Kompas.com - 05/04/2013, 09:17 WIB
EditorI Made Asdhiana

TERNATE, KOMPAS.com - Pulau Morotai, Maluku Utara, kian diminati wisatawan, yang terlihat dari meningkatnya arus kunjungan wisatawan dari dalam dan luar negeri di daerah bekas pangkalan pasukan sekutu pada Perang Dunia II itu.

Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua mengatakan di Daruba, Ibu Kota Kabupaten Pulau Morotai, Kamis (4/4/2013), meningkatnya arus kunjungan wisatawan ke daerah itu karena memiliki banyak obyek wisata menarik, terutama obyek wisata sejarah dan obyek wisata bahari.

Obyek wisata sejarah di Morotai yang diminati wisatawan di antaranya peninggalan Perang Dunia II seperti puing-puing tank dan pesawat tempur serta tempat peristirahatan panglima pasukan sekutu, Jenderal Douglas MacArthur

Sedangkan obyek wisata bahari yang diminati wisatawan, menurut Rusli Sibua, di antaranya Pulau Dodola yang disebut-sebut sebagai pulau terindah di dunia dan Pantai Tanjung Sopi yang ketinggian gelombangnya merupakan salah satu yang terbaik di dunia.

Keindahan panorama bawah laut di perairan Pulau Morotai juga merupakan salah satu obyek wisata yang banyak diminati wisatawan, karena selain menyajikan keanekaragaman terumbu karang dan ikan, juga terdapat puing-puing pesawat tempur dan kapal perang peninggalan Sekutu.

Rusli Sibua tidak menyebut secara rinci jumlah wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri setiap bulannya, namun mengatakan bahwa hotel dan penginapan di Morotai belakangan ini selalu dipadati wisatawan.

Semakin banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Morotai juga tidak terlepas dari kontribusi penyelenggaraan Sail Morotai di daerah itu pada September 2012 karena kegiatan ini diarahkan untuk mempromosikan potensi pariwisata dan investasi di Morotai.

Menurut Rusli, Pemkab Pulau Morotai kini terus berupaya meningkatkan pembangunan infrastruktur pariwisata di daerah itu, guna memberi kenyamanan kepada para wisatawan yang berkunjung, seperti penyediaan sarana transportasi khusus dari ibu kota kabupaten ke berbagai obyek wisata.

Selain itu, Pemkab Pulau Morotai juga tengah mengupayakan adanya perusahan penerbangan yang membuka rute penerbangan internasional dari dan ke Bandara Morotai, terutama untuk rute Tokyo-Morotai-Bali minimal sekali dalam seminggu.

"Kita juga terus mendorong swasta untuk membangun berbagai fasilitas pariwisata di Morotai seperti hotel bertaraf internasional. Sudah ada perusahaan yang siap membangun hotel seperti itu di Morotai dan diharapkan bisa terealisasi secepatnya," tambah Rusli Sibua.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.