Kompas.com - 15/04/2013, 18:10 WIB
EditorI Made Asdhiana

MEDAN, KOMPAS.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyiapkan peluncuran Festival Danau Toba untuk memopulerkan kegiatan budaya dan wisata di kawasan Danau Toba.

Usai menghadiri rapat paripurna DPRD Sumut dalam rangka peringatan HUT ke-65 Sumut di Medan, Senin (15/4/2013), Bupati Samosir, Mangindar Simbolon yang juga Ketua Panitia Festival Danau Toba mengatakan, Kemenparekraf sedang mencari waktu yang tepat untuk peluncuran tersebut. "Paling lama Mei akan dilakukan," katanya.

Menurut Bupati Samosir, dalam peluncuran yang akan dilaksanakan di Jakarta itu, akan ditampilkan sejumlah pergelaran seni dan budaya yang terdapat sekitar Danau Toba.

Dengan peluncuran dan penampilan seni budaya tersebut, diharapkan kegiatan Festival Danau Toba yang akan diselenggarakan September 2013 itu lebih terpublikasi dan menarik perhatian wisatawan, baik dalam mau pun luar negeri.

Kemudian, untuk semakin memeriahkan peluncuran Festival Danau Toba, pihaknya akan mengundang sejumlah tokoh Sumut, termasuk yang berada di Jakarta.

Karena itu, panitia sedang mendata sejumlah tokoh yang dinilai cukup dikenal dan memiliki perhatian dalam kemajuan kepariwisataan di kawasan Danau Toba. "Nanti akan ada pertemuan tokoh yang dipimpin langsung Wamenparekraf Sapta Nirwandar," katanya.

Bahkan, sebagai bentuk kepedulian pemerintah untuk kemajuan Danau Toba, Wamenparekraf Sapta Nirwandar juga ingin bertemu dan berdialog terlebih dulu dengan bupati dan wali kota di kawasan Danau Toba.

Melalui pertemuan itu, Wamenparekraf ingin mendengar langsung dan meminta komitmen bersama dalam membangun potensi wisata di sekitar kawasan Danau Toba, minimal untuk lima tahun mendatang.

Panitia Festival Danau Toba menyampaikan apresiasi atas keseriusan Wamenparekraf Sapta Nirwandar untuk membangun potensi wisata di Danau Toba dan menyerahkan lokasi pertemuan itu kepada bupati dan wali kota di sekitar kawasan lokasi wisata andalan Sumut tersebut.

"Beliau (Wamenparekraf Sapta Nirwandar) juga demokratis, mau (berdialog) di Medan, Jakarta, Samosir, atau Parapat, beliau siap," kata Mangindar Simbolon.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.