Kompas.com - 27/05/2013, 14:17 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Penerbangan perdana pesawat terbaru Citilink Airbus A320-200, dilakukan Senin (27/5/2013) siang. Sekitar pukul 11.00 WIB, pesawat lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng menuju Denpasar, Bali dengan membawa lebih dari 50 awak media serta para pejabat di Citilink.

Sebelumnya, awak kabin menyambut penumpang dengan berpantun yang menjadi sapaan khas maskapai yang didominasi latar warna hijau tersebut.

"Pesawat kita ini pesawat ke-22 dan sampai akhir tahun kita akan ada 24 Airbus," ujar CEO Citilink Arif Wibowo, saat Promotion Flight Citilink Airbus A320 dari Jakarta menuju Denpasar, Bali.

Menurut Arif, saat ini Citilink memiliki 7 pesawat Boeing 737, namun pada bulan ini pesawat tersebut tidak lagi beroperasi karena telah berusia tua, sekitar 10 sampai 12 tahun.

"Kita fokus terhadap pesawat-pesawat baru untuk komunikasi ke pasar bahwa Citilink armada baru. Semakin mudah dan makin luas kota-kotanya," katanya.

Hal tersebut dipertegas oleh Senior Adviser Citilink, Peter Gontha yang juga turut serta dalam penerbangan, yang mengatakan bahwa umur armada pesawat Citilink sekarang yaitu kurang sari satu tahun.

"Sebetulnya pesawat-pesawat Citilink yang paling mutakhir. Kalau dihitung sesuai umur pesawat rata-rata umur pesawat Citilink itu 8 bulan," kata Peter.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Arif memaparkan, konsep Citilink yang merupakan maskapai berbiaya rendah (low cost carrier/LCC), hanya memiliki fasilitas kelas ekonomi dan fokus pada penerbangan yang tak terlalu jauh. Paling lama menempuh 3 jam penerbangan.

"Karena kita ingin memberi pelayanan dengan harga yang murah dan terjangkau supaya semua naik Citilink," ujarnya.

Arif melanjutkan, jika ingin merasakan kenyamanan dengan kursi lebih lebar, penumpang bisa menggunakan fasilitas green seat yang ada di 3 baris paling depan dengan menambah biaya perjalanan.

"Kita harapkan semua masyarakat Indonesia, baik menengah ke bawah yang jarang terbang dengan pesawat dapat terbang dengan kita," kata Arif.

Selain itu, selama perjalanan, penumpang pun disuguhkan bacaan yakni majalah bernama "Linked" berukuran mini yang berisi informasi-informasi tentang destinasi wisata yang disinggahi rute Citilink. "Majalah Citilink seukuran iPad mini. Kita pilihkan yang terkecil dengan beratnya sekitar 200 gram," katanya.

Sekitar pukul 14 Wita, pesawat Citilink mendarat dengan mulus di Bandara Ngurah Rai, Bali. Setelah roda pesawat menyentuh landasan, penumpang di dalam pesawat dengan serempak bertepuk tangan atas kelancaran penerbangan tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.