Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Saatnya Menarik Minat Turis Vladivostok ke Indonesia

Kompas.com - 20/05/2013, 16:51 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Tari pendet dari Bali yang dibawakan tim kesenian KJRI Guangzhou memukau pengunjung pameran pariwisata "Pacific International Tourism Expo" (PITE) ke-17 di Vladivostok, Rusia.

"Penampilan tari pendet dalam upaya memperkenalkan seni budaya sekaligus mempromosikan potensi pariwisata Indonesia kepada masyarakat Rusia, khususnya di Vladivostok dan sekitarnya," kata Sekretaris III Pensosbud KBRI Moskow, Pratomo Adi Nugroho kepada Antara London, Senin (20/5/2013).

Menurut Adi Nugraha, KBRI Moskow memperoleh dukungan KJRI Guangzhou, yang telah mengirimkan tim tari untuk memperkenalkan seni budaya Indonesia selama kegiatan. Selain tari pendet juga ditampilkan tari lenggang timur, jaipong, lenggang nyai, tari merak, tari zapin, tari cucak rowo dan tari bajidor kahot.

Dubes RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, Djauhari Oratmangun mengatakan sudah saatnya Indonesia menggarap pasar pariwisata Rusia di Vladivostok.

Djauhari berharap partisipasi Indonesia pada pameran di Vladivostok ini dapat mendorong peningkatan kunjungan turis Rusia, khususnya dari Vladivostok dan sekitarnya ke Indonesia.

Indonesia melihat Vladivostok dan kawasan Rusia Timur Jauh merupakan pangsa pasar pariwisata yang potensial untuk dikembangkan. Minimnya informasi mengenai destinasi wisata di Indonesia menyebabkan masyarakat Rusia di Vladivostok dan sekitarnya lebih mengenal Bali dan Lombok.

Turis Rusia umumnya berkunjung ke Bali memiliki masa tinggal yang panjang, sekitar 15 hari, dengan pengeluaran yang cukup besar. Khusus dari Vladivostok dan kawasan Rusia Timur Jauh, turis Rusia lebih banyak menggunakan pesawat carter.

Dubes Djauhari mengatakan Indonesia dapat dicapai melalui Seoul, Tokyo, Osaka dan Beijing yang rata-rata menghabiskan waktu 1,5 jam penerbangan dari Vladivostok. "Selanjutnya melanjutkan perjalanan ke Indonesia dengan Garuda Indonesia, yang memiliki jadwal penerbangan setiap hari dari keempat kota tersebut, baik ke Jakarta maupun Bali," katanya.

Sekretaris Kedua Ekonomi KBRI Moskow, Faisal M Perdanaputra mengatakan, Bali menjadi destinasi wisata yang populer bagi masyarakat Rusia.

Selain Bali, menurut Faisal, masih banyak destinasi wisata lainnya di Indonesia yang menarik untuk dikunjungi, seperti Maluku, Manado, Bunaken, Radja Ampat, Borobudur dan Bromo. "Itu yang ingin kita kenalkan ke masyarakat Rusia," katanya.

Turis Rusia ke Indonesia dalam 10 tahun terakhir menunjukkan tren yang terus meningkat. Pada tahun 2012, kunjungan turis Rusia ke Indonesia mencapai 98.344 orang atau naik 10,8 persen dibanding tahun 2011 sebanyak 90.988 turis.

Selain keindahan alam dan kekayaan budaya, hal yang disukai oleh turis Rusia untuk berkunjung ke Indonesia adalah 5S, yaitu "sun, sand, sea, services and smile".

PITE merupakan ajang promosi pariwisata terbesar di kawasan Timur Jauh Rusia yang diselenggarakan setiap tahun di Vladivostok, kota penting Rusia yang berbatasan dengan kawasan Asia Pasifik.

PITE diikuti 130 peserta merupakan representasi dari berbagai industri wisata, baik di Rusia maupun mancanegara, antara lain Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, China, Mongolia dan beberapa negara anggota ASEAN, yaitu Indonesia, Laos, Malaysia, Singapura, Thailand dan Vietnam.

Selama kegiatan, pameran PITE 2013 dikunjungi sekitar 20.000 orang dari berbagai kalangan, baik dari industri wisata maupun akademisi dan masyarakat umum.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Travel Update
Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Jalan Jalan
Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Jalan Jalan
 7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

Jalan Jalan
5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

Travel Tips
Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Jalan Jalan
Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Travel Update
Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Travel Update
Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Travel Update
Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Hotel Story
Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Travel Update
5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

Jalan Jalan
Dampak Rupiah Melemah pada Pariwisata Indonesia, Tiket Pesawat Mahal

Dampak Rupiah Melemah pada Pariwisata Indonesia, Tiket Pesawat Mahal

Travel Update
4 Tempat Wisata di Rumpin Bogor Jawa Barat, Ada Curug dan Taman

4 Tempat Wisata di Rumpin Bogor Jawa Barat, Ada Curug dan Taman

Jalan Jalan
Rusa Jadi Ancaman di Beberapa Negara Bagian AS, Tewaskan Ratusan Orang

Rusa Jadi Ancaman di Beberapa Negara Bagian AS, Tewaskan Ratusan Orang

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com