Kompas.com - 22/05/2013, 14:38 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

Maka, kegiatan Heritage Cooking Class yang juga berbarengan dengan ulang tahun ke-3 Komunitas LOH dan pertama D'Marco Cafe, tak hanya memasak martabak di pemakaman tetapi juga tur keliling kompleks makam.

Sebelum memasak martabak, para peserta yang tak hanya terdiri dari orang dewasa melainkan juga anak-anak diajak berkeliling kompleks pemakaman sambil diceritakan sejarah-sejarah yang tersimpan dibaliknya oleh pemandu Ferry dan Adjie.

Ferry menuturkan, ada makam orang Jepang yang berbentuk tak seperti makam di Indonesia kebanyakan. Hanya ada nisan yang berdiri tegak ke atas. Menurut Ferry, yang dikubur di sini hanyalah abu orang yang tertulis di makam, bukan jenazah secara utuh. Abu-abu jenazah orang Jepang juga banyak tersimpan di salah satu ruangan yang ada kompleks makam.

Berbeda makam orang Jepang, beda pula dengan makam orang China. Ada salah satu makam orang China yang nisannya ada di bagian kaki, dengan tanah kubur menjulang ke atas. Selain itu, di salah satu sisi kompleks makam, juga bersemayam makam orang-orang Yahudi.

Bentuk makam Yahudi berbeda dan cukup mencolok yaitu sarkofagus dengan ujung atas makam berbentuk segi tiga. Makam pun tidak menggunakan tanah, melainkan terbuat dari batu. Menurut Adjie, di kompleks TPU ini, masih ada sekitar lima atau enam makam Yahudi dengan ciri selain bentuknya sarkofagus tetapi juga ada lambang Bintang David di atas nama yang dimakamkan.

Selesai tur makam, peserta diajak berkontribusi dengan merawat bangunan makam OG Khouw dengan cara membersihkan bagian-bagian yang terlihat kotor. Meski bangunan ini telah dibersihkan oleh penjaga makam, tapi tak ada salahnya sebagai wujud kepedulian para pengunjung juga ikut membersihkan salah satu warisan makam termegah di Jakarta ini.

"Jadi ada kontribusi dimana kita tinggal di Jakarta ini. Ini akan menjadi satu pengalaman yang luar biasa karena kita nggak hanya jalan-jalan tapi kita memberikan satu manfaat untuk negara walaupun kecil," ujar Amel.

Sedangkan Adjie mengatakan, komunitas LOH sering mengadakan kegiatan pembersihan mausoleum, kira-kira sebulan sekali.

Setelah bersih-bersih muausoleum, beralih ke acara inti yang tak biasa yakni memasak martabak.

Para peserta langsung terlihat sumringah, pun ingin segera mencicip martabak mengingat perut yang juga merasa cukup lapar setelah melakukan tur dan bersih makam. Ada dua martabak yang dipraktikkan cara membuat yaitu martabak oreo dan martabak pandan coklat strawberry.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Wisata Dekat Pura Mangkunegaran di Solo, Istana hingga Pasar Bersejarah

8 Wisata Dekat Pura Mangkunegaran di Solo, Istana hingga Pasar Bersejarah

Jalan Jalan
Jangan Berwisata ke Dusun Semilir pada 7 Januari 2023, Ini Sebabnya

Jangan Berwisata ke Dusun Semilir pada 7 Januari 2023, Ini Sebabnya

Travel Update
Libur Akhir Tahun di Karimunjawa, Ini Jadwal Kapal Ferry KMP Siginjai Desember 2022

Libur Akhir Tahun di Karimunjawa, Ini Jadwal Kapal Ferry KMP Siginjai Desember 2022

Travel Update
Puncak Botorono di Temanggung, Asyik untuk Camping Malam Tahun Baru

Puncak Botorono di Temanggung, Asyik untuk Camping Malam Tahun Baru

Jalan Jalan
Tempat Akad Nikah Kaesang-Erina, Segini Harga Paket Pernikahan di Royal Ambarrukmo

Tempat Akad Nikah Kaesang-Erina, Segini Harga Paket Pernikahan di Royal Ambarrukmo

Jalan Jalan
Tempat Pemeriksaan Imigrasi Seluruh Indonesia Kini Dilengkapi Teknologi Pengenalan Wajah

Tempat Pemeriksaan Imigrasi Seluruh Indonesia Kini Dilengkapi Teknologi Pengenalan Wajah

Travel Update
KAI Access 12.12 Online Promo, Diskon 16.000 Tiket Kereta Api

KAI Access 12.12 Online Promo, Diskon 16.000 Tiket Kereta Api

Travel Promo
Resmi Dibuka, Hotel Aston Mojokerto Tawarkan Promo Menginap

Resmi Dibuka, Hotel Aston Mojokerto Tawarkan Promo Menginap

Travel Promo
RKUHP Disahkan, Ranah Privat Turis Asing Akan Tetap Terjamin

RKUHP Disahkan, Ranah Privat Turis Asing Akan Tetap Terjamin

Travel Update
29 Pelaku Seni Budaya Terima Anugerah Kebudayaan Indonesia 2022

29 Pelaku Seni Budaya Terima Anugerah Kebudayaan Indonesia 2022

Travel Update
Taman Rekreasi Selecta di Kota Batu: Jam Buka, Tiket Masuk, Aktivitas

Taman Rekreasi Selecta di Kota Batu: Jam Buka, Tiket Masuk, Aktivitas

Travel Tips
5 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Tangerang

5 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Tangerang

Jalan Jalan
62 Kapal di Pelabuhan Merak-Bakauheni Siap Layani Nataru 2022/2023

62 Kapal di Pelabuhan Merak-Bakauheni Siap Layani Nataru 2022/2023

Travel Update
Prediksi Titik Kemacetan di Yogya dan Solo Saat Pernikahan Kaesang-Erina

Prediksi Titik Kemacetan di Yogya dan Solo Saat Pernikahan Kaesang-Erina

Travel Update
Status Semeru Turun ke Level 3, Jalur Malang-Lumajang via Curah Kobokan Buka Lagi

Status Semeru Turun ke Level 3, Jalur Malang-Lumajang via Curah Kobokan Buka Lagi

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.