengan maksud mempromosikan pariwisata Danau Toba.

"Tanpa harus mengeluh karena tidak ada dukungan dari pihak lain, saya hadir di ITB Berlin untuk menarik perhatian warga Jerman ke Danau Toba. Saya sangat yakin, banyak warga Jerman yang berminat datang ke Danau Toba," kata Annette di Berlin, Jerman, Jumat (8/3/2013).

Ia mengaku baru bisa tampil di salah satu stan (booth) Indonesia mulai tanggal 9 Maret, karena ada sebagian peserta ITB Berlin yang sudah pulang sejak 9 Maret 2013. "Ada sahabat yang memberi saya peluang untuk mempresentasikan sejumlah foto dan video klip mengenai Danau Toba yang saya miliki," katanya.

Di paviliun Indonesia itu, Annette akan menampilkan foto dan video klip dalam sebuah layar TV secara interaktif.

Di sisi lain, Annette mengatakan dirinya merasa kecewa karena tidak menemukan poster, flyer atau banner mengenai pariwisata Danau Toba di ITB Berlin, padahal Danau Toba adalah satu destinasi penting yang dipromosikan di Jerman, selain Bali dan puluhan destinasi lain.

"Gambar-gambar mengenai Borobudur, Batik, Keris, Bali, dan lain-lain, banyak ditampilkan di berbagai hall di ITB Berlin, dan juga di area publik di Berlin. Tetapi mengenai Danau Toba, pamflet atau booklet saja tidak ada," katanya.

Namun Annette tetap berpikir positif dan memanfaatkan peluang. Dia akan memanfaatkan dua hari terakhir pelaksanaan ITB Berlin, yakni 9-10 Maret 2013 untuk tampil dan memikat para pelaku bisnis dan masyarakat yang mendatangi paviliun Indonesia. "Mudah-mudahan bermanfaat. Upaya ini bukan untuk saya, tetapi untuk bisnis pariwisata Danau Toba," katanya.

Annette Horschmann adalah gadis Jerman yang menikah dengan pemuda Batak, Anthony Silalahi, dan saat ini mereka tinggal di Tuk Tuk, Pulau Samosir, Danau Toba, Sumatera Utara. Ia telah diangkat menjadi orang Batak dengan marga Siallagan. Ia memiliki tiga anak, yang tertua sekolah SMA di Medan. Mereka menjalankan bisnis penginapan dan restoran, Tabo Cottage.

Ikuti Twitter Kompas Travel di @KompasTravel

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Makam Bung Karno di Blitar, Tempat Peristirahatan Terakhir Sang Proklamator

Makam Bung Karno di Blitar, Tempat Peristirahatan Terakhir Sang Proklamator

Jalan Jalan
Masuk Tebet Eco Park Harus Daftar Lewat Aplikasi JAKI, Ini caranya

Masuk Tebet Eco Park Harus Daftar Lewat Aplikasi JAKI, Ini caranya

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Istana Gebang Blitar, Rumah Bung Karno Masa Remaja

Harga Tiket dan Jam Buka Istana Gebang Blitar, Rumah Bung Karno Masa Remaja

Travel Tips
Jelajah Pulau hingga Mangrove, Wisata Belitung untuk Delegasi G20

Jelajah Pulau hingga Mangrove, Wisata Belitung untuk Delegasi G20

Travel Update
Istana Gebang di Blitar, Berkunjung ke Rumah Bung Karno Masa Remaja

Istana Gebang di Blitar, Berkunjung ke Rumah Bung Karno Masa Remaja

Jalan Jalan
Tebet Eco Park Buka Lagi 15 Agustus 2022, Ini Aturan dan Cara Berkunjung

Tebet Eco Park Buka Lagi 15 Agustus 2022, Ini Aturan dan Cara Berkunjung

Travel Update
Kereta Zombie di LRT Jakarta Bakal Tambah Konsep Baru, Seperti Apa?

Kereta Zombie di LRT Jakarta Bakal Tambah Konsep Baru, Seperti Apa?

Travel Update
Tradisi Sedekah Laut Akan Jadi Agenda Wisata Daerah

Tradisi Sedekah Laut Akan Jadi Agenda Wisata Daerah

Travel Update
Saat Para Wisatawan Asing Belajar Menenun di Nagekeo NTT

Saat Para Wisatawan Asing Belajar Menenun di Nagekeo NTT

Jalan Jalan
6 Tips Main ke Wahana Train to Apocalypse di Kelapa Gading

6 Tips Main ke Wahana Train to Apocalypse di Kelapa Gading

Travel Tips
Lihat Mobil Kepresidenan Sejak Era Soekarno Bisa Mampir ke Sarinah

Lihat Mobil Kepresidenan Sejak Era Soekarno Bisa Mampir ke Sarinah

Travel Update
Ada 'Fashion Week' di Takengon Aceh, Bantu Promosi Wisata

Ada "Fashion Week" di Takengon Aceh, Bantu Promosi Wisata

Jalan Jalan
Serunya Berkelana Bareng Orang Asing, Pernah Coba?

Serunya Berkelana Bareng Orang Asing, Pernah Coba?

Travel Update
Karakter Ikonik di Pop Art Jakarta 2022! Dalang Pelo hingga Gatotkaca

Karakter Ikonik di Pop Art Jakarta 2022! Dalang Pelo hingga Gatotkaca

Jalan Jalan
Syarat Terbaru Pendakian Gunung Slamet via Bambangan, Siapkan Surat Dokter

Syarat Terbaru Pendakian Gunung Slamet via Bambangan, Siapkan Surat Dokter

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.