Bukittinggi Siap Menjamu Wisatawan TdS

Kompas.com - 02/06/2013, 08:25 WIB
|
Editorkadek

BUKITTINGGI, KOMPAS.com - Sebagai titik start penyelenggaraan ajang balap sepeda internasional, Tour de Singkarak (TdS) 2013, Kota Bukittinggi siap menjamu para peserta maupun wisatawan yang datang.

TdS sendiri memiliki konsep menggabungkan olahraga dengan pariwisata. Pihak pemerintah kota Bukittinggi telah menyiapkan beragam kebutuhan wisata seperti kuliner, penginapan, wisata alam dan budaya, bahkan cenderamata.

"Ada wisata alam budaya, begitu juga dengan kuliner dan oleh-oleh dan fasilitasnya begitu juga siap semuanya. Begitu juga di tempat-tempat wisata, pemandu wisata kami siap mengantar," ujar Walikota Bukittinggi Ismet Amzis saat pembukaan TdS 2013 di pelataran Jam Gadang, Bukittinggi, Sabtu (1/6/2013).

Sebagai pusat kuliner, lanjut Ismet, Bukittinggi selalu menyediakan makanan enak dan bercitarasa tinggi. Sedangkan tempat menginap juga telah siap hotel-hotel berbintang sebagai akomodasi para pengunjung. "Nantinya mereka bisa ke pusat kuliner dan perbelanjaan menikmati makanan khas dan suvenir sebagai oleh-oleh," tambahnya.

Berbagai fasilitas yang mendukung kenyamanan saat berwisata inilah menurut Ismet yang akan menarik wisatawan untuk datang kembali mengunjungi Bukittinggi. "Bukittinggi selalu menggamit hati setiap pengunjung sehingga yang ke sini, Alhamdulillah, selalu ingin berkunjung lagi dan lagi," tuturnya.

Pembukaan TdS di pelataran Jam Gadang, sebagai maskot dan ikon Bukittinggi, juga memiliki makna tersendiri. Ismet mengatakan Jam Gadang adalah salah satu bukti sejarah dan saksi perjuangan Bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan. Ia pun mengharapkan semangat perjuangan tersebut yang tertular bagi para peserta TdS.

"Harapan kita semangat ini menggelorakan jiwa dan semangat perjuangan para pembalap sepeda peserta TdS untuk meraih prestasi dan terus berpestrasi setelah ini. Ini juga akan menjadi sejarah untuk dikenang dan dicatat oleh generasi mendatang," kata Ismet.

Tour de Singkarak (TdS) 2013 merupakan acara tahunan perlombaan olahraga balap sepeda yang digabungkan dengan pariwisata. Tahun ini merupakan kali kelima penyelenggaraan kegiatan. Adapun ajang yang dihelat tanggal 2-9 Juni 2013 tersebut diikuti oleh 220 peserta yang berasal dari 24 negara.

Kegiatan ini telah tercatat sebagai ajang balap sepeda internasional. Meski merupakan ajang balap sepeda, kegiatan ini juga memiliki misi khusus yaitu mengangkat pariwisata Sumatera Barat melalui etape-etape yang dilewati para pebalap.

Ketujuh etape yang dilewati pebalap melibatkan 17 kabupaten dan kota yang ada di Sumatera Barat. Masing-masing menyajikan bentangan alam berupa pegunungan, danau, lembah, perkebunan, kelokan berpadu dengan turunan dan tanjakan dengan arena cukup menantang.

Adapun kabupaten dan kota tersebut antara lain Pemkot Padang, Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kota Bukittinggi, Kota Sawahlunto, Kabupaten Solok, Kota Solok, Kota Payakumbuh, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Painan, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Solok Selatan, dan Kabupaten Pasaman Barat.

Kegiatan TdS diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI), dan pemerintah daerah setempat. Untuk mengetahui informasi mengenai ajang balap sepeda ini, ikuti twitter TdS di @tourdesingkarak.

 

Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X