Kompas.com - 27/03/2013, 08:16 WIB
EditorI Made Asdhiana

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Banda Aceh tetap mengandalkan situs-situs tsunami selain obyek wisata sejarah untuk menarik kunjungan wisatawan ke daerah itu pada 2013.

"Tidak mengenyampingkan obyek lain, situs tsunami masih  andalan menarik kunjungan wisatawan dalam maupun luar negeri ke daerah ini," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banda Aceh, Reza Pahlevi di Banda Aceh, Selasa (26/3/2013).

Banda Aceh merupakan salah satu daerah tujuan wisata sejarah, spritual, peninggalan bencana tsunami dan pendidikan di provinsi ujung paling barat Indonesia tersebut.

Reza menjelaskan, cukup banyak daya tarik wisatawan disaksikan di Kota Banda Aceh, seperti kapal PLTD Apung, perahu di atas rumah yang merupakan situs tsunami yang menguncang Aceh pada 26 Desember 2004.

Selain itu juga Museum Tsunami yang didalamnya menyimpan cerita dan gambar tentang peristiwa bencana alam dahsyat yang mengakibatkan korban meninggal dan hilang lebih 200 ribu orang di provinsi berpenduduk 4,7 juta jiwa tersebut.

Di pihak lain, Reza menjelaskan bahwa Pemkot Banda Aceh memberi dukungan besar dalam mewujudkan program "Aceh Year 2013" yang telah dicanangkan Pemerintah Aceh.

"Kami mendukung program itu. Apalagi, Kota Banda Aceh adalah pintu gerbangnya orang masuk ke Aceh, terutama wisatawan mancanegara," katanya.

Khusus untuk menggaet kunjungan wisatawan ke Kota Banda Aceh, Reza menjelaskan Pemkot sudah memprogramkan pengembangan wisata air dimasa mendatang dan lokasinya di Krueng (sungai) Aceh.

"Artinya, setiap orang yang akan berlibur ke Kota Banda Aceh itu akan banyak pilihan, tidak hanya obyek wisata yang sudah ada tapi kami mengombinasikan dengan obyek wisata baru seperti pengembangan wisata air Krueng Aceh," ujarnya.

Krueng Aceh merupakan salah satu sungai terbesar yang membelah Kota Banda Aceh dan ke depan diyakini akan berkembang serta menarik untuk dikunjungi wisatawan.

Ikuti twitter Kompas Travel di @KompasTravel

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Paspor Indonesia Akan Berlaku 10 Tahun, Bagaimana Jika Sudah Buat?

Paspor Indonesia Akan Berlaku 10 Tahun, Bagaimana Jika Sudah Buat?

Travel Update
3 Desa Wisata di Gorontalo dengan Pemandangan Alam yang Unik

3 Desa Wisata di Gorontalo dengan Pemandangan Alam yang Unik

Jalan Jalan
Lion Air Rute Arab Saudi Pindah ke Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta

Lion Air Rute Arab Saudi Pindah ke Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta

Travel Update
Menparekraf Targetkan Peningkatan Jumlah Turis Asing dari Kapal Pesiar

Menparekraf Targetkan Peningkatan Jumlah Turis Asing dari Kapal Pesiar

Travel Update
Syarat Bikin Paspor untuk Dewasa dan Anak, Siapkan Kartu Keluarga

Syarat Bikin Paspor untuk Dewasa dan Anak, Siapkan Kartu Keluarga

Travel Tips
Cara Pembayaran Paspor, Lengkap dari via ATM sampai M-Banking

Cara Pembayaran Paspor, Lengkap dari via ATM sampai M-Banking

Travel Tips
Tarif Masuk Kebun Buah Mangunan di Bantul Naik Rp 2.000

Tarif Masuk Kebun Buah Mangunan di Bantul Naik Rp 2.000

Travel Update
Bakal Berlaku 10 Tahun, Ini Cara Membuat Paspor Terbaru

Bakal Berlaku 10 Tahun, Ini Cara Membuat Paspor Terbaru

Travel Tips
3 Fakta Hari Batik Nasional 2 Oktober, Bermula Dari Pengakuan UNESCO

3 Fakta Hari Batik Nasional 2 Oktober, Bermula Dari Pengakuan UNESCO

Jalan Jalan
Keraton Yogyakarta Kembali Gelar Peringatan Maulid Nabi, Ini Prosesinya

Keraton Yogyakarta Kembali Gelar Peringatan Maulid Nabi, Ini Prosesinya

Travel Update
Sekjen UNWTO Terkesima Melihat Desa Wisata Penglipuran di Bali

Sekjen UNWTO Terkesima Melihat Desa Wisata Penglipuran di Bali

Travel Update
Jokowi Imbau Pemerintah Daerah Ajak Warganya Wisata di Dalam Negeri

Jokowi Imbau Pemerintah Daerah Ajak Warganya Wisata di Dalam Negeri

Travel Update
Tips Wahana Sea Walker di Tanjung Benoa Bali, Bawa Obat Anti Mabuk

Tips Wahana Sea Walker di Tanjung Benoa Bali, Bawa Obat Anti Mabuk

Travel Tips
Keliling Saksi Bisu G30S, Ada Museum yang Dulu Rumah Pahlawan Revolusi

Keliling Saksi Bisu G30S, Ada Museum yang Dulu Rumah Pahlawan Revolusi

Jalan Jalan
Citilink Raih 3 Penghargaan dalam World Airline Awards 2022

Citilink Raih 3 Penghargaan dalam World Airline Awards 2022

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.