Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Urusan "Packing" Sampai Mencuci Baju Saat Pelesir

Kompas.com - 30/05/2013, 21:53 WIB

KOMPAS.com - Urusan membawa baju menjadi hal krusial saat melakukan perjalanan. Tak masalah jika Anda berwisata hanya dua malam saja.

Tetapi bagaimana kalau perjalanan wisata Anda berlangsung selama seminggu atau bahkan lebih? Berikut kiat sederhana mengenai tentang pakaian dan mencucinya selama berlibur ke luar kota atau negeri.

Rencanakan dulu.
Ke mana tujuan Anda pergi dan apa saja yang akan Anda lakukan? Ini yang perlu Anda ingat saat memilih pakaian yang akan Anda bawa. Cuci dan setrika baju yang akan Anda bawa beberapa hari sebelum berangkat.

Lalu pisahkan baju-baju tersebut dengan baju-baju Anda yang lain. Hitung kembali berapa banyak pakaian dalam yang perlu Anda bawa. Jika tak ingin terlalu banyak membawa celana dalam, Anda bisa bawa disposable underwear atau celana dalam sekali pakai.

Tak perlu membawa gaun, jika tujuan Anda hanya berleha-leha di pantai. Tetapi jika Anda berniat makan malam di salah satu restoran fine dining, maka sepotong gaun sederhana bisa menjadi pilihan. Untuk lelaki, kemeja dengan dasi bisa Anda bawa.

Hitung kembali berapa kaus yang akan Anda perlukan, begitu pula dengan celana pendek dan celana panjang. Misalnya kaus selama jalan-jalan, Anda butuhkan sebanyak Anda menghabiskan hari. Jika lima hari, maka bawa lima kaus.

Lalu kaus dan celana untuk tidur, cukup bawa satu atau dua pasang saja. Ingat jangan bawa berlebihan. Dalam kondisi tertentu, Anda bisa membeli baju dan celana di daerah tujuan wisata Anda.

Pertimbangkan membawa jaket. Minimal akan Anda pakai saat di dalam pesawat. Lalu sepatu, sandal jepit, dan kaus kaki. Cukup bawa satu sepatu olahraga yang nyaman dipakai saat berjalan kaki dan satu sandal jepit.

Jenis kain. Bawa baju dengan bahan-bahan ringan. Jangan bawa baju berbahan wol yang berat. Kecuali Anda bermaksud berlibur saat musim salju di luar negeri.

Pilih juga baju yang terbuat dari kain yang tak mudah kusut, misalnya jenis rayon, shiffon, atau kain polyester. Selain lebih mudah kering setelah dicuci, bahan-bahan ini juga tak mudah kusut saat ditaruh di dalam tas.

Laundry. Setiap hotel berbintang pasti menyediakan fasilitas laundry. Jika Anda kehabisan baju, Anda bisa memanfaatkan fasilitas ini. Biasanya, hanya dalam sehari, baju-baju Anda sudah kering dan rapi disetrika.

Namun, ada harga yang perlu dibayarkan. Biaya laundry di hotel umumnya memang lebih mahal. Oleh karena itu, sebelum berangkat Anda bisa tanyakan mengenai tarif laundry di hotel yang akan Anda inapi. Sehingga Anda memiliki bayangan jumlah uang yang akan Anda keluarkan.

Jika di Indonesia, pilihan lain adalah memanfaatkan laundry kiloan yang ada di sekitar tempat Anda menginap. Hanya saja pastikan terlebih dahulu berapa lama pakaian Anda kering dan bisa diambil.

Di luar negeri, Anda bisa memanfaatkan coin laundry. Tempat ini menyediakan mesin cuci baik untuk mencuci maupun mengeringkan baju. Anda harus mengoperasikan mesin cuci sendiri.

Beberapa hotel di luar negeri juga menyediakan coin laundry semacam ini. Tentu dengan coin laundry, biaya laundry lebih murah. Biasanya di tempat coin laundry juga disediakan deterjen yang bisa Anda beli.

Mencuci sendiri? Anda bisa saja mencuci sendiri saat di dalam perjalanan wisata. Bekali diri dengan membawa deterjen. Tentu bawa deterjen dalam kemasan kecil agar mudah dibawa-bawa.

Biasanya, kemasan kecil deterjen dalam bentuk sachet. Agar tak mudah tumpah, sebelum berangkat, pindahkan deterjen tersebut ke dalam botol kecil dengan tutupan.

Selain deterjen, sampo bayi juga bisa menjadi pilihan sabun untuk mencuci terutama untuk mencuci pakaian dalam dan bahan-bahan lembut. Baju dengan bahan katun yang tak tebal dan bahan seperti rayon, shiffon, dan polyester lebih mudah dicuci.

Cuci di wastafel dan gantung di tempat yang telah tersedia. Biasanya beberapa hotel berbintang menyediakan tali panjang untuk menggantung jemuran. Letaknya ada di kamar mandi dan dekat bathtub atau shower.

Bentuknya berupa kenop yang jika ditarik akan mengeluarkan tali untuk dijadikan tempat menjemur pakaian. Untuk pakaian dalam, agar lebih cepat kering, Anda bisa mengeringkannya sebentar dengan hair dryer sebelum dijemur.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Itinerary Seharian di Danau Maninjau, Bisa Kemana Aja?

Itinerary Seharian di Danau Maninjau, Bisa Kemana Aja?

Itinerary
Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka: Lokasi, Jam Buka, Harga Tiket Terkini

Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka: Lokasi, Jam Buka, Harga Tiket Terkini

Jalan Jalan
Wahana Baru Garden Trem di Wisata Selecta Kota Batu Diserbu Pengunjung

Wahana Baru Garden Trem di Wisata Selecta Kota Batu Diserbu Pengunjung

Travel Update
Bukit Paralayang, Favorit Baru Saat Libur Lebaran di Gunungkidul

Bukit Paralayang, Favorit Baru Saat Libur Lebaran di Gunungkidul

Travel Update
85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

Travel Update
KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

Travel Update
Sri Sultan HB X Gelar 'Open House' untuk Umum Pekan Depan

Sri Sultan HB X Gelar "Open House" untuk Umum Pekan Depan

Travel Update
5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

Travel Update
Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Travel Update
10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

Travel Update
6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

Travel Tips
Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Hotel Story
 Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Travel Update
8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

Travel Update
6 Tempat Wisata di Cicalengka Dekat Stasiun, Naik Motor 10 Menit

6 Tempat Wisata di Cicalengka Dekat Stasiun, Naik Motor 10 Menit

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com