Kompas.com - 08/04/2013, 09:05 WIB
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Belum lama ini beredar kasak-kusuk di industri penerbangan yang cukup mengagetkan. Kabarnya, Lion Air maskapai swasta Indonesia yang baru saja menjadi buah bibir masyarakat internasional karena pembelian pesawat besar-besaran mengancam akan memindahkan pangkalannya ke Malaysia.

Ceritanya, Rusdi Kirana Presiden Direktur Lion Air berencana untuk membuat hub di Manado yang akan menghubungkan penerbangannya dari Jepang, China, Korea, dan Taiwan. Rusdi kabarnya sudah mengucurkan dana untuk pembebasan lahan. Lion Air pun tak hanya berencana membantu membangun bandara yang bisa menghubungkan berbagai negara, tapi juga membuat semuanya secara menyeluruh termasuk ground handling, cargo handling, dan infrastruktur keseluruhan.

Mungkin melihat cakupan yang sangat besar ini, kabarnya Perum Angkasa Pura I otoritas yang menguasai Bandara di Manado meminta saham 51 persen untuk proyek besar tersebut. Rusdi pun meradang.

Malaysia yang selalu jeli melihat peluang pun menawarkan Lion Air untuk mau memindahkan hub nya di Johor Bahru dengan harga sewa murah. Untuk lahan seluas 2,5 hektare di Johor Bahru itu, kabarnya Rusdi hanya perlu membayar sewa selama 10 tahun, setelah itu lahan itu akan menjadi milik Lion Air.

Tapi waktu KONTAN menghubungi PT Angkasa Pura I (Persero) mengaku tidak pernah sebagian saham dari PT Lion Mentari Airlines (Lion Air) terkait dengan pembuatan hanggar pesawat penerbangan di dekat Bandara Sam Ratulangi, Manado.

Tommy Soetomo, Direktur Utama AP I bilang, pihak AP I hanya meminta kerjasama bisnis yang saling menguntungkan untuk kedua belah pihak. Dia bercerita, bahwa maskapai penerbangan Lion Air meminta izin akses jalan pesawat langsung dari bandara.

"Kabar yang beredar kami tidak beri izin dan meminta saham itu tidak benar. Kami meminta kerjasama bisnis saja, win-win solution, seperti membayar fee," terang Tommy kepada KONTAN, Jumat (5/4/2013).

Menurut Tommy, keinginan Lion Air membangun hanggar di dekat bandara itu sudah berlangsung sejak tahun lalu. "Soal masalah hukum dan perizinan sudah selesai dari tahun lalu," ujar Tommy. Namun dia tidak tahu kenapa rencana tersebut tidak dilanjutkan kembali.

Aditya Simanjuntak, Sekretaris Perusahaan Lion Air menambahkan, pihaknya memang belum merealisasikan pembangunan hanggar di Manado. Sayang dia tidak menjelaskan alasan detailnya. "Memang belum direalisasikan (hanggar Manado), kami masih fokus bangun hanggar yang di Batam," jelasnya. (Oginawa R Prayogo, Djumyati Partawidjaja/Kontan)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Wisata Bedugul Bali, Banyak Spot Foto Instagramable  

10 Wisata Bedugul Bali, Banyak Spot Foto Instagramable  

Jalan Jalan
Wisata ke Kawasan Bunker Kaliadem Yogyakarta Tidak Harus Sewa Jip

Wisata ke Kawasan Bunker Kaliadem Yogyakarta Tidak Harus Sewa Jip

Travel Update
9 Tempat Nongkrong Murah di Trawas Mojokerto, Ada yang Berkonsep Taman

9 Tempat Nongkrong Murah di Trawas Mojokerto, Ada yang Berkonsep Taman

Jalan Jalan
Tanjung Benoa Bali Jadi Kampung Pertama Siaga Tsunami UNESCO

Tanjung Benoa Bali Jadi Kampung Pertama Siaga Tsunami UNESCO

Travel Update
GPIB Immanuel Malang Menyimpan Dua Alkitab Kuno Berusia Ratusan Tahun

GPIB Immanuel Malang Menyimpan Dua Alkitab Kuno Berusia Ratusan Tahun

Jalan Jalan
Endek Bali Jadi Suvenir untuk Delegasi GPDRR 2022

Endek Bali Jadi Suvenir untuk Delegasi GPDRR 2022

Travel Update
Pengerjaan KRL Solobalapan-Palur Capai 84 Persen, Ditarget Beroperasi Juli 2022

Pengerjaan KRL Solobalapan-Palur Capai 84 Persen, Ditarget Beroperasi Juli 2022

Travel Update
Sandiaga Bidik Turis Malaysia dan Singapura untuk Wisata Golf di Belitung

Sandiaga Bidik Turis Malaysia dan Singapura untuk Wisata Golf di Belitung

Travel Update
6 Tips Aman Berenang di Sungai, Bisa Bawa Benda-benda Ini

6 Tips Aman Berenang di Sungai, Bisa Bawa Benda-benda Ini

Travel Tips
Turis Indonesia dan 97 Negara Lain Bisa Masuk Jepang Mulai 10 Juni 2022 Tanpa PCR

Turis Indonesia dan 97 Negara Lain Bisa Masuk Jepang Mulai 10 Juni 2022 Tanpa PCR

Travel Update
Waspada, Jangan Lakukan 5 Hal ini Saat Berenang di Sungai

Waspada, Jangan Lakukan 5 Hal ini Saat Berenang di Sungai

Travel Tips
Pendaki Gunung Rinjani yang Buang Sampah Sembarangan Akan Diblacklist 2 Tahun

Pendaki Gunung Rinjani yang Buang Sampah Sembarangan Akan Diblacklist 2 Tahun

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Rute Menuju Pantai Teluk Hijau Banyuwangi

Harga Tiket Masuk dan Rute Menuju Pantai Teluk Hijau Banyuwangi

Jalan Jalan
Pantai Teluk Hijau Banyuwangi, Surga Tersembunyi dengan Air Laut Berwarna Hijau 

Pantai Teluk Hijau Banyuwangi, Surga Tersembunyi dengan Air Laut Berwarna Hijau 

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Cara Melihat Penyu di Pantai Sukamade Banyuwangi

Harga Tiket Masuk dan Cara Melihat Penyu di Pantai Sukamade Banyuwangi

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.