10 Daya Tarik Baru Bali-Lombok

Kompas.com - 18/04/2013, 14:34 WIB
|
EditorNasru Alam Aziz

ADELAIDE, KOMPAS.com -- Buku petunjuk perjalanan Lonely Planet baru saja menerbitkan edisi ke-14 mengenai Bali dan Lombok terbitan tahun 2013. Apa saja menurut buku ini yang baru dan menarik untuk dikunjungi di Bali dan Lombok? Inilah 10 hal menarik yang disarikan dari buku tersebut dan dimuat oleh The Courier Mail edisi Kamis (18/4/2013).

1. Pengakuan Unesco. Sistem persawahan Subak di Bali sudah lama diketahui orang dan banyak mendapatkan pujian. Setelah lama diusulkan, sekarang sistem ini diakui oleh Badan PBB Unesco di tahun 2012, dan masuk dalam World Heritage List. Sawah di kawasan Tabanan, Pura Taman Ayun, dan Jatiluwih, dengan petak-petak sawah di kawasan perbukitan menarik untuk dikunjungi.

2. Canggu yang Semakin Populer. Canggu adalah kawasan penuh vila ekslusif antara Kerobokan dan Pantai Echo. Sekarang semakin trendi dengan cafe, restoran dan penginapan baru, termasuk kawasan seperti Berewa dan Batu Bolong. Kalau Anda ingin suasana lain selain pantai, galeri seperti Sukyf Arch & Art, galeri yang berisi karya artis Bali terletak tidak jauh dari Canggu Club.

3. Pantai Kerobokan. Di Kerobokan tersebar restoran-restoran terbaik di Bali dan gaya hidup yang wah. Resor dan klub baru bermunculan di pantai ke arah utara Kerobokan. Tiga di antaranya adalah W Retreat& Spa, Mozaic Beach Club, dan Potato Head yang semakin populer.

4. Bukit yang Semakin Asyik. Panas dan gersang, semenanjung selatan yang dikenal dengan nama Bukit, semakin populer bagi turis, mulai dari Nusa Dua yang tenang sampai pantai selatan yang menawarkan kemewahan baru. Akomodasi mulai dari yang berada di bibir pantai seperti Belangan Beach, sampai dengan hotel kecil di kawasan lebih tinggi di Bingin. 

5. Bandara Baru. Bandara Ngurah Rai Bali akan memiliki terminal baru yang lebih besar tahun depan menggantikan fasilitas lama yang sesak. Pertanyaan besarnya adalah apakah mereka akan menempatkan lebih banyak staf di konter imigrasi?

6. Tol Baru. Jalan tol yang akan selesai tahun depan ini dimaksudkan untuk mengurangi kemacetan di sekitar Kuta. Tol sepanjang 12 km akan dimulai dari Denpasar sampai ke Nusa Dua, dengan cabang ke Bandara Ngurah Rai. Biaya jalan tol adalah Rp 10 ribu, namun belum diketahui berapa waktu yang bisa dihemat dengan adanya jalan tol.

7. Pengaturan Lalu Lintas. Karena semakin populer, Ubud juga semakin semrawut dan macet dan mengingatkan pengunjung akan Kuta yang sudah lama bernasib serupa. Pelancong kadang harus menghabiskan 90 menit untuk mencapai kawasan tersebut. Guna mengurangi jumlah kendaraan, pemda sudah merencanakan sejak tahun lalu untuk mengurangi kemacetan, antara lain dengan membangun perapatan baru antara Jalan Ngurah Rai Bypasss dan Jalan Sunset.

8. Lombok Internasional. Bandara Internasional Lombok di dekat Praya sekarang sudah resmi dibuka, bagi penerbangan internasional dan lokal.

9. Menjamurnya Sekolah Selam. Beberapa sekolah menyelam (diving) baru bermunculan di Rangkaian Pulau Gili. Tahun lalu, telah dibentuk Asosiasi Penyelam Pulau GIli, dalam usaha bersama guna melindungi karang lokal, dan juga para turis dengan adanya standar mutu berbagai sekolah tersebut.

10. Gili yang Lain. Selain tiga pulau gili yang sudah lebih terkenal, dua gili lainnya, Gili Gede dan Gili Asahan memang lebih sepi namun memberikan suasana tentram, dan lebih alami.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Libur Panjang, Tamu Hotel di Kabupaten Malang Mayoritas dari Surabaya

Libur Panjang, Tamu Hotel di Kabupaten Malang Mayoritas dari Surabaya

Whats Hot
Pendakian Gunung Sumbing via Butuh Buka Meski Nepal Van Java Tutup

Pendakian Gunung Sumbing via Butuh Buka Meski Nepal Van Java Tutup

Whats Hot
Okupansi Hotel Bintang di Banyuwangi Diprediksi Naik Saat Libur Panjang

Okupansi Hotel Bintang di Banyuwangi Diprediksi Naik Saat Libur Panjang

Whats Hot
Libur Panjang, Ketua PHRI Malang Pastikan Tiap Hotel Punya Kamar Isolasi

Libur Panjang, Ketua PHRI Malang Pastikan Tiap Hotel Punya Kamar Isolasi

Whats Hot
Napak Tilas Sumpah Pemuda, Ada Museum W.R Soepratman di Surabaya

Napak Tilas Sumpah Pemuda, Ada Museum W.R Soepratman di Surabaya

Jalan Jalan
Libur Panjang, Hari Ini Tingkat Okupansi Hotel di Kabupaten Malang Capai 60-70 Persen

Libur Panjang, Hari Ini Tingkat Okupansi Hotel di Kabupaten Malang Capai 60-70 Persen

Whats Hot
Liburan ke Gunungkidul, Saatnya Berfoto di Kebun Bunga Amarilis

Liburan ke Gunungkidul, Saatnya Berfoto di Kebun Bunga Amarilis

Whats Hot
PHRI Bali: Okupansi Hotel Diharap Naik Selama Libur Panjang

PHRI Bali: Okupansi Hotel Diharap Naik Selama Libur Panjang

Whats Hot
Libur Panjang, Lama Inap Tamu di Hotel Bogor Rata-rata 2 Hari 1 Malam

Libur Panjang, Lama Inap Tamu di Hotel Bogor Rata-rata 2 Hari 1 Malam

Whats Hot
Mendaki Gunung Prau Jalur Patak Banteng? Kuotanya 1.200 Orang Per Hari

Mendaki Gunung Prau Jalur Patak Banteng? Kuotanya 1.200 Orang Per Hari

Travel Tips
Libur Panjang, Tidak Ada Pembatasan Kuota Pendakian Gunung Lawu

Libur Panjang, Tidak Ada Pembatasan Kuota Pendakian Gunung Lawu

Travel Tips
 Kuota Pendakian Gunung Semeru Sudah Penuh Sampai 31 Oktober 2020

Kuota Pendakian Gunung Semeru Sudah Penuh Sampai 31 Oktober 2020

Whats Hot
Libur Panjang, Kuota Pendakian Gunung Gede Pangrango Diprediksi Aman

Libur Panjang, Kuota Pendakian Gunung Gede Pangrango Diprediksi Aman

Whats Hot
Wisata Virtual, 3 Museum Napak Tilas Sumpah Pemuda di Jakarta

Wisata Virtual, 3 Museum Napak Tilas Sumpah Pemuda di Jakarta

Jalan Jalan
Cuti Bersama 2020, Pekan Ini Ada Libur Panjang 5 Hari

Cuti Bersama 2020, Pekan Ini Ada Libur Panjang 5 Hari

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X