Kompas.com - 14/05/2013, 16:26 WIB
EditorI Made Asdhiana

2. Gura Bunga. Gura Bunga adalah sebuah kelurahan yang berada di lereng Gunung Kie Matubu. Di Gura Bunga inilah dikenal sebagai tempat tinggal para sowohi atau penghubung antara pihak Kesultanan Tidore dengan roh para leluhur.

Sebagai tempat tinggal para sowohi, di Gura Bunga terdapat enam rumah puji untuk enam sowohi yang ada. Usia rumah puji tersebut ditaksir ratusan tahun. Jangan membayangkan rumah puji seperti rumah modern, dialiri listrik, berperabotan serba elektronik. Malah sebaliknya, rumah tempat tinggal para sowohi ini sangat sederhana. Cirinya berdinding bambu, berlantai tanah dan beratapkan pelepah daun sagu.

Mampirlah ke kediaman Yunus Hatari, yang menjadi menjadi sowohi sejak 2001. Yunus hanya menerima tamu pada hari Rabu dan Minggu. Saat itulah Yunus menerima banyak tamu dari berbagai kalangan dan beragam kepentingan, mulai dari meminta kesembuhan, sukses dalam karir, meminta restu untuk menduduki posisi tertentu dan sebagainya. Tak ada salahnya Anda juga meminta doa dari Yunus untuk kelanggengan keluarga, kesehatan dan memuluskan perjalanan karir.

bentor

Bentor di Tidore, Maluku Utara. (KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA)

Untuk menuju Gura Bunga, Anda bisa menggunakan angkutan umum dengan tarif Rp 10.000 dari terminal Soasio. Namun harus sabar menunggu karena mobil baru berangkat setelah dipenuhi penumpang. Kalau mau cepat, sewalah mobil dengan tarif Rp 150.000.

3. Benteng. Tidore kaya dengan peninggalan benteng kolonial. Pertama, Benteng Tahula. Benteng ini berada di Kota Soasio yang dibangun pelaut Spanyol. Untuk menuju puncak benteng, Anda harus menaiki tangga. Kedua, Benteng Tore yang dibangun oleh Portugis. Benteng Tore tak jauh dari Keraton Tidore.

Secara umum, Anda akan kesulitan menemukan bentuk asli kedua benteng ini. Benteng Tahula bisa dikatakan hampir rata dengan tanah. Sementara Benteng Tore masih terlihat sisa-sisa peninggalan sebuah benteng dan saat ini dalam tahap renovasi. Dari kedua benteng ini, Anda bisa melihat laut yang memisahkan Pulau Tidore dengan Pulau Halmahera. Disarankan mengunjungi kedua lokasi ini pada pagi hari untuk melihat sunrise.

Penginapan
Hanya satu penginapan tersedia di Tidore, yakni Hotel Seroja dengan tarif Rp 200.000. Selebihnya adalah guest house milik Pemkot Tidore Kepulauan.

Makanan
Kalau Anda menginginkan makanan khas Tidore, datanglah ke Waroeng Alriska, Jalan A Yani. Letaknya di depan Kantor Dinas Perindagkop dan UKM Tidore. Ada ikan, terong ungu, pisang santan dan lain-lain. Tak ketinggalan ada papeda.

Internet
Bisa dikatakan urusan internet perlu kesabaran di Tidore. Pasalnya akses termasuk kategori lambat. Namun warnet bisa ditemukan di dekat Pasar Tidore.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.