Kompas.com - 29/05/2013, 17:23 WIB
EditorI Made Asdhiana

Di sini juga terdapat beberapa jenis burung yang diantaranya adalah Punglor Kepala Hitam (Zootera Doherty), Koakiau (Philemon Buceroides Neglectus), Kakatua Jambul Kuning (Cacatua Shulphurea Parvula), Isap Madu Topi Sisik (Lichmera Lombokia), Punglor Kepala Merah (Zootera Interpres), Perkici Dada Merah (Trichoglossus Haematodus). Walaupun secara ketika pendakian kita jarang menjumpai hewan hewan ini, tetapi tercatat hewan hewan di atas masih ditemukan.

gunung-rinjani
Gunung Rinjani. (BARRY KUSUMA)

Dengan kekayaan yang dimilikinya, pada tahun 1997 pemerintah Indonesia menetapkan kawasan Gunung Rinjani sebagai Taman Nasional dengan luas kawasan perlindungan yang mencapai 41.330 hektar.

Fotografi

Untuk pencinta fotografi saya menyarankan untuk melewati rute Sembalun karena dari sini kita bisa menikmati banyak landscape pegununungan dan bukit. Tidak hanya itu, di sini kita bisa menikmati pemandangan savana dan rumput di sekitar kita.

Teknis Fotografi yang harus disiapkan sebagai berikut.

1. Siapkan batere cadangan dan memory card yang cukup, karena akses listrik tidak ada selama pendakian.
2. Tripod dibutuhkan untuk memotret sunset, sunrise, star trail dan time lapse di waktu malam.
3. Bawalah kamera cadangan. Sering ditemui beberapa tipe kamera dan batere selain lithium yang ngedrop pada saat di puncak gunung. Karena saat sunrise dan di puncak Rinjani suhu bisa mencapai 5-8 derajat celcius.
4. Karena tujuan kita adalah memotret, sangat disarankan untuk memakai porter tambahan yang hanya membawa peralatan foto kita.
5. Ketika ada kesempatan untuk membersihkan kamera, sebaiknya dilakukan didalam tenda yang minim dengan debu.
6. Usahakan jangan berganti ganti lensa, karena debu sangat banyak di Gunung Rinjani. Sering bergonta ganti lensa membuat banyak debu masuk ke dalam sensor kamera.
7. Jika anda naik ke Gunung Rinjani melalui rute Sembalun, bawalah lensa range 17-55 mm untuk nonfFullframe dan lensa 24-70 mm untuk lensa fullFrame. Kedua lensa ini paling ideal untuk memotret selama perjalanan.

Pendakian Gunung

Sebagian besar para pendaki adalah wisman. Jarang saya jumpai orang Indonesia atau wisatawan domestik yang mendaki. Ini karena mendaki gunung menjadi aktivitas yang paling populer di Taman Nasional Rinjani. Hampir setiap akhir pekan, gunung ini diramaikan oleh para pendaki gunung yang ingin menjejakkan kakinya di atap Bumi Lombok ini.

Sebenarnya ada 3 rute pendakian untuk menuju Puncak Rinjani, tetapi saat ini ada 2 rute resmi yang telah ditetapkan oleh pengelola Taman Nasional Rinjani, yakni rute Lawang Senaru dan Lawang Sembalun.

gunung-rinjani

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.