Kompas.com - 30/03/2013, 09:16 WIB
EditorI Made Asdhiana

Ada rasa malu di hati karena pengetahuan saya baru bertambah bersamaan dengan para penonton Perancis. Sebelum acara dimulai seorang panitia menerangkan jalannya pertunjukan, dan apakah wayang kulit itu bagi tradisi Indonesia khususnya Jawa.

Ketika dia menerangkan, penonton diperbolehkan naik turun panggung untuk melihat secara langsung di balik layar. Hal yang membuat pengunjung tentu saja sangat gembira mendapatkan kesempatan tersebut. Sayangnya, panitia melarang keras pengambilan gambar atau foto meskipun tak menggunakan flash. Saya pun termasuk yang dibuat kecewa...

Hingga hari Jumat, sambutan penonton selalu sama, antusias dan menyimak dengan penuh perhatian. Sabtu adalah puncak acara dari pergelaran wayang kulit. Kali itu tidak tanggung-tanggung, pertunjukan semalam suntuk dengan kisah runtuhnya kerajaan Kaurawa dimainkan dalang. Dan pengunjung tetap saja penuh!

Beberapa penonton datang bersama anak-anak. Memang ada juga beberapa penonton yang pergi meninggalkan acara sebelum usai. Selebihnya bertahan dan terus menikmati acara hingga selesai. Sesuatu yang patut dibanggakan.

Inilah untuk pertama kalinya pengunjung Perancis menyaksikan sebuah pertunjukan tradisional semalam suntuk. Tentu saja saya merasa sangat tersentuh dengan antusias dari para pencinta seni Perancis. Dan lebih tersentuh sehari setelah pertunjukan pertama, berita tentang pertunjukan wayang kulit ini muncul di beberapa media massa Perancis, dengan judul pertunjukan spektakuler dari tradisi kuno jawa. (DINI KUSMANA MASSABUAU)

Ikuti twitter Kompas Travel di @KompasTravel

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Tips Berkunjung ke Wisata Gunung Blego via Magetan

7 Tips Berkunjung ke Wisata Gunung Blego via Magetan

Travel Tips
Jam Buka dan Harga Tiket Merapi Park Terbaru 2021, Keliling Dunia di Lereng Merapi

Jam Buka dan Harga Tiket Merapi Park Terbaru 2021, Keliling Dunia di Lereng Merapi

Jalan Jalan
9 Tips Naik KA Jarak Jauh Selama PPKM Mikro, Cari Gerbong Sepi!

9 Tips Naik KA Jarak Jauh Selama PPKM Mikro, Cari Gerbong Sepi!

Travel Tips
Aturan Wisata ke Spanyol Terbaru Juni 2021, Sudah Sambut Turis Asing

Aturan Wisata ke Spanyol Terbaru Juni 2021, Sudah Sambut Turis Asing

Travel Update
Tiket KA Jarak Jauh Jadi Lebih Mahal karena Tes Covid-19, GeNose Jadi Primadona

Tiket KA Jarak Jauh Jadi Lebih Mahal karena Tes Covid-19, GeNose Jadi Primadona

Jalan Jalan
Pengalaman Naik KA Jarak Jauh saat PPKM Mikro 1-14 Juni 2021, Stasiun Tetap Ramai

Pengalaman Naik KA Jarak Jauh saat PPKM Mikro 1-14 Juni 2021, Stasiun Tetap Ramai

Jalan Jalan
Persiapan Travel Corridor Arrangement Bali Sudah 85-90 Persen

Persiapan Travel Corridor Arrangement Bali Sudah 85-90 Persen

Travel Update
Catat, Daftar Hotel Bersertifikasi CHSE di 5 Destinasi Super Prioritas

Catat, Daftar Hotel Bersertifikasi CHSE di 5 Destinasi Super Prioritas

Jalan Jalan
Hari Purbakala: Melihat Lukisan Goa Tertua di Dunia yang Ternyata Ada di Indonesia

Hari Purbakala: Melihat Lukisan Goa Tertua di Dunia yang Ternyata Ada di Indonesia

Jalan Jalan
9 Fakta Seputar Uma Lengge, Wisata Budaya yang Dikunjungi Sandiaga dan Atta Halilintar

9 Fakta Seputar Uma Lengge, Wisata Budaya yang Dikunjungi Sandiaga dan Atta Halilintar

Jalan Jalan
Jangan Dicabut, Bunga Edelweiss Bisa Dibeli di Desa Wonokitri Pasuruan

Jangan Dicabut, Bunga Edelweiss Bisa Dibeli di Desa Wonokitri Pasuruan

Travel Update
4 Fakta Seputar Festival Perahu Naga, Disebut Peh Cun dan Sembahyang Bacang

4 Fakta Seputar Festival Perahu Naga, Disebut Peh Cun dan Sembahyang Bacang

Travel Update
Perancis Sambut Turis Asing yang Divaksinasi Juni 2021, Ini Aturannya

Perancis Sambut Turis Asing yang Divaksinasi Juni 2021, Ini Aturannya

Travel Update
Maria, Desa Wisata di Bima NTB yang Memiliki Banyak Daya Tarik

Maria, Desa Wisata di Bima NTB yang Memiliki Banyak Daya Tarik

Jalan Jalan
Pacuan Kuda di Bima Bakal Jadi Acara Nasional, Ini Persiapannya

Pacuan Kuda di Bima Bakal Jadi Acara Nasional, Ini Persiapannya

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X