Bakso Bakar Malang Membuat Turis Ketagihan

Kompas.com - 10/05/2013, 13:19 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

Khas bakso bakar Pak Man yang diburu pecinta kuliner dan para wisatawan asing adalah rasa pedasnya. Rasa pedas dan porsi yang ditawarkan beraneka. Ada porsi level satu hingga tiga. Porsi pertama berisi 10 biji, kedua 15 biji dan level ketiga dari 20 biji hingga 25 biji.

Untuk rasa pedas yang disediakan, mulai dari rasa tidak bedas, sedang dan sangat pedas. "Yang laris bakso bakar sangat pedas," katanya.

Setiap hari, pak Man harus menyediakan 50 kilogram daging sapi. Adapun harganya tergolong cukup merakyat. Porsi level pertama (10 biji) seharga Rp 15.000, level kedua (15) Rp 22.500, level ketiga (25 biji) Rp 37.500.

Ditanya apa yang khas dari bakso bakar? Menurut Pak Man, khasnya adalah rasanya khas dan juga pedasnya yang tak dimiliki bakso bakar lainnya di Malang dan diluar Malang.

Proses pembuatannya, daging sapi digiling lalu dibentuk layaknya bakso biasa. "Setelah direbus lalu dibakar. Sebelum dibakar diberi bumbu dulu, agar rasa dan aromanya terasa sedap. Bumbunya, menggunakan kecap dan saos. Selain itu, ada rahasia yang membuat rasanya khas," katanya sembari tersenyum.

Bakso bakar tak hanya diburu para warga Malang, wisatawan lokal. Para turis yang berkunjung ke Malang juga sering berkunjung menikmati bakso bakar Pak Man.

"Rasanya memang beda dengan bakso bakar lainnya. Aroma harumnya khas dan memang sedap. Bakso bakar pedas jelas lebih enak dari yang biasa," kata Hanum Aktavia, seorang penikmat bakso Pak Man.

Halaman:
Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X